Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Kasus Potong Tangan di Aceh Besar, PMII Tolak Main Hakim Sendiri

redaksi by redaksi
19/06/2026
in Lintas Timur
0
Kasus Potong Tangan di Aceh Besar, PMII Tolak Main Hakim Sendiri

BANDA ACEH — Kasus dugaan pencurian yang terjadi di Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, menyisakan kegelisahan yang lebih besar dari sekadar tindak kriminal. Di tengah kemarahan masyarakat terhadap aksi pencurian, muncul tindakan yang diduga mengarah pada praktik main hakim sendiri. Peristiwa ini pun memantik perhatian berbagai kalangan, termasuk aktivis mahasiswa.

Ketua Umum PMII Rayon Laksamana Malahayati Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Sahabat Muhammad Afif Irvandi El Tahiry, menilai bahwa kasus tersebut harus menjadi pelajaran penting tentang bagaimana masyarakat memandang hukum dan kemanusiaan secara bersamaan.

Menurut Afif, pencurian merupakan perbuatan yang tidak dapat dibenarkan dan harus diproses secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Namun, tindakan penghukuman di luar mekanisme hukum juga tidak dapat diterima dalam negara yang menjunjung supremasi hukum.

“Setiap masyarakat tentu marah ketika keamanan dan harta bendanya terganggu. Akan tetapi, kemarahan tidak boleh menjadi alasan untuk mengambil alih peran hukum. Ketika massa mulai menentukan hukuman sendiri, maka kita sedang mempertaruhkan prinsip keadilan yang selama ini menjadi fondasi kehidupan bernegara,” ujarnya.

Afif mengatakan, hukum hadir bukan hanya untuk menghukum pelaku kejahatan, tetapi juga untuk memastikan bahwa setiap proses berjalan secara adil. Karena itu, siapa pun yang diduga melakukan tindak pidana tetap memiliki hak untuk menjalani proses hukum sebagaimana mestinya.

Ia mengingatkan bahwa praktik main hakim sendiri sering kali lahir dari dorongan emosi sesaat. Namun dalam banyak kasus, tindakan tersebut justru menimbulkan persoalan baru yang tidak kalah serius dibanding tindak pidana yang terjadi sebelumnya.

“Jangan sampai keinginan menegakkan keadilan justru berubah menjadi tindakan yang mencederai nilai-nilai keadilan itu sendiri. Kita harus mampu membedakan antara menegakkan hukum dan melampiaskan kemarahan,” katanya.

Dalam perspektif Islam, lanjut Afif, keadilan merupakan prinsip yang tidak boleh dikalahkan oleh kebencian ataupun emosi. Ia mengutip Surah Al-Maidah ayat 8 yang memerintahkan umat Islam untuk berlaku adil karena keadilan lebih dekat kepada ketakwaan.

Bagi mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Filsafat itu, nilai-nilai keislaman yang selama ini menjadi identitas masyarakat Aceh seharusnya tercermin dalam cara menyikapi setiap persoalan sosial, termasuk tindak kriminal.

“Islam mengajarkan ketegasan terhadap pelaku kejahatan, tetapi juga mengajarkan batas-batas yang tidak boleh dilanggar. Keadilan dalam Islam lahir melalui proses yang benar, bukan melalui amarah yang tidak terkendali,” tuturnya.

Afif juga mendorong aparat penegak hukum untuk menangani kasus tersebut secara profesional, transparan, dan berkeadilan agar kepercayaan masyarakat terhadap hukum tetap terjaga. Menurutnya, kepastian hukum menjadi penting agar masyarakat tidak merasa perlu mengambil tindakan sendiri ketika menghadapi persoalan kriminal.

Ia berharap peristiwa di Kajhu dapat menjadi refleksi bersama bahwa keamanan lingkungan memang harus dijaga, tetapi penghormatan terhadap hukum dan nilai kemanusiaan juga tidak boleh ditinggalkan.

“Peradaban yang baik bukan hanya ditandai oleh keberanian melawan kejahatan, tetapi juga oleh kemampuan menahan diri ketika emosi sedang memuncak. Dari Kajhu, kita belajar bahwa hukum dan kemanusiaan harus berjalan beriringan. Sebab ketika salah satunya hilang, yang lahir bukan keadilan, melainkan luka baru dalam kehidupan masyarakat,” pungkas Afif.

Previous Post

Semarak Pembagian Rapor di MIN 11 Banda Aceh: Penghargaan Prestasi, Literasi, dan Karya Guru

Next Post

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Next Post
Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Menko Polkam Ajak Jaga Perdamaian di Aceh

Menko Polkam Ajak Jaga Perdamaian di Aceh

16/08/2026
Polisi Pastikan Situasi Kondusif Usai Ricuh di Peringatan Hari Damai Aceh

Polisi Pastikan Situasi Kondusif Usai Ricuh di Peringatan Hari Damai Aceh

16/08/2026
KPPI Aceh Naik Trans Kutaraja, Serap Aspirasi Penumpang soal Layanan Gratis

KPPI Aceh Naik Trans Kutaraja, Serap Aspirasi Penumpang soal Layanan Gratis

16/08/2026
Peserta Karnaval HUT RI ke-81 di Abdya Kenakan Pakaian Wartawan, Ajak Warga Melek Informasi

Peserta Karnaval HUT RI ke-81 di Abdya Kenakan Pakaian Wartawan, Ajak Warga Melek Informasi

16/08/2026
Dorong Kampus Inklusif, Forum Bangun Aceh dan Mahasiswa UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Disabilitas

Dorong Kampus Inklusif, Forum Bangun Aceh dan Mahasiswa UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Disabilitas

16/08/2026

Terpopuler

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Mualem, Belajarlah kepada Luhut!

16/08/2026

Kasus Potong Tangan di Aceh Besar, PMII Tolak Main Hakim Sendiri

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

KPA Sagoe Malaka Wilyah 013/Blangpidie Ikut Sukseskan Zikir dan Doa Bersama Hari Perdamaian Aceh

Sudah 21 Tahun Damai: Tentara GAM Jadi Veteran Tidak Bergaji, Korban Konflik Dijadikan Alat Politik

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com