Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Israel Senang AS Serang Iran Lagi: Siap Lanjutkan Pertempuran

redaksi by redaksi
10/07/2026
in Internasional
0
Israel Senang AS Serang Iran Lagi: Siap Lanjutkan Pertempuran

Menhan Israel, Israel Katz, menyatakan negaranya siap melanjutkan perang melawan Iran menyusul serangan baru AS ke negara tersebut di tengah gencatan senjata. (Foto: AFP/JIM WATSON)

Jakarta – Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan negaranya siap melanjutkan perang terhadap Iran menyusul serangan terbaru Amerika Serikat ke negara tersebut di tengah gencatan senjata.

Katz menuturkan Israel bahkan akan melanjutkan perang melawan Iran “dengan kekuatan yang lebih besar lagi” jika diperlukan.

“Militer telah siap dan berada dalam kondisi siaga untuk melanjutkan pertempuran, guna kembali merebut keunggulan udara dan melancarkan serangan lagi… ke Iran, demi menghilangkan berbagai ancaman, bahkan untuk ketiga kalinya jika diperlukan,” kata Katz dalam sebuah upacara militer pada Kamis (9/7) seperti dikutip AFP.

“Jika kami harus kembali, kami akan kembali dengan kekuatan yang lebih besar lagi,” tambahnya.

Berbicara dalam upacara yang sama, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Iran telah dilemahkan oleh dua operasi militer sebelumnya yang dilancarkan Israel terhadap negara tersebut.

Ia juga mewanti-wanti perang dengan Iran belum berakhir.

“Poros Iran kini berada pada titik terlemahnya, sementara Israel berada pada titik terkuatnya,” ujarnya.

“Kami telah membuktikan bahwa jangkauan panjang Angkatan Udara Israel mampu menjangkau wilayah mana pun, mulai dari Yaman hingga Iran. Namun, kami juga harus mengakui bahwa operasi ini belum berakhir,” papar sang PM menambahkan.

Perang AS-Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari lalu, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan kampanye serangan udara terhadap Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Republik Islam tersebut, Ayatollah Ali Khamenei, beserta sejumlah pejabat senior lainnya.

Serangan itu merupakan operasi militer kedua Israel terhadap Iran, setelah perang selama 12 hari yang terjadi pada Juni 2025.

Terlepas dari gencatan senjata dan nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri perang yang diteken dengan Iran baru-baru ini, AS kembali melancarkan serangan terbaru ke sejumlah titik di selatan Iran selama dua hari terakhir.

AS berdalih serangan dilakukan sebagai “hukuman” atas Iran yang terus melanggar perjanjian yakni dengan menyerang kapal-kapal komersil yang melintasi Selat Hormuz.

Sementara itu, Iran membela diri penyerangan terhadap kapal komersial dilakukan karena kapal-kapal itu berlayar di luar koridor yang Teheran tetapkan. Iran menegaskan tetap menjadi pihak yang berhak mengontrol Selat Hormuz, salah satu jalur perdagangan minyak paling penting di dunia.

Teheran mengutuk serangan terbaru AS ke negaranya dan menegaskan Washington telah jelas-jelas melanggar MoU dan gencatan senjata. Mereka bersumpah akan melancarkan serangan balasan yang lebih berat terhadap situs-situs militer AS di Timur Tengah.

Ini bisa memicu perang pecah lagi bahkan hingga meluas ke negara-negara Arab lain yang menampung pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Sementara itu, selama ini Israel memang tidak mendukung AS untuk rujuk dengan Iran, apalagi meneken MoU mengakhiri perang. Selama AS-Iran berupaya berunding, Israel kerap kali melakukan hal-hal yang dapat merusak upaya negosiasi. Salah satunya yakni melancarkan serangan ke Lebanon selatan yang dikuasai milisi Hizbullah, sekutu Iran.

Di sisi lain, gencatan senjata Israel dan Hizbullah di Lebanon masuk dalam syarat perundingan AS-Iran agar bisa berjalan.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Kim Jong Un Mau Tambah Senjata Nuklir Korut, AS Makin Ketar-ketir

Next Post

Islamic Trust Fund Ar-Raniry Gelar Capacity Building Season 3

Next Post
Islamic Trust Fund Ar-Raniry Gelar Capacity Building Season 3

Islamic Trust Fund Ar-Raniry Gelar Capacity Building Season 3

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

577 Mahasiswa Unsam Siap Mengabdi di 50 Desa Aceh Timur

577 Mahasiswa Unsam Siap Mengabdi di 50 Desa Aceh Timur

10/07/2026
Siswa Sabang Raih Juara I Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Aceh 2026

Siswa Sabang Raih Juara I Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Aceh 2026

10/07/2026
Mendagri Klaim Aceh Sudah Normal Tapi Belum Permanen

Mendagri Tito Tinjau Langsung Jembatan Enang-Enang

10/07/2026
Bupati Aceh Utara Terbitkan Edaran Gerakan Antar Anak Hari Pertama ke Sekolah

Bupati Aceh Utara Terbitkan Edaran Gerakan Antar Anak Hari Pertama ke Sekolah

10/07/2026
Islamic Trust Fund Ar-Raniry Gelar Capacity Building Season 3

Islamic Trust Fund Ar-Raniry Gelar Capacity Building Season 3

10/07/2026

Terpopuler

Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

09/07/2026

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

Panen Perdana Bawang Merah di Lahan Pascabanjir, BI dan Pemkab Pidie Jaya Siapkan Model Pemulihan Ekonomi Berbasis Pertanian

21 Siswa SMA Unggul Subulussalam Lolos Sepuluh Besar OSN-P Nasional, Ini Kata Kacabdisdiknya

139 Mahasiswa KKN Periode XXIX 2026 dari Universitas Syiah Kuala Dilepas ke Peudada

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com