Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

PAD Mandek 53 Persen, Bupati Sibral Ultimatum SKPK

redaksi by redaksi
24/09/2026
in Lintas Timur
0
PAD Mandek 53 Persen, Bupati Sibral Ultimatum SKPK

MEUREUDU — Angka PAD Pidie Jaya memasuki triwulan terakhir 2026 dengan selisih yang mencolok, dari target Rp147,55 miliar, baru Rp78,39 miliar yang terealisasi hingga 23 September. Masih ada Rp69,16 miliar yang harus dikejar dalam sisa tahun anggaran.

Dengan waktu menuju penutupan tahun anggaran yang semakin pendek, Pemkab Pidie Jaya masih harus mengejar sekitar Rp69,16 miliar.

Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., ME, tidak ingin kondisi itu dibiarkan. Seluruh SKPK/OPD penghasil PAD diperintahkan menyusun strategi konkret untuk mengejar target yang telah dibebankan.

Bahkan, pemerintah daerah menyiapkan dua konsekuensi berbeda: reward bagi OPD yang mencapai atau melampaui target, serta konsekuensi terhadap TPP bagi OPD yang gagal memenuhi target.

Kebijakan itu disampaikan Sibral dalam Rapat Evaluasi Realisasi PAD Triwulan III Tahun 2026 di ruang rapat Setdakab Pidie Jaya, Rabu (23/9).

“Setiap SKPK/OPD harus berkomitmen dengan target-target yang sudah direncanakan sebelumnya. Harus punya strategi bagaimana mencapai target di sisa waktu yang ada,” tegas Sibral.

Bagi Sibral, target PAD bukan sekadar angka dalam dokumen perencanaan. OPD penghasil harus menunjukkan kinerja dan strategi untuk memastikan target tersebut dapat direalisasikan.

Sebaliknya, apabila target tidak tercapai, kinerja OPD akan dievaluasi. Salah satu konsekuensi yang disiapkan adalah pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Sibral juga menyoroti kecenderungan menjadikan kondisi lapangan sebagai alasan ketika penerimaan tidak sesuai target. Ia meminta OPD tidak berhenti pada alasan, tetapi menyusun kajian apabila target yang ditetapkan memang sudah tidak sesuai dengan kondisi aktual.

Kajian tersebut, kata dia, harus didasarkan pada riset, kemampuan anggaran dan dinamika pasar.

Kini tekanan terbesar berada pada OPD penghasil PAD. Dengan realisasi baru 53,13 persen dan sisa target sekitar Rp69,16 miliar, pemerintah daerah harus mengejar penerimaan dalam waktu yang jauh lebih terbatas dibanding periode sebelumnya.

Reward sudah disiapkan. Konsekuensi TPP juga menanti. Tinggal pembuktian di lapangan: mampukah OPD menutup selisih Rp69,16 miliar sebelum tahun anggaran berakhir.[Mul]

Previous Post

Lewat Tulisan Lindawati, Penyuluh KUA Tangan-Tangan Berkarya untuk Umat

Next Post

Pemko Banda Aceh Gelar Dakwah Maulid Umum bagi Perempuan

Next Post
Pemko Banda Aceh Gelar Dakwah Maulid Umum bagi Perempuan

Pemko Banda Aceh Gelar Dakwah Maulid Umum bagi Perempuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bupati dan DPRK Aceh Besar Sepakati Perubahan KUA -PPAS APBK-P 2026

Bupati dan DPRK Aceh Besar Sepakati Perubahan KUA -PPAS APBK-P 2026

24/09/2026
Ditreskrimum Polda Aceh Ungkap Kasus Aborsi Libatkan Tiga Orang

Ditreskrimum Polda Aceh Ungkap Kasus Aborsi Libatkan Tiga Orang

24/09/2026
Alumni dan Mahasiswa DPIPS USK Bahas Persoalan Sosial dan Tantangan Pembangunan Aceh

Alumni dan Mahasiswa DPIPS USK Bahas Persoalan Sosial dan Tantangan Pembangunan Aceh

24/09/2026
Pemko Banda Aceh Gelar Dakwah Maulid Umum bagi Perempuan

Pemko Banda Aceh Gelar Dakwah Maulid Umum bagi Perempuan

24/09/2026
PAD Mandek 53 Persen, Bupati Sibral Ultimatum SKPK

PAD Mandek 53 Persen, Bupati Sibral Ultimatum SKPK

24/09/2026

Terpopuler

PAD Mandek 53 Persen, Bupati Sibral Ultimatum SKPK

PAD Mandek 53 Persen, Bupati Sibral Ultimatum SKPK

24/09/2026

Utang RSUDZA Tembus Rp416,97 Miliar, Nasrul Zaman: Periksa Manajemen Lama

DPRK Pidie Jaya Rindu Wakil Bupati Hadir di Paripurna: Semoga Bupati Bisa Gandeng Tangan

Rp1,005 Triliun Belanja Pidie Jaya: Naik Lebih Cepat dari Pendapatan, FKPD Tagih Transparansi

Bank Aceh Sosialisasikan Internet Banking Corporate kepada Satuan Pendidikan di Bireuen

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com