Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Penyintas Bencana di Aceh Biayai Pembersihan Rumah hingga Rp6 Juta

redaksi by redaksi
17/02/2026
in Lintas Timur
0
Penyintas Bencana di Aceh Biayai Pembersihan Rumah hingga Rp6 Juta

Rumah terdampak bencana hidrometeorologi terimbun lumpur di Aceh Tamiang, Senin (16/2/2026). ANTARA/HO-Dok Fauziah

Banda Aceh – Kalangan penyintas bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang membiayai pembersihan rumah sendiri dari material banjir bandang berupa lumpur hingga Rp6 juta.

“Saya membiayai sendiri dengan mengupah orang lain membersihkan rumah dari lumpur banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025,” kata Fauziah, penyintas bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang, yang dihubungi dari Banda Aceh, Senin.

Fauziah mengaku menggunakan uang sendiri hingga Rp6 juta untuk upah pekerja. Sebab, untuk membersihkan rumah dari lumpur banjir bandang dirinya bersama keluarga tidak mampu karena lumpur menutupi seluruh bagian rumah.

Wanita paruh baya tersebut memaparkan rumahnya yang tertimbun lumpur bencana hidrometeorologi akhir November 2025 tersebut berada di Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

“Rumah kami tenggelam dan tidak terlihat lagi atapnya ada saat banjir bandang akhirnya November 2025. Saat selesai banjir, tersisa lumpur dalam rumah dengan ketinggian lebih dari dua meter. Plafon di seluruh bangunan rumah rusak semua,” kata Fauziah.

Terkait bantuan stimulan untuk rumah rusak terdampak bencana hidrometeorologi, Fauziah mengaku belum menerimanya. Dirinya juga tidak mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima atau tidak.

“Saat ini, kami sekeluarga tinggal menumpang di rumah kerabat. Kami belum dapat kembali karena selain dalam rumah masih tertimbun lumpur, jalan menuju ke rumah juga masih berlumur,” katanya.

Fauziah mengharapkan bantuan pemerintah membersihkan lumpur di pemukiman penduduk agar masyarakat dapat segera kembali ke tempat asal. Dukungan pemerintah dibutuhkan karena masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi tidak lagi memiliki apa-apa.

“Kami hanya berharap bisa segera pulang, sama dengan keinginan masyarakat yang terdampak bencana lainnya di daerah ini. Apalagi menjelang bulan suci Ramadhan dan berharap menjalankan ibadah puasa di rumah sendiri,” kata Fauziah.

Sumber: antara

Previous Post

FDK UIN Ar-Raniry, UnIPSAS dan UNISSA Gelar PKM Kolaborasi Internasional

Next Post

Jelang Ramadhan, Satgas Saber Pangan Aceh Barat Intensifkan Pengawasan Bahan Pokok

Next Post
Jelang Ramadhan, Satgas Saber Pangan Aceh Barat Intensifkan Pengawasan Bahan Pokok

Jelang Ramadhan, Satgas Saber Pangan Aceh Barat Intensifkan Pengawasan Bahan Pokok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

04/04/2026
PN Banda Aceh Vonis Eks Kepala Desa 3,5 Tahun Penjara di Kasus Dana Desa

PN Banda Aceh Vonis Eks Kepala Desa 3,5 Tahun Penjara di Kasus Dana Desa

04/04/2026
BPBD Simeulue Kerahkan Bantu Warga Terdampak Banjir

BPBD Simeulue Kerahkan Bantu Warga Terdampak Banjir

04/04/2026
Nyan, Teungku Habibi dan Zahara Dapat Beasiswa dari Pemkab Aceh Barat

Nyan, Teungku Habibi dan Zahara Dapat Beasiswa dari Pemkab Aceh Barat

04/04/2026
Tu Bulqaini: Meski Gabung ke PKB, H. Sibral Malasyi Tetap sebagai Ketua PAS Aceh Pidie Jaya

Tu Bulqaini: Meski Gabung ke PKB, H. Sibral Malasyi Tetap sebagai Ketua PAS Aceh Pidie Jaya

04/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

140 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus SNBP, MAS RIAB Paling Banyak

YARA Pertanyakan Peran Polres Lhokseumawe dalam Pembongkaran Keramba Waduk Pusong: Dugaan Intimidasi Menguat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com