Jakarta – Presiden Donald Trump mengancam bahwa Amerika Serikat akan memusnahkan Iran sepenuhnya, jika negara tersebut berusaha atau berhasil membunuh presiden AS yang menjabat.
Ancaman terbaru ini muncul usai ada informasi yang menyebut Iran berupaya melakukan pembunuhan terhadao Trump.
“1000 rudal telah siap ditembakkan dan diarahkan ke Republik Islam Iran, dengan ribuan rudal lainnya akan segera menyusul, jika Pemerintah Iran bertindak sesuai ancamannya, yang diumumkan di banyak penjuru dunia, untuk membunuh, atau mencoba membunuh, Presiden Amerika Serikat yang sedang menjabat, dalam hal ini, SAYA!” tulis Trump.
Trump menyatakan ia telah menginstruksikan itu dan militer AS pun telah siap.
Ia menyatakan hanya dalam waktu satu tahun, AS dapat membinasakan seluruh wilayah Iran.
Sebelumnya, muncul laporan Israel memberi tahu Washington tentang rencana pembunuhan baru terhadap Trump pekan ini. Secara terpisah, CNN melaporkan bahwa informasi intelijen Israel yang dibagikan kepada AS tidak spesifik dan bukan merupakan rencana formal.
Trump sendiri telah membantah kabar pihak Israel telah memberi laporan intelijen terkait rencana Iran yang ingin membunuhnya.
“Tidak, tidak. Israel tidak memberikan apa pun. Tidak, tidak,” kata Trump kepada New York Post.
Trump memastikan Israel tidak memberinya laporan. Namun, ia mengeklaim bahwa dirinya sudah sering menjadi target rencana pembunuhan oleh Iran.
“Saya telah menjadi nomor 1 [dalam daftar target pembunuhan Iran] untuk waktu yang lama, dan begitulah hidup, Anda tahu,” kata Trump.
Lebih lanjut, Trump juga sudah memberikan instruksi kepada militer AS, jika Iran benar-benar berusaha membunuhnya, maka AS akan melakukan serangan besar-besaran terhadap Iran.
“Saya telah memberikan instruksi — jika terjadi sesuatu, untuk membom mereka secara besar-besaran hingga tingkat yang belum pernah mereka lihat sebelumnya,” ucap Trump.










