Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Parah, Pembagian MBG Dinilai Tidak Sesuai Standar Badan Gizi Nasional

Admin by Admin
27/02/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Parah, Pembagian MBG Dinilai Tidak Sesuai Standar Badan Gizi Nasional

Aceh Selatan – Sejumlah orang tua murid di Kecamatan Kluet Utara mengaku kecewa terhadap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan oleh Yayasan Permata Harapan Madani yang berdomisili di Gampong Kota Fajar,Kecamatan Kluet Utara,Kabupaten Aceh Selatan, Program yang seharusnya membantu pemenuhan gizi anak-anak sekolah tersebut dinilai tidak sesuai dengan standar kelayakan dan jauh dari harapan masyarakat.

Kekecewaan itu disampaikan para wali murid setelah beberapa kali menerima laporan dari anak-anak mereka terkait kualitas dan porsi makanan yang dibagikan. Menu yang diberikan disebut-sebut kurang bervariasi, porsi tidak mencukupi, serta minim kandungan protein dan sayuran.

“Kalau memang ini program makan bergizi, seharusnya sesuai dengan namanya. Anak-anak kami butuh asupan yang layak, bukan sekadar kenyang,” ujar salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya, mengatakan kepada media ini Kamis 26/02/2026.

Menurut para orang tua, beberapa menu yang diterima anak-anak di bulan Ramadhan ini, hanya berupa pisang satu, roti tawar satu, susu saset satu, telor ayam satu. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran para orang tua terhadap kesehatan dan pertumbuhan anak-anak mereka, padahal kita semua tahu jumlah anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk satu porsi Rp. 15.000, tapi giliran sampai untuk anak anak paling gak sampai sepuluh ribu pun ucapnya dengan kecewa.

Sejumlah wali murid juga membandingkan dengan informasi standar menu MBG yang beredar di berbagai daerah, yang umumnya terdiri dari nasi, lauk berprotein seperti ayam atau ikan, sayur, serta buah sebagai pelengkap gizi. Namun kenyataannya, mereka menilai menu yang diberikan oleh pihak yayasan tidak memenuhi komposisi tersebut.

“Kami bukan tidak bersyukur, tapi kalau program ini menggunakan anggaran tertentu, seharusnya dikelola dengan baik dan transparan. Jangan sampai anak-anak jadi korban,” tambah wali murid lainnya.

Selain soal kualitas, transparansi pengelolaan program juga menjadi sorotan. Orang tua berharap pihak yayasan dapat menjelaskan secara terbuka terkait anggaran, standar menu, serta mekanisme pengawasan program MBG tersebut. Mereka meminta adanya evaluasi menyeluruh agar tujuan program benar-benar tercapai.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Yayasan Permata Harapan Madani belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan para wali murid. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan melalui pesan whatsapp guna memperoleh penjelasan dan klarifikasi dari pihak pengelola.

Masyarakat berharap instansi terkait di tingkat kecamatan maupun kabupaten dapat turun tangan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG di Kluet Utara. Pasalnya, program tersebut menyangkut kebutuhan dasar anak-anak sekolah yang menjadi generasi penerus daerah.

Para orang tua menegaskan, mereka tidak bermaksud memojokkan pihak manapun, namun hanya ingin memastikan bahwa hak anak-anak untuk mendapatkan makanan bergizi benar-benar terpenuhi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Sesuai Standar yang sudah ditetapkan oleh badan gizi nasional.

Previous Post

Imigrasi Aceh Bantu Sumur Bor Dukung Percepatan Pemulihan Bencana

Next Post

Pesantren Al Zahrah Siap Berikan Beasiswa Pendidikan Bagi Santri Baru Korban Banjir Aceh

Next Post
Pesantren Al Zahrah Siap Berikan Beasiswa Pendidikan Bagi Santri Baru Korban Banjir Aceh

Pesantren Al Zahrah Siap Berikan Beasiswa Pendidikan Bagi Santri Baru Korban Banjir Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Peukan Bada

Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Peukan Bada

06/05/2026
Aisyiyah Aceh Bekali Anak Panti dengan Keterampilan Hidup

Aisyiyah Aceh Bekali Anak Panti dengan Keterampilan Hidup

06/05/2026
Ini Rekomendasi Komisi IV DPRK Banda Aceh Terkait Kekerasan Terhadap Anak dan Daycare Tanpa Izin

Ini Rekomendasi Komisi IV DPRK Banda Aceh Terkait Kekerasan Terhadap Anak dan Daycare Tanpa Izin

06/05/2026
65 Santri Al Zahrah Kunjungi Dua Pesantren Ternama di Sumatera Utara

65 Santri Al Zahrah Kunjungi Dua Pesantren Ternama di Sumatera Utara

06/05/2026
Bahas Kasus Kekerasan Anak dan Day Care Tak Berizin, Komisi IV DPRK Banda Aceh Panggil Disdikbud dan Dinas P3AP2KB

Bahas Kasus Kekerasan Anak dan Day Care Tak Berizin, Komisi IV DPRK Banda Aceh Panggil Disdikbud dan Dinas P3AP2KB

06/05/2026

Terpopuler

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

544.626 Warga di Aceh Resmi Dicoret dari Penerima Manfaat JKA

02/05/2026

Pesantren Al Zahrah Gelar Kompetisi Bidang Olahraga dan Seni Tingkat SMP Sederajat, Catat Waktunya!

SMAN 2 Timang Gajah Gelar Tradisi Berpeumunge atau Malunakni Ku Ureng Tue

Parah, Pembagian MBG Dinilai Tidak Sesuai Standar Badan Gizi Nasional

Polres Pidie Jaya Bongkar 4 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik 2026, 7 Tersangka Diamankan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com