Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Kapolda Aceh Dorong Ketahanan Pangan dari Pidie, Tinjau Lahan Jagung 40 Hektare dan Salurkan 10 Sumur Bor

redaksi by redaksi
07/06/2026
in Lintas Timur
0
Kapolda Aceh Dorong Ketahanan Pangan dari Pidie, Tinjau Lahan Jagung 40 Hektare dan Salurkan 10 Sumur Bor

SIGLI – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan, tetapi juga lewat keterlibatan langsung dalam penguatan sektor pertanian.

Hal itu terlihat saat Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., meninjau lahan jagung seluas 40 hektare di Gampong Blang Lheun, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Sabtu (6/6/2026).

Kunjungan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pengembangan sektor pertanian kini menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk institusi kepolisian.

Di tengah tantangan produksi pangan dan kebutuhan peningkatan kesejahteraan petani, lahan seluas 40 hektare yang sedang dipersiapkan itu diharapkan menjadi salah satu sentra produksi jagung baru di Aceh.

Didampingi Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol Deden Supriana Imhar, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, jajaran pejabat utama Polres Pidie, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat dan kelompok tani, Kapolda berdialog langsung dengan para petani mengenai berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

Tidak hanya meninjau lahan, Kapolda juga menyerahkan bantuan 10 unit sumur bor kepada masyarakat Kemukiman Teungue. Bantuan tersebut dinilai sangat penting mengingat ketersediaan air menjadi faktor utama keberhasilan budidaya jagung, terutama saat musim kemarau.

Dalam arahannya, Marzuki Ali Basyah menegaskan bahwa sektor pertanian harus menjadi kekuatan ekonomi masyarakat pedesaan.

Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan tidak cukup hanya dengan membuka lahan, tetapi harus didukung sarana produksi yang memadai, akses air yang cukup, serta pendampingan berkelanjutan kepada petani.

“Kita ingin lahan yang selama ini belum produktif dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan hasil pertanian dan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Kapolda juga menaruh perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur penunjang di kawasan pertanian tersebut.

Saat meninjau lokasi, ia melihat langsung rencana penyediaan jaringan listrik yang dinilai penting untuk mendukung operasional sumur bor dan pengembangan pertanian modern.
Program penanaman jagung 40 hektare yang digagas Petani Muda Milenial Aceh bersama Polda Aceh ini dinilai memiliki nilai strategis.

Selain mendukung target swasembada pangan nasional, program tersebut juga membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif di Kabupaten Pidie.

Dengan dukungan infrastruktur air, listrik, dan pendampingan teknis yang memadai, kawasan pertanian di Simpang Tiga diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu sentra jagung unggulan di Aceh dan menjadi model kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan petani dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.[Mul]

Previous Post

Bahlil Tepok Jidat Lagu My Little Bolu Ketan Diputar saat Mau Pidato

Next Post

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Next Post
Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Linmas di Aceh Jangan Sekadar Nama, Regulasi dan Anggaran Dipertanyakan

Linmas di Aceh Jangan Sekadar Nama, Regulasi dan Anggaran Dipertanyakan

15/09/2026
Puluhan Pemuda Pidie Jaya Digembleng Jadi Kader Penggerak, Targetkan Calon Pemimpin Masa Depan

Puluhan Pemuda Pidie Jaya Digembleng Jadi Kader Penggerak, Targetkan Calon Pemimpin Masa Depan

15/09/2026
Jalan Tertimbun Longsor di Aceh Tengah Sudah Bisa Dilalui

Jalan Tertimbun Longsor di Aceh Tengah Sudah Bisa Dilalui

15/09/2026
Wakil Bupati Pimpin Rapat Paripurna Penyampaian Pertanggungjawaban APBK 2025

Wakil Bupati Pimpin Rapat Paripurna Penyampaian Pertanggungjawaban APBK 2025

15/09/2026
Melati Sari Maisara, Kader Aceh yang Digadang Layak Pimpin KOHATI PB HMI

Melati Sari Maisara, Kader Aceh yang Digadang Layak Pimpin KOHATI PB HMI

15/09/2026

Terpopuler

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

Dua Murid MIN 50 Bireuen Raih Juara OMI Tingkat Kabupaten

Krak, Dua Jembatan Utama di Aceh Siap Beroperasi

Kapolda Aceh Dorong Ketahanan Pangan dari Pidie, Tinjau Lahan Jagung 40 Hektare dan Salurkan 10 Sumur Bor

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com