BANDA ACEH — Dukungan terhadap Doa Bersama yang dijadwalkan berlangsung di Banda Aceh pada 15 Agustus 2025 datang dari Laskar Prabowo 08 (LP08) DPD Aceh. Organisasi tersebut menilai momentum doa bersama tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi ruang refleksi dan memperkuat persatuan masyarakat Aceh.
Ketua LP08 DPD Aceh, Rauna Mahfud, bersama jajaran pengurus menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.
Ia berharap doa bersama dapat menjadi ikhtiar kolektif untuk mendoakan Aceh agar terus berada dalam kondisi aman, damai, dan mendapat keberkahan.
“Semoga Aceh terus diberikan kedamaian, keamanan, keberkahan, serta kesejahteraan yang semakin meningkat,” ujar Rauna. Jum’at 14 Agustus 2026.
Menurutnya, Aceh memiliki kekuatan sosial dan budaya yang besar, termasuk tradisi keagamaan yang kuat.
Oleh karena itu, persatuan antarelemen masyarakat dinilai penting untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rauna berharap momentum tersebut tidak berhenti pada kegiatan berkumpul dan berdoa, tetapi juga menjadi pengingat bahwa masa depan Aceh membutuhkan kebersamaan seluruh komponen masyarakat.
“Semoga Aceh terus menjadi daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai syariat Islam, persatuan, dan kemajuan masyarakat,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan doa bersama sebagai momentum memperkuat silaturahmi di tengah berbagai dinamika yang dihadapi Aceh. Menurutnya, perbedaan pilihan, pandangan maupun latar belakang tidak semestinya menjadi alasan untuk memecah persatuan.
“Semoga Allah SWT memberikan keberkahan dan petunjuk terbaik bagi Aceh dan seluruh masyarakat Aceh,” tambahnya.
LP08 DPD Aceh menilai pembangunan Aceh tidak hanya membutuhkan kebijakan pemerintah, tetapi juga dukungan dan partisipasi masyarakat. Keamanan, persatuan dan kesejahteraan, menurut Rauna, merupakan fondasi yang harus dijaga bersama.
Karena itu, Doa Bersama 15 Agustus diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif bahwa kepentingan Aceh harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun perbedaan politik.
Rauna menegaskan LP08 DPD Aceh akan terus mengambil bagian dalam upaya menjaga persatuan dan mendukung terciptanya Aceh yang sejahtera, aman serta tetap menjunjung nilai-nilai syariat Islam.
“Kita berharap Aceh ke depan semakin damai, masyarakatnya semakin sejahtera dan seluruh elemen dapat berjalan bersama untuk membangun Aceh,” ujarnya.
Doa Bersama 15 Agustus di Banda Aceh sendiri direncanakan menjadi momentum silaturahmi dan munajat lintas elemen masyarakat.
Selain mempererat hubungan sosial, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bersama untuk menyampaikan doa bagi kedamaian, keberkahan dan masa depan Aceh.[Mul]










