BANDA ACEH – Pengurus Special Olimpic Indonesia (SOIna) Provinsi Aceh mempeusijuk dan melepaskan delegasi dari Aceh untuk mengikuti Pekan Special Olympic Nasional (PESONAS) ke-II tahun 2026 di Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
PESONAS yang diselenggarakan oleh PP SOIna akan berlangsung tanggal 14 sampai 18 Oktober 2026 itu merupakan kompetisi berbagai cabang olahraga tingkat nasional bagi Orang Berkebutuhan Khusus (OBK) atau penyandang disabilitas.
Peusijuk dan pelepasan delegasi itu dilakukan oleh Ketua SOIna Provinsi Aceh di Halaman Asrama SLB Neger Banda Aceh, Selasa (13/10/2026).
Menurut Ketua SOIna Provinsi Aceh, Hj Jamilah MPd kepada media ini, Rabu (14/10) mengatakan, peusijuk dan pelepasan ini merupakan bentuk do’a restu agar para atlet dan pelatih senantiasa diberikan kesrlamatan, kemudahan, keberhasilan dalam menjalankan tugasnya.
Katanya, acara serimonial ini selain dihadiri Pengurus SOIna Provinsi Aceh, juga hadir Kepala SLB dari Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, keluarga atlet serta pelatih yang ikut mendampingi ke Kupang.
Jamilah menyebutkan, dua orang atlet yang ditunjuk untuk berlaga di tingkat nasional adalah, M. Fadir pada cabang lomba lari 800 meter dari SLB Negeri.Jantho didampingi oleh pelatihnya, Mawardi SPd.
Kemudian Afkar Jarjis, Cabang Lomba Bocce berasal dari SLB YPAC CD Kota Banda Aceh, ia didampingi oleh pelatih, Sauman SPd.
Jamilah menuturkan, harapan yang tinggi sekaligus doa tulus bagi keberhasilan para atlet dan mengucapkan, selamat berjuang di kancah nasional dengan mengharumkan nama Aceh dan akan mewakili Indonesia di tingkat internasional.
Ia mengungkapkan, peluang besar menanti jika delegasi dari Aceh meraih prestasi gemilang di ajang nasional ini, jika nanti berhasil menjadi juara satu, maka selanjutnya tampil di tingkat internasional yang akan diadakansalah satu negara Amerika Selatan.
“Terima kasih saya ucapkan, kepada Pimpinan Lions Club MD 307 Distrik A2 yang telah memberangkatkan delegasi dari Aceh ke Kupang dengan penerbangan secara gratis,” ucapnya
Kemudian Jamilah mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRK Kota Banda Aceh, Irwansyah dan Syarifah Munira sebagai Anggota DPRK Kota Banda Aceh yang telah membantu sejumlah dana dalam pemberangkatan delegasi dari Aceh in, serta semua pihak.yang telah membantu.
“Pemberangkatan delegasi dari Aceh ini merupakan dari dana swadaya yang tidak dianggarkan oleh pemerintah provinsi. Justru bantuan dari pihak swasta, individu dan pihak-pihak yang tidak terikat, semoga Allah Swt memberikan balasan atas keihlasan itu,” ungkap Pengawas SLB Banda Aceh itu.
Ditambahkannya, semoga para atlet dan pelatih tampil penuh semangat dan optimisme, berjuang dengan sportivitas tinggi, dan membawa pulang prestasi terbaik untuk Provinsi Aceh. Apalagi mereka telah berjanji akan memberikan penampilan terbaik,
“Dengan telah diselenggarakannya upacara peusijuek dan pelepasan ini, diharapkan perjalanan dan perjuangan para delegasi Aceh senantiasa dilindungi dan diberkahi, serta pulang membawa medali yang tentunya akan membanggakan masyarakat kita semua,” pungkas Jamilah.




![Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Bagian 1]](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-14-at-13.04.57-120x86.jpeg)




