Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

Atjeh Watch by Atjeh Watch
09/06/2026
in Kampus
0
Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

Meulaboh – Universitas Teuku Umar (UTU) meluncurkan dan membedah buku Membangun Tanpa Banyak Kata: Kepemimpinan Sunyi Ishak Hasan di Auditorium Teuku Umar, Meulaboh, Senin (8/6/2026).

Buku tersebut merekam perjalanan kepemimpinan Rektor UTU Prof Ishak Hasan dalam merintis, membangun, dan mempertahankan perkembangan kampus yang kini menjadi salah satu perguruan tinggi negeri di wilayah barat selatan Aceh.

Peluncuran buku dihadiri pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat.

Buku memoar itu ditulis akademisi Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG), Rahmad Syah Putra, bersama Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan UTU, Yuhdi Fahrimal.

Dalam laporannya, Yuhdi mengatakan proses penyusunan buku berlangsung hampir satu tahun. Gagasan penulisan berawal dari diskusi yang berkembang saat kegiatan Pemilihan Duta Baca UTU pada 2025.

Menurut dia, buku tersebut berupaya mendokumentasikan berbagai kisah dan proses yang tidak banyak terekspos ke publik selama perjalanan kepemimpinan Ishak Hasan.

“Banyak kisah yang tidak muncul di media dan tidak menjadi perbincangan publik kami himpun dalam buku ini agar menjadi bagian dari dokumentasi sejarah kampus,” kata Yuhdi.

Sementara itu, Ishak Hasan mengapresiasi inisiatif tim penulis yang mendokumentasikan perjalanan pembangunan UTU dalam bentuk buku.

“Buku ini bukan sekadar biografi, tetapi juga menjadi literatur yang merekam bagaimana sebuah institusi dibangun dan dipertahankan melalui kerja keras yang berkelanjutan,” ujarnya.

Usai peluncuran, kegiatan dilanjutkan dengan bedah buku yang menghadirkan Guru Besar Universitas Syiah Kuala Humam Hamid, Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry Eka Srimulyani, serta penulis buku Rahmad Syah Putra.

Rahmad mengatakan buku tersebut disusun sebagai memoar akhir masa jabatan Ishak Hasan sekaligus refleksi atas praktik kepemimpinan di lingkungan perguruan tinggi.

“Kami ingin menghadirkan catatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi refleksi mengenai bagaimana keteladanan bekerja dalam tata kelola kampus,” katanya.

Dalam sesi bedah buku, Eka Srimulyani menilai konsep “kepemimpinan sunyi” yang diangkat dalam buku lebih menekankan pada penguatan sistem dibanding pencitraan personal.

Menurut dia, model kepemimpinan tersebut ditandai dengan fokus pada arah strategis jangka panjang, konsistensi menjalankan kebijakan melalui tindakan nyata, serta kemampuan membangun sistem yang tetap berjalan meski masa jabatan pemimpin berakhir.

Eka menilai buku tersebut memperkaya diskursus tentang kepemimpinan perguruan tinggi sekaligus menunjukkan bahwa transformasi pendidikan tinggi juga dapat lahir dari daerah.

Adapun Humam Hamid menyoroti keberhasilan UTU mengembangkan pola ilmiah pokok berbasis agro dan maritim. Menurut dia, capaian yang diraih kampus tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan yang mampu menjaga fokus pengembangan institusi sesuai potensi daerah.

“Kemampuan membawa kampus ini fokus pada sektor agro dan maritim menunjukkan visi yang tajam dalam melihat potensi daerah,” ujar Humam.

Previous Post

HMP PMI STAIN Meulaboh Hijaukan Lingkungan Kampus

Next Post

Pemkab Pidie Serius Benahi Tata Kelola Pajak

Next Post
Pemkab Pidie Serius Benahi Tata Kelola Pajak

Pemkab Pidie Serius Benahi Tata Kelola Pajak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KKR Hilang Arah: Aktivis HAM Desak Komisi 1 DPRA Segera Ganti semua Komisioner

Negara Main-Main dengan Korban HAM Aceh, Aktivis Desak Kompensasi Rp1,5 Miliar per Korban

10/09/2026
Pembenahan SPPG Dinilai Lebih Tepat daripada Jadikan Kantin Pusat MBG

Pembenahan SPPG Dinilai Lebih Tepat daripada Jadikan Kantin Pusat MBG

10/09/2026
Dukung MBG, Yayasan CKGN: Perkuat Sistem SPPG yang Sudah Berjalan

Dukung MBG, Yayasan CKGN: Perkuat Sistem SPPG yang Sudah Berjalan

10/09/2026
Wacana Pelibatan Kantin Sekolah dalam MBG Dinilai Perlu Dikaji Menyeluruh

Wacana Pelibatan Kantin Sekolah dalam MBG Dinilai Perlu Dikaji Menyeluruh

10/09/2026
HIPMI Sembangi Dandim Abdya, Perkuat Semangat Usaha untuk Kemajuan Daerah

HIPMI Sembangi Dandim Abdya, Perkuat Semangat Usaha untuk Kemajuan Daerah

10/09/2026

Terpopuler

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

08/09/2026

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

Tim Unit Reaksi Cepat Polres Abdya Tangkap ‘Ninja Sawit’ di Kuala Batee

Wacana Kantin Sekolah Kelola MBG, HMI Sigli Minta SPPG Diperkuat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com