Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

6 Pelanggar Qanun Syariat Dicambuk di Depan Publik Banda Aceh

redaksi by redaksi
08/04/2026
in Lintas Timur
0
6 Pelanggar Qanun Syariat Dicambuk di Depan Publik Banda Aceh

Terpidana qanun syariat Islam menjalani hukuman cambuk di Banda Aceh, Selasa (7/4/2026). ANTARA/M Haris SA

Banda Aceh – Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh mengeksekusi hukuman cambuk terhadap enam pelanggar qanun syariat Islam. Keenam terhukum tersebut telah memiliki putusan hukum tetap atau inkrah dari Mahkamah Syariah.

Pelaksanaan hukuman cambuk berlangsung di hadapan khalayak ramai. Lokasi eksekusi berada di panggung utama Taman Bustanussalatin, yang dikenal pula dengan sebutan Taman Sari Banda Aceh, Selasa, 8 April 2026.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Banda Aceh, Rajeskana, merinci keenam terhukum beserta hukuman masing-masing. Dua orang pertama adalah Wahyu Al Auza dan Irnawati. Keduanya menjalani hukuman cambuk sebanyak 100 kali dalam perkara jarimah zina.

Mereka dinyatakan bersalah melanggar Pasal 33 Ayat (1) Qanun Aceh Nomor 12 Tahun 2025 tentang perubahan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Berikutnya, Naudal Al Faruq dihukum 29 kali cambuk. Zahratul dihukum 27 kali cambuk. Keduanya terbukti melakukan jarimah ikhtilat.

Majelis hakim menyatakan keduanya bersalah melanggar Pasal 25 Ayat (1) Qanun Aceh Nomor 12 Tahun 2025 tentang perubahan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Dua terhukum terakhir adalah Agus Gunawan dan Muhammad. Masing-masing menjalani hukuman cambuk sembilan kali karena terbukti bersalah melakukan jarimah maisir atau perjudian.

Keduanya dinyatakan bersalah melanggar Pasal 18 Qanun Aceh Nomor 12 Tahun 2025 tentang perubahan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat.

“Hukuman cambuk ini merupakan pelaksanaan putusan Mahkamah Syariah Banda Aceh yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Pelaksanaan di hadapan khalayak ramai untuk menimbulkan efek jera,” kata Rajeskana di Banda Aceh seperti dilansir Antara, Selasa, 8 April 2026.

Sumber: metrotvnews.com

Previous Post

Bupati Aceh Besar Ajak Tenaga Kesehatan Layani Masyarakat dengan Hati dan Keikhlasan

Next Post

Satgas PRR Klaim Catat Kemajuan Pemulihan Pascabencana di Aceh

Next Post
Satgas PRR Klaim Catat Kemajuan Pemulihan Pascabencana di Aceh

Satgas PRR Klaim Catat Kemajuan Pemulihan Pascabencana di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mentan Pastikan Penanganan Sawah Terdampak Aceh Berjalan Bertahap

Mentan Pastikan Penanganan Sawah Terdampak Aceh Berjalan Bertahap

27/07/2026
FISIP USK dan Fakulti Sastera & Sains Sosial Universiti Malaya Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Akademik Bertaraf Internasional

FISIP USK dan Fakulti Sastera & Sains Sosial Universiti Malaya Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Akademik Bertaraf Internasional

27/07/2026
Polda Aceh dan Ombudsman Perkuat Sinergi Tingkatkan Pelayanan Publik

Polda Aceh dan Ombudsman Perkuat Sinergi Tingkatkan Pelayanan Publik

27/07/2026
Mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe KPM di Blang Lancang

Mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe KPM di Blang Lancang

27/07/2026
Lagi, Jembatan di Sawang Putus Akibat Banjir

Lagi, Jembatan di Sawang Putus Akibat Banjir

27/07/2026

Terpopuler

6 Pelanggar Qanun Syariat Dicambuk di Depan Publik Banda Aceh

6 Pelanggar Qanun Syariat Dicambuk di Depan Publik Banda Aceh

08/04/2026

Awali Masa Bakti dengan Berkah, Zikrillah Dipeusijuek Bersama Santunan Anak Yatim Se-Kemukiman Pangwa

PKB Pidie Jaya Perkuat Barisan, Ulama Muda Abi Zulfikar Nahkodai Dewan Syura

Tarina Seulanga Ubah Cerpen Apa Kaoy “Malelang dan Madiyon” Menjadi Tarian Penuh Makna

Usai Dilantik di Jakarta, HRD Titip Misi Besar ke Bang Oja: Perkuat PKB Pidie Jaya hingga Desa, Rangkul Ulama dan Rakyat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com