Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Iran Cap AS Bodoh Biarkan Israel Bombardir Lebanon Rusak Gencatan

redaksi by redaksi
10/04/2026
in Internasional
0
Iran Cap AS Bodoh Biarkan Israel Bombardir Lebanon Rusak Gencatan

Iran mengatakan akan menjadi "kebodohan" Amerika Serikat jika membiarkan Israel merusak gencatan senjata dengan terus melancarkan serangan ke Lebanon. (Foto: AFP/Ramil Sitdikov)

Jakarta – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan akan menjadi “kebodohan” bagi Amerika Serikat jika membiarkan Israel merusak kesepakatan gencatan senjata dengan terus melancarkan serangan intens ke Lebanon. Serangan Israel ke Lebanon selama gencatan senjata AS-Iran telah menewaskan lebih dari 300 orang.

Pada Kamis (9/4), Araghchi menyampaikan pesan kepada AS soal perbedaan janji Negeri Paman Sam soal gencatan senjata yang seharusnya mencakup wilayah Lebanon.

“Jika AS ingin meruntuhkan ekonominya sendiri dengan membiarkan Netanyahu membunuh diplomasi, itu pada akhirnya adalah pilihannya. Kami menilai itu bodoh, tetapi kami siap menghadapinya,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan bahasa yang digunakan Wakil Presiden AS JD Vance sehari sebelumnya. Vance memperingatkan agar Iran tidak membiarkan gencatan senjata runtuh hanya karena isu Lebanon, dengan mengatakan, “Kami pikir itu akan bodoh, tetapi itu pilihan mereka.”

Araghchi juga menyoroti bahwa persidangan kasus korupsi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan kembali digelar pada Minggu. Ia mengisyaratkan bahwa Netanyahu memiliki motif tersembunyi untuk terus melanjutkan perang.

“Gencatan senjata di seluruh kawasan, termasuk di Lebanon, akan mempercepat pemenjaraannya,” tulis Araghchi di media sosial seperti dikutip Al Jazeera.

Sejak gencatan senjata diumumkan pada Rabu (8/4), perbedaan pandangan mengenai apakah kesepakatan itu mencakup Lebanon telah menjadi ancaman serius bagi kelangsungan perjanjian tersebut.

Sejumlah pejabat dan media Iran menyebut Teheran dapat merespons secara militer terhadap serangan Israel di Lebanon atau bahkan memblokir Selat Hormuz untuk memastikan gencatan senjata juga berlaku di Lebanon.

Pada Kamis, Presiden AS Donald Trump mengatakan telah meminta pemerintah Israel untuk mengurangi operasi militernya di Lebanon.

“Saya sudah berbicara dengan Bibi [Netanyahu], dan dia akan meredakannya. Saya rasa kita semua harus sedikit menurunkan intensitas,” ujar Trump kepada NBC News.

Vance juga menyatakan bahwa pihak Israel sepakat untuk “sedikit menahan diri di Lebanon”.

Namun, Israel bandel dan terus melancarkan sejumlah serangan mematikan baru pada Kamis, termasuk serangan yang menewaskan empat petugas penyelamat di kota Borj Qalaouiye di selatan Lebanon.

Pasukan Israel juga mengeluarkan perintah evakuasi untuk wilayah Jnah di Beirut, yang menjadi lokasi dua rumah sakit terbesar di negara itu serta dihuni puluhan ribu warga dan pengungsi.

AS memiliki rekam jejak mengklaim Israel akan membatasi operasi militernya, namun serangan justru terus berlanjut.

Sebagai contoh, pada 2024, pemerintahan mantan Presiden Joe Biden selama berbulan-bulan menyatakan bahwa Israel hanya melakukan operasi “terbatas” di kota Rafah, Gaza selatan.

Namun pada akhirnya, militer Israel menghancurkan hampir seluruh bangunan di Rafah-strategi bumi hangus yang kini disebut para pejabat Israel ingin direplikasi di Lebanon selatan untuk memastikan pemindahan permanen penduduk.

Konflik di Lebanon berubah menjadi perang terbuka pada awal Maret, setelah Hizbullah menembakkan roket sebagai respons atas serangan Israel serta pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, pada 28 Februari.

Sejak gencatan senjata terpisah pada November 2024, Israel terus melancarkan serangan hampir setiap hari di Lebanon, termasuk serangan luas terhadap infrastruktur sipil.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz usai Israel Serang Lebanon

Next Post

Pemprov Aceh Resmi Keluarkan Kebijakan WFH bagi ASN Setiap Jumat

Next Post
Pemprov Aceh Resmi Keluarkan Kebijakan WFH bagi ASN Setiap Jumat

Pemprov Aceh Resmi Keluarkan Kebijakan WFH bagi ASN Setiap Jumat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

APRI: Jangan Samakan Penambang Rakyat dengan PETI

APRI: Jangan Samakan Penambang Rakyat dengan PETI

25/07/2026
Seluruh Fraksi Terima Rancangan Qanun Pertangungjawaban Pelaksanaan APBK Banda Aceh Tahun Anggaran 2025

Seluruh Fraksi Terima Rancangan Qanun Pertangungjawaban Pelaksanaan APBK Banda Aceh Tahun Anggaran 2025

25/07/2026
Walkot New York Mamdani Dapat Ancaman Pembunuhan Gegara Dukung Gaza

Walkot New York Mamdani Dapat Ancaman Pembunuhan Gegara Dukung Gaza

25/07/2026
Iran Wanti-wanti Warga Timteng Jauhi Tempat Persembunyian Pasukan AS

Iran Wanti-wanti Warga Timteng Jauhi Tempat Persembunyian Pasukan AS

25/07/2026
Ketua Komisi I DPRA Dorong Pemkab dan DPRK Aceh Timur Proaktif Selesaikan Sengketa Lahan HGU di Teupin Raya

Ketua Komisi I DPRA Dorong Pemkab dan DPRK Aceh Timur Proaktif Selesaikan Sengketa Lahan HGU di Teupin Raya

24/07/2026

Terpopuler

Iran Cap AS Bodoh Biarkan Israel Bombardir Lebanon Rusak Gencatan

Iran Cap AS Bodoh Biarkan Israel Bombardir Lebanon Rusak Gencatan

10/04/2026

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

HUT ke-25 Demokrat, DPC Pidie Pilih Bersihkan Masjid, Hijaukan Lingkungan, Donorkan Darah untuk Masyarakat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com