BANDA ACEH – Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan sejumlah pejabat publik di Aceh menerima apresiasi Garda Kemanusiaan Pascabencana Hidrometeorologi Aceh dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Aceh.
”Kurator yang ditunjuk JMSI Aceh telah memilih para pihak yang terlibat langsung sebagai Garda Kemanusiaan Pascabencana Hidrometeorologi Aceh,” kata Ketua JMSI Aceh, Hendro Saky, Jumat malam.
Pernyataan itu disampaikan di sela-sela malam apresiasi JMSI Aceh sekaligus pelantikan pengurus daerah JMSI Aceh periode 2025-2030 di Ayani Hotel, Banda Aceh.
Ia menjelaskan apresiasi tersebut dipersembahkan kepada para pihak yang telah berkontribusi besar terhadap penanganan pascabencana yang melanda Aceh pada akhir November 2025.
Penghargaan untuk Gubernur Aceh diterima oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dan Hubungan Kerja Sama, Dr Husnan yang diserahkan oleh Dewan Pakar JMSI Pusat Hendry CH Bangun. Penghargaan serupa juga diberikan kepada Kepala Satuan Tugas Wilayah Aceh Percepatan Rehabilitasi Rekonstruksi (PRR), Safrizal ZA.
Kemudian penghargaan untuk Wali Kota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal diserahkan oleh Bendahara Umum JMSI Pusat Akhiruddin Mahjuddin.
Penghargaan tersebut juga diserahkan kepada Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran dan Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Nasri Djalal.
Selain pejabat publik, JMSI Aceh juga menyerahkan penghargaan tersebut untuk perorangan dan badan usaha yang dinilai ikut andil besar saat bencana.
Adapun untuk perorangan yakni dr. Cut Sheira Elnita, Sp.OG, Nasruddin (Nyak Din Samalanga), dan Mahlizar Safdi.
Kemudian untuk Badan Usaha masing-masing PT Medco E&P Malaka, Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Aceh, PT Bank Aceh Syariah, PT Solusi Bangun Andalas, PT Pema Global Energi (PGE), dan Triangle Pase Inc.










