Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Kemlu Siapkan Rencana Kontingensi Pemulangan WNI Ditangkap Israel

redaksi by redaksi
19/05/2026
in Internasional
0
Kemlu Siapkan Rencana Kontingensi Pemulangan WNI Ditangkap Israel

Kemlu RI siapkan kontingensi dan perlindungan WNI yang ditangkap Israel dari armada Global Sumud Flotilla. Foto: globalsumudflotilla.or

Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Ri menyiapkan rencana kontingensi pemulangan warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap Israel dalam pelayaran bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF).
Juru bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan pemerintah terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi para WNI.

“Sekaligus menyiapkan langkah kontingensi, termasuk fasilitasi perlindungan dan percepatan proses pemulangan apabila diperlukan,” kata juru bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang kepada CNNIndonesia.com, Senin (18/5).

Dia lalu berujar, “Pelindungan WNI akan terus menjadi prioritas utama Pemerintah Indonesia di tengah situasi yang berkembang sangat cepat.”

Yvonne juga menegaskan RI mendesak Pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan, serta menjamin kelanjutan penyaluran bantuan kemanusiaan ke rakyat Palestina sesuai hukum humaniter internasional.

Direktorat Perlindungan WNI, lanjut dia, telah berkoordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman guna menyiapkan langkah antisipatif demi memastikan keselamatan dan percepatan proses pemulangan mereka.

Kemlu juga mengecam keras pasukan Israel yang menculik WNI yang tergabung dalam armada kapal Global Sumud Flotilla (GSF).

“Kementerian Luar Negeri mengecam keras tindakan Militer Israel yang telah mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur,” kata Yvonne.

Hingga saat ini, sedikitnya sepuluh kapal dikonfirmasi telah ditangkap termasuk kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys.

Berdasarkan informasi dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), di kapal Josef diinformasikan terdapat seorang Warga Negara Indonesia (WNI) atas nama Andi Angga Prasadewa yang merupakan delegasi dari GPCI – Rumah Zakat. Kapal yang membawa jurnalis atas nama Bambang Noroyono sampai saat ini masih belum dapat dihubungi dan belum diketahui status dari kapal tersebut.

GPCI merupakan wadah atau delegasi nasional dari Indonesia yang tergabung dalam inisiasi GSF.

Menurut laporan total sembilan WNI ditangkap Israel. Mereka adalah: Herman Budianto Sudarsono, Ronggo Wirasanu, Andi Angga Prasadewa, Aras Asad Muhammad, Hendro Prasetyo, Andre Prasetyo Nugroho, dan Rahendro Herubowo.

“Keselamatan mereka menjadi perhatian serius kami,” kata Pemimpin Redaksi Republika Andi Muhyidin dalam pernyataan resmi, Senin.

“Kami berdiri bersama para relawan kemanusiaan dunia. Dan kami menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap misi kemanusiaan di perairan internasional,” imbuh dia.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

RI Desak Israel Lepaskan Semua Awak Misi Flotilla yang Ditangkap

Next Post

Ketika Mantan Ketua BEM Menggugat Calon Guru: Jika Bukan dari Hati, Murid Harus Hati-hati

Next Post
Ketika Mantan Ketua BEM Menggugat Calon Guru: Jika Bukan dari Hati, Murid Harus Hati-hati

Ketika Mantan Ketua BEM Menggugat Calon Guru: Jika Bukan dari Hati, Murid Harus Hati-hati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Empat Mahasiswa Abdya Penerima Beasiswa MPR RI Resmi Dilepas ke China

Empat Mahasiswa Abdya Penerima Beasiswa MPR RI Resmi Dilepas ke China

19/05/2026
Pecicap, Tradisi Turun-Temurun di Tanah Kluet yang Bertahan di Tengah Arus Modernitas

Pecicap, Tradisi Turun-Temurun di Tanah Kluet yang Bertahan di Tengah Arus Modernitas

19/05/2026
Ketika Mantan Ketua BEM Menggugat Calon Guru: Jika Bukan dari Hati, Murid Harus Hati-hati

Ketika Mantan Ketua BEM Menggugat Calon Guru: Jika Bukan dari Hati, Murid Harus Hati-hati

19/05/2026
Kemlu Siapkan Rencana Kontingensi Pemulangan WNI Ditangkap Israel

Kemlu Siapkan Rencana Kontingensi Pemulangan WNI Ditangkap Israel

19/05/2026
RI Desak Israel Lepaskan Semua Awak Misi Flotilla yang Ditangkap

RI Desak Israel Lepaskan Semua Awak Misi Flotilla yang Ditangkap

19/05/2026

Terpopuler

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

Mualem: Pergub JKA Dicabut, Rakyat Aceh Berobat Seperti Biasa

18/05/2026

Bupati Pidie Jaya Hadiri Launching Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih di Jangka Buya

Pergub JKA Dicabut, Dr. Safaruddin Tabek Mualem

Krak, Mualem Minta Presiden Izinkan Maskapai Arab Saudi Angkut Jamaah Langsung dari Aceh

Seniman Aceh Din Saja Minta Pemerintah Aceh Evaluasi Dinas Kebudayaan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com