Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Mendagri Klaim Aceh Sudah Normal Tapi Belum Permanen

redaksi by redaksi
10/06/2026
in Lintas Timur
0
Mendagri Klaim Aceh Sudah Normal Tapi Belum Permanen

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut kondisi Aceh pascabencana yang melanda sejumlah wilayah beberapa waktu lalu secara umum telah kembali normal. (CNN Indonesia/Dani)

Banda Aceh – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut kondisi Aceh pascabencana yang melanda sejumlah wilayah beberapa waktu lalu secara umum telah kembali normal.

Meski demikian, ia menegaskan pemulihan yang terjadi saat ini masih bersifat fungsional dan belum sepenuhnya permanen.

“Kebanyakan sudah kembali normal tapi belum permanen, normalnya normal fungsional,” kata Tito usai rapat koordinasi dan evaluasi capaian penanganan serta percepatan pemulihan pascabencana di Aceh, di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (9/6).

Normal fungsional yang dimaksud Tito adalah adanya pergerakan orang dan barang telah kembali lancar, pasokan listrik tersedia, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) beroperasi normal, jaringan internet berfungsi, serta kebutuhan logistik masyarakat tercukupi.

Meski demikian, Tito mengakui masih terdapat sejumlah fasilitas publik yang belum pulih sepenuhnya. Beberapa sekolah misalnya masih menggunakan tenda atau bangunan darurat sebagai tempat belajar sementara.

Sebagian lainnya masih menumpang di sekolah lain karena fasilitas utama belum dapat digunakan. Begitu juga jembatan yang jadi arus mobilitas warga masih belum rampung sepenuhnya.

“Sebagian besar memang sudah kembali ke sekolah asal, tetapi ada yang masih menggunakan fasilitas darurat karena proses pemulihan belum selesai,” ujarnya.

Menurut Tito, tantangan berikutnya adalah menyelesaikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi berbagai infrastruktur yang rusak.

Sejumlah sektor yang masih membutuhkan perhatian antara lain perumahan warga, fasilitas pendidikan, rumah ibadah, jalan, jembatan, hingga lahan pertanian dan tambak milik masyarakat.

“Terlepas dari kita sudah bisa mengembalikan kehidupan masyarakat kepada fungsi yang normal, masih banyak persoalan yang harus diselesaikan. Masalah perumahan, pendidikan, madrasah, jalan, jembatan, sawah, tambak dan lain-lain perlu diperbaiki dan direhabilitasi,” kata Tito.

Pemerintah, lanjut Tito, akan terus mengawal proses pemulihan agar kondisi masyarakat tidak hanya kembali normal secara fungsional, tetapi juga pulih secara permanen melalui pembangunan kembali infrastruktur dan fasilitas yang terdampak bencana.

Ke depan pihaknya akan memantau setiap dua minggu sekali terkait progres program rehab rekon yang dijalankan oleh pemerintah yang terdampak bencana.

“Kita monitor terus setiap dua minggu nantinya,” katanya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Warga Banda Aceh Tumpah Ruah Saksikan Dakwah Akbar

Next Post

Mualem Ngaku Kemiskinan Aceh Naik jadi 17% Akibat Bencana

Next Post
Mualem Ngaku Kemiskinan Aceh Naik jadi 17% Akibat Bencana

Mualem Ngaku Kemiskinan Aceh Naik jadi 17% Akibat Bencana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Forkopimda Aceh Didesak Surati KPK, Bongkar Dugaan Setoran Tambang Ilegal dan Permainan Obral IUP

Forkopimda Aceh Didesak Surati KPK, Bongkar Dugaan Setoran Tambang Ilegal dan Permainan Obral IUP

26/07/2026
Politisi PDI Perjuangan Ultimatum Menteri ESDM: Evaluasi IUP Bermasalah di Aceh Sebelum 17 Agustus

Politisi PDI Perjuangan Ultimatum Menteri ESDM: Evaluasi IUP Bermasalah di Aceh Sebelum 17 Agustus

26/07/2026
LBH dan Pengurus Kecamatan Ikatan Sarjana Al Washliyah Se-Kota Langsa Resmi Terbentuk

LBH dan Pengurus Kecamatan Ikatan Sarjana Al Washliyah Se-Kota Langsa Resmi Terbentuk

26/07/2026
Kerjasama Bidang Pendidikan, Dayah Ruhul Qur’ani Meulaboh Tandatangani MoU dengan Universitas Al-Wasathiyah Yaman

Kerjasama Bidang Pendidikan, Dayah Ruhul Qur’ani Meulaboh Tandatangani MoU dengan Universitas Al-Wasathiyah Yaman

26/07/2026
Usai Dilantik di Jakarta, HRD Titip Misi Besar ke Bang Oja: Perkuat PKB Pidie Jaya hingga Desa, Rangkul Ulama dan Rakyat

Usai Dilantik di Jakarta, HRD Titip Misi Besar ke Bang Oja: Perkuat PKB Pidie Jaya hingga Desa, Rangkul Ulama dan Rakyat

26/07/2026

Terpopuler

Mendagri Klaim Aceh Sudah Normal Tapi Belum Permanen

Mendagri Klaim Aceh Sudah Normal Tapi Belum Permanen

10/06/2026

Tarina Seulanga Ubah Cerpen Apa Kaoy “Malelang dan Madiyon” Menjadi Tarian Penuh Makna

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Aceh Barat Siagakan Rakit Darurat untuk Warga Pedalaman KAT Sikundo

TA Khalid Apresiasi Langkah Cepat KKP, Refocusing Anggaran Selamatkan Tambak Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com