Banda Aceh – STAI Tgk. Chik Pante Kulu Banda Aceh menghadirkan Syeikh Mu’az dalam kegiatan Stadium General, yang mengangkat tema bahasa Arab dan kesusastraan Arab. Kegiatan tersebut diikuti oleh sivitas akademika dan mahasiswa STAI Tgk. Chik Pante Kulu dengan penuh antusias.
Dalam pemaparannya, Syeikh Mu’az mengajak mahasiswa untuk melihat bahasa Arab tidak hanya sebagai bahasa pengantar dalam memahami sumber-sumber keislaman, tetapi juga sebagai bahasa yang memiliki kekayaan intelektual dan khazanah kesusastraan yang sangat luas.
Pembahasan mengenai kesusastraan Arab menjadi salah satu bagian menarik dalam kegiatan tersebut. Mahasiswa diperkenalkan dengan kekayaan bahasa, keindahan ungkapan, serta nilai-nilai intelektual yang terkandung dalam karya-karya sastra Arab. Hal ini sekaligus membuka wawasan mahasiswa bahwa penguasaan bahasa Arab dapat menjadi pintu masuk untuk memahami warisan keilmuan Islam secara lebih mendalam.
Ketua STAI Tgk. Chik Pante Kulu, Dr. Sarina Aini, Lc., MA., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat tradisi akademik di lingkungan kampus.
“Bahasa Arab memiliki posisi penting dalam khazanah keilmuan Islam. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki kemampuan bahasa Arab yang baik sekaligus memahami kekayaan intelektual dan kesusastraan yang lahir dari bahasa tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran Syeikh Mu’az diharapkan dapat memberikan pengalaman akademik sekaligus motivasi kepada mahasiswa untuk lebih mencintai bahasa Arab dan memperluas wawasan mereka terhadap khazanah keilmuan Islam.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen STAI Tgk. Chik Pante Kulu untuk menghadirkan pembelajaran yang menghubungkan tradisi keilmuan Islam, penguasaan bahasa Arab, dan perkembangan akademik modern. Kampus berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan melalui dialog, seminar, dan forum akademik bersama para ulama serta cendekiawan dari berbagai latar belakang keilmuan.
Kehadiran Syeikh Mu’az sekaligus memberikan warna tersendiri bagi aktivitas akademik STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan memperkuat upaya kampus dalam membangun generasi mahasiswa yang memiliki kedalaman ilmu, kecakapan bahasa, serta apresiasi terhadap khazanah intelektual dan kesusastraan Islam.










