BANDA ACEH – Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Aceh berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Literasi Kelompok 35 Universitas Syiah Kuala menggelar Lomba Baca dan Tulis Hikayat Aceh. Kegiatan ini digelar di Meunasah Ateuk Anggok, Gampong Ateuk Anggok, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pelestarian budaya Aceh yang kian jarang dikenal generasi muda. Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ratna Idayati, S.Si., M.T, lomba ini turut dijuri oleh Cek Medya Husein, seorang maestro tutur hikayat Aceh.
Lomba dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 27–28 Juli 2026, dimulai pukul 14.00 WIB, bertempat di Meunasah Ateuk Anggok. Sementara itu, malam puncak acara digelar pada tanggal 28 Juli 2026 pukul 20.30 WIB di lokasi yang sama, sebagai penutup rangkaian acara sekaligus pengumuman hasil lomba.
Menurut Cek Medya Husein, kegiatan ini digagas melalui pengajuan proposal kepada Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh dengan tujuan melestarikan budaya Aceh, khususnya tradisi hikayat yang kini mulai asing bagi generasi muda.
“Kami membuat acara hikayat ini untuk melestarikan budaya Aceh kita, untuk mengenalkan hikayat kepada anak-anak zaman sekarang. Mungkin anak-anak zaman sekarang tidak tahu bagaimana hikayat itu. Dengan adanya lomba baca dan tulis hikayat ini bisa mengenalkan kepada anak-anak dan masyarakat bagaimana hikayat itu,” ujar Cek Medya Husein.
Seluruh proses penjurian dipercayakan kepada Cek Medya Husein, yang dikenal sebagai maestro tutur hikayat Aceh, untuk menjaga kualitas dan keaslian penampilan hikayat para peserta. Pada malam puncak, Keuchik Gampong Ateuk Anggok, Pak Syarbini, turut hadir menyaksikan jalannya acara. Antusiasme masyarakat gampong juga terlihat tinggi, ditandai dengan halaman meunasah yang dipenuhi warga yang datang untuk menyaksikan puncak acara Lomba Baca dan Tulis Hikayat Aceh tersebut.
Melalui kegiatan ini, Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh bersama mahasiswa KKN USK berharap tradisi hikayat Aceh dapat terus hidup dan dikenal oleh generasi muda maupun masyarakat luas, khususnya di wilayah Gampong Ateuk Anggok, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar.










