Banda Aceh – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melalui Islamic Trust Fund (ITF) UIN Ar-Raniry kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung keberlanjutan pendidikan generasi muda.
Pada kesempatan ini, lembaga pengelolaan dana sosial tersebut menyalurkan Bantuan Biaya Pendidikan Tahap II untuk Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 sebesar Rp 174.984.000,- yang dialokasikan kepada 86 mahasiswa terpilih yang telah lolos seleksi ketat.
Penyaluran ini merupakan bagian dari visi berkelanjutan UIN Ar-Raniry untuk meringankan beban finansial dan memastikan tidak ada mahasiswa yang putus kuliah karena kendala ekonomi. Sejak resmi didirikan pada tahun 2023, ITF Ar-Raniry tercatat telah melewati 6 periode penyaluran. Total akumulasi dana bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang telah disalurkan hingga saat ini menembus angka fantastis, yakni Rp 2.069.190.300,- (Dua Miliar Enam Puluh Sembilan Juta Seratus Sembilan Puluh Ribu Tiga Ratus Rupiah).
Sekretaris Islamic Trust Fund (ITF) Ar-Raniry, Prof. Dr. Azharsyah Ibrahim, S.E., Ak., M.S.O.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan sebagai calon penerima Bantuan Biaya Pendidikan ITF Ar-Raniry.
“Bantuan pendidikan yang diterima merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan dengan menjaga integritas, meningkatkan prestasi akademik, serta menunjukkan akhlak yang baik,” ujarnya dalam sambutannya.
Prof. Azharsyah berharap seluruh penerima Bantuan Biaya Pendidikan ITF Ar-Raniry mampu menjadi mahasiswa yang unggul, berintegritas, dan menjadi teladan, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
ITF Ar-Raniry berharap agar program ini menjadi bermanfaat bagi para mahasiswa penerima untuk tetap fokus mengukir prestasi akademik tanpa harus dicemaskan oleh urusan finansial. Di sisi lain, ITF Ar-Raniry juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas yang tinggi dalam pengelolaan dana umat demi memastikan seluruh bantuan tersalurkan secara tepat sasaran kepada yang benar-benar membutuhkan.
ITF Ar-Raniry tidak sekadar memberikan sokongan materil dalam bentuk dana, ITF Ar-Raniry bergerak lebih jauh dengan membekali aspek non-akademik para mahasiswa penerima manfaat. Salah satunya yaitu diwujudkan melalui pengadaan kegiatan pembekalan Capacity Building Season 3 bagi mahasiswa penerima Bantuan Biaya Pendidikan Tahap II Tahun 2026.
Acara pembengkalan tersebut bernuansa akademis pada Rabu, 8 Juli 2026, bertempat di Teater Museum UIN Ar-Raniry, Banda Aceh. Dengan mengusung tema From Potential to Impact: Membangun Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Mahasiswa. kegiatan ini dirancang khusus agar para mahasiswa mampu mentransformasikan potensi diri mereka dan ikut kontribusi nyata yang berdampak luas bagi masyarakat sekitar.
Untuk memastikan output dan kualitas pembekalan tersebut, ITF Ar-Raniry menghadirkan dua figur akademisi terkemuka dan berpengaruh di lingkungan kampus sebagai narasumber utama. Pemateri pertama, Muammar Yulian, M.Si., mengupas tuntas mengenai strategi taktis pengelolaan potensi diri dan manajemen prestasi di era sekarang. Sementara itu, pemateri kedua, Prof. Dr. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, M.Sh., yang merupakan Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, memberikan kuliah mendalam mengenai pentingnya rekonstruksi karakter serta penguatan fondasi kepemimpinan strategis bagi mahasiswa di era global.
Melalui sinergi yang kuat antara bantuan dana UKT dan program peningkatan kapasitas (capacity building) bagi mahasiswa, ITF Ar-Raniry optimis dapat terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, melainkan juga memiliki integritas karakter yang kuat serta jiwa kepemimpinan yang tangguh di masa yang akan datang.
Program peningkatan kapasitas (capacity building) yang digagas oleh ITF Ar-Raniry, diharapkan terus melahirkan dan mencetak generasi muda Islam yang tidak hanya unggul secara akademis, melainkan juga memiliki integritas moral yang kokoh, serta jiwa kepemimpinan yang tangguh dalam membawa perubahan bangsa di masa yang akan datang.










