MEUREUDU – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia dan PT Pos Indonesia mulai menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana melalui skema Gelombang III dan Gelombang II Lanjutan.
Bantuan yang disalurkan mencakup Jaminan Hidup (Jadup), Isi Hunian, dan Stimulan Ekonomi kepada masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat sesuai hasil verifikasi dan ketentuan pemerintah.
Plt Kepala Dinas Sosial Pidie Jaya, Azharyadi, S.Pi., M.M., (Ari Khan), mengatakan total penerima bantuan pada tahap ini mencapai 5.535 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di delapan kecamatan.
“Gelombang III diperuntukkan bagi 3.400 KK, sementara Gelombang II Lanjutan sebanyak 2.135 KK. Seluruh proses penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Ari Khan
Penyaluran bantuan dipusatkan di sejumlah Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pos, yakni KCP Pos Meureudu, Ulee Glee, Meurah Dua, Lueng Putu, dan Trienggadeng, guna memudahkan akses masyarakat penerima manfaat.
Menurut Ari Khan, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terus mengawal proses penyaluran agar bantuan dapat diterima secara tepat sasaran, tepat waktu, dan transparan.
Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.
“Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi penguat bagi keluarga terdampak untuk kembali bangkit dan melanjutkan aktivitas ekonomi mereka,” katanya.
Pemerintah juga mengimbau seluruh penerima manfaat agar hadir sesuai jadwal yang ditentukan dengan membawa dokumen persyaratan yang diperlukan.
Sementara bagi penerima yang lanjut usia, sakit, atau memiliki kondisi khusus, akan diberikan pelayanan sesuai mekanisme yang berlaku melalui koordinasi dengan PT Pos Indonesia.
Pemkab Pidie Jaya berharap proses penyaluran bantuan berjalan lancar dan mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
“Bantuan Tepat, Manfaat Hebat, Masyarakat Kuat,” tutup Ari Khan.[Mul]










