Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Kemlu Beber Nasib WNI di Lebanon Selama Perang Israel-Hizbullah

redaksi by redaksi
17/04/2026
in Internasional
0
Kemlu Beber Nasib WNI di Lebanon Selama Perang Israel-Hizbullah

Israel serang Lebanon. (REUTERS/Mohamed Azakir)

Jakarta – Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu) mengungkapkan kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Lebanon di tengah perang Israel dan Hizbullah membara beberapa waktu terakhir.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu Heni Hamidah mengatakan saat ini jumlah warga Indonesia di Lebanon mencapai 934 orang. Dari jumlah ini, 756 di antaranya WNI bertugas di UNIFIL dan 178 warga sipil.

“KBRI terus menjalin komunikasi dan memantau keberadaan para WNI yang berada di Libanon, sampai saat ini dapat dikonfirmasikan bahwa seluruh WNI yang berada di Libanon dalam keadaan aman,” kata Heni dalam konferensi pers di Gedung Palapa Kemlu, Jakarta, Kamis (16/4).

Lebih lanjut, Heni mengatakan pemerintah punya kontigensi plan jika suatu waktu keadaan di Lebanon memburuk.

“Dan tentunya KBRI terus memantau apabila sewaktu-waktu kondisi semakin memburuk, kontingensi plan tetap disiapkan,” imbuh dia.

Lebanon membara sejak awal Maret setelah milisi di Lebanon Hizbullah meluncurkan serangan balasan ke Israel menyusul kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Hari-hari setelah itu, Israel tak henti menggempur Lebanon. Pemerintah yang berbasis di Beirut lalu berusaha keras mencari jalan diplomatik untuk mengatasi konflik itu. Kedua pihak kemudian sepakat mengadakan perundingan damai yang dimulai pada 14 April di AS.

Israel dan Hizbullah sempat sepakat gencatan senjata pada November 2024. Kesepakatan damai itu berisi penghentian pertempuran, penarikan pasukan AS, hingga pelucutan senjata Hizbullah.

Namun, Israel melanggar kesepakatan dengan terus menggempur Lebanon dan enggan menarik pasukan dari garis yang sudah disepakati.

Sepakat gencatan senjata

Usai beberapa pekan terlibat saling serang, Israel dan Lebanon sepakat untuk gencatan senjata selama 10 hari, terhitung mulai Kamis (16/4) waktu setempat.

Kesepakatan ini dicapai usai pertemuan antara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun.

“Kedua pemimpin ini telah sepakat, bahwa untuk mencapai perdamaian antara negara mereka, mereka akan secara resmi memulai gencatan senjata 10 hari pada pukul 17.00,” tulis Trump di Truth Social, seperti dikutip Al Jazeera.

PM Netanyahu mengatakan gencatan senjata 10 hari dengan Lebanon ini memberikan kesempatan untuk “kesepakatan perdamaian bersejarah” dengan Beirut.

Namun, Netanyahu mengatakan bahwa Israel tetap mempertahankan dua syarat untuk gencatan senjata yakni pelucutan senjata Hizbullah dan perjanjian perdamaian abadi “berdasarkan kekuatan”.

Sementara itu PM Lebanon Nawaf Salam menyambut pengumuman tersebut. Dia menggambarkan gencatan senjata itu sebagai tuntutan utama Lebanon yang telah diperjuangkan sejak hari pertama perang.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Mualem Tegaskan JKA Tidak Dihapus

Next Post

Israel-Lebanon Sepakat Gencatan Senjata 10 Hari

Next Post
Israel-Lebanon Sepakat Gencatan Senjata 10 Hari

Israel-Lebanon Sepakat Gencatan Senjata 10 Hari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua Komisi I DPRA Dorong Pemkab dan DPRK Aceh Timur Proaktif Selesaikan Sengketa Lahan HGU di Teupin Raya

Ketua Komisi I DPRA Dorong Pemkab dan DPRK Aceh Timur Proaktif Selesaikan Sengketa Lahan HGU di Teupin Raya

24/07/2026
YARA Desak Kapolda Aceh Copot Wakapolres Aceh Selatan

YARA Desak Kapolda Aceh Copot Wakapolres Aceh Selatan

24/07/2026
Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

24/07/2026
Kemenag Siap Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

Kemenag Siap Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

24/07/2026
Al- Farlaky Pimpin Rapat Monev Manajemen RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak

Al- Farlaky Pimpin Rapat Monev Manajemen RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak

24/07/2026

Terpopuler

Kemlu Beber Nasib WNI di Lebanon Selama Perang Israel-Hizbullah

Kemlu Beber Nasib WNI di Lebanon Selama Perang Israel-Hizbullah

17/04/2026

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Bupati Pidie Jaya dan Sejumlah SKPD Dilaporkan ke KPK, Ada Apa?

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com