Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Menkes Serahkan 28 Ambulans Bantuan Swasta untuk Aceh

redaksi by redaksi
14/03/2026
in Nanggroe
0
Menkes Serahkan 28 Ambulans Bantuan Swasta untuk Aceh

Serah terima ambulans oleh Kemenkes dan diterima langsung oleh perwakilan dinas kesehatan kabupaten kota di Jakarta pada Kamis (12/03).

JAKARTA – Provinsi Aceh menerima 28 unit ambulans bantuan dari sektor swasta yang disalurkan melalui Kementerian Kesehatan untuk memperkuat layanan kesehatan di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor pada November 2025.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian di Lapangan Upacara Kementerian Kesehatan RI, Kamis (12/3).

Sebanyak 28 ambulans yang dialokasikan untuk Aceh langsung diserahkan kepada tujuh kabupaten yang terdampak bencana dan diterima oleh masing-masing kepala dinas kesehatan kabupaten/kota.

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatra pada akhir 2025 sempat mengganggu operasional fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit dan puskesmas. Namun pemerintah bergerak cepat untuk memulihkan layanan kesehatan masyarakat.

“Dalam waktu dua minggu sebagian besar rumah sakit sudah kembali beroperasi. Untuk puskesmas, hampir semuanya kembali berfungsi dalam waktu sekitar empat minggu. Jadi dalam waktu satu bulan, layanan kesehatan dasar pada dasarnya sudah berjalan normal,” ujar Budi.

Ia menegaskan bahwa dukungan sektor swasta sangat membantu percepatan pemulihan fasilitas kesehatan di daerah terdampak.

“Pemerintah memiliki anggaran, tetapi prosesnya terkadang tidak secepat swasta. Padahal layanan kesehatan tidak bisa menunggu. Karena itu kolaborasi dengan sektor swasta sangat penting agar kebutuhan di lapangan bisa segera terpenuhi,” katanya.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian yang juga memimpin Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatra mengapresiasi kecepatan pemulihan sektor kesehatan.

“Saya melihat fasilitas kesehatan, khususnya RSUD, pulih paling cepat dibandingkan sektor lainnya. Pak Menkes turun langsung ke lapangan dan mengirim relawan hingga ke daerah pegunungan,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal Kemenkes Kunta Wibawa Dasa Nugraha menjelaskan bahwa bantuan ambulans berasal dari beberapa perusahaan swasta, yakni PT Astra International Tbk sebanyak 20 unit, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk sebanyak 10 unit, serta Yayasan Melco Bhakti Nusa sebanyak satu unit.

Selain ambulans, PT Astra International Tbk juga menyalurkan bantuan alat kesehatan untuk tujuh rumah sakit di Aceh serta Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan Medan.

Secara keseluruhan, 31 ambulans tersebut akan didistribusikan ke 31 fasilitas pelayanan kesehatan di 11 kabupaten/kota di Sumatra. Distribusinya meliputi Kabupaten Aceh Tamiang (7 unit), Aceh Utara (6 unit), Aceh Tengah (5 unit), Bener Meriah (3 unit), Bireuen (3 unit), Gayo Lues (2 unit), Aceh Timur (1 unit), Pidie Jaya (1 unit), Kota Medan (1 unit), Kabupaten Tapanuli Tengah (1 unit), dan Kota Pariaman (1 unit).

Di luar bantuan swasta tersebut, Kementerian Kesehatan juga telah memperoleh tambahan anggaran sebesar Rp529 miliar untuk mendukung pemulihan fasilitas kesehatan di wilayah terdampak bencana di Sumatra.

Dengan tambahan ambulans dan alat kesehatan ini, pemerintah berharap layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah terdampak dapat semakin cepat pulih dan kembali berjalan optimal.

 

Previous Post

Warga Asal Sumatera Utara Jadi Mualaf di Aceh Jaya

Next Post

Thailand Tangkap 19 Nelayan WNI di Laut Andaman, Dua Kapal Asal Aceh Disita

Next Post
Thailand Tangkap 19 Nelayan WNI di Laut Andaman, Dua Kapal Asal Aceh Disita

Thailand Tangkap 19 Nelayan WNI di Laut Andaman, Dua Kapal Asal Aceh Disita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kabid SMK Disdik Aceh Jadi Observer WorldSkills di Shanghai

Kabid SMK Disdik Aceh Jadi Observer WorldSkills di Shanghai

26/09/2026
Cut Fera Gantikan Aditya Pimpin RSUD Pidie Jaya

Cut Fera Gantikan Aditya Pimpin RSUD Pidie Jaya

26/09/2026
Dari Anak Rantau hingga 50 Ribu Pembaca, Kisah Nikmat Harahap Membangun Mimpi Lewat Tulisan

Dari Anak Rantau hingga 50 Ribu Pembaca, Kisah Nikmat Harahap Membangun Mimpi Lewat Tulisan

26/09/2026
Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

26/09/2026
Sepekan, Polres Pidie Jaya Ungkap 4 Kasus Narkotika, 2,1 Kg Ganja Disita

Sepekan, Polres Pidie Jaya Ungkap 4 Kasus Narkotika, 2,1 Kg Ganja Disita

26/09/2026

Terpopuler

Menkes Serahkan 28 Ambulans Bantuan Swasta untuk Aceh

Menkes Serahkan 28 Ambulans Bantuan Swasta untuk Aceh

14/03/2026

Kunci Dipinjam untuk Cek Aset, Kantor Dekopinwil Aceh Malah Berubah Jadi Kantor REDD

Ohku, Wabup Ngaku Tak Diajak, Siapa Kuasai APBK Pidie Jaya?

Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

Melati yang Mekar dari Sigli

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com