Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Harga Gabah di Abdya Terjun Bebas di Angka Rp5.000 per Kg, Bulog Diminta Ambil Peran

redaksi by redaksi
19/10/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Harga Gabah di Abdya Terjun Bebas di Angka Rp5.000 per Kg, Bulog Diminta Ambil Peran

BLANGPIDIE — Harga gabah kering panen (GKP) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terjun bebas hingga menyentuh angka Rp5.000 per kilogram di tingkat agen pengepul.

Padahal sebulan lalu harga gabah sempat di angka Rp7.000 per kg, bahkan Rp7.200 per kg saat panen raya di September lalu. Kini, saat panen masih berlangsung di sejumlah kecamatan, harga justru anjlok hingga Rp1.500 di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

HPP yang ditetapkan pemerintah untuk Bulog adalah Rp6.500 per kg. Artinya, petani Abdya saat ini menjual gabah Rp1.500 lebih murah dari harga yang seharusnya mereka terima.

Kondisi ini membuat petani resah. Biaya produksi yang tinggi, mulai dari sewa traktor, pupuk, hingga biaya panen dan ongkos angkut, tidak lagi sebanding dengan harga jual.

“Kami berharap Bulog turun langsung ke lapangan, jangan hanya menunggu di gudang. Kalau Bulog tidak menyerap, kami terpaksa jual ke agen dengan harga berapa pun mereka mau,” ujar Salihin seorang petani di Kecamatan Jeumpa.

Sebelumnya, Perum Bulog Kantor Cabang Blangpidie memang telah melakukan penyerapan gabah langsung dari petani dengan harga Rp6.500 per kg sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto. Penyerapan itu sempat membuat petani lega karena harga agen saat itu hanya Rp6.200 per kg.

Namun, saat ini petani menilai penyerapan Bulog belum maksimal dan belum menjangkau semua desa di 9 kecamatan. Akibatnya, agen pengepul kembali memainkan harga.

Petani dan tokoh masyarakat di Abdya mendesak:
1. Bulog Blangpidie segera membuka titik serap di tiap kecamatan, bukan hanya di gudang utama.
2. Bulog bekerja sama dengan Kodim 0110/Abdya dan Koperasi Desa Merah Putih untuk menjemput gabah langsung di sawah.
3. Pemerintah Kabupaten Abdya mengawasi agen pengepul yang membeli di bawah HPP.

“Bulog adalah satu-satunya penyelamat petani saat panen raya seperti ini. Kalau Bulog tidak hadir, petani akan terus rugi,” kata petani lainnya.

Previous Post

Pemulihan Infrastruktur Aceh Tamiang Hampir 80 Persen, Kementerian PU Bangun Tiga IPA hingga Rehabilitasi Kantor Bupati

Next Post

TRK Buka Sosialisasi Pengawasan Keuangan Desa bagi 222 Gampong

Next Post
TRK Buka Sosialisasi Pengawasan Keuangan Desa bagi 222 Gampong

TRK Buka Sosialisasi Pengawasan Keuangan Desa bagi 222 Gampong

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lukman Age dan Muhammad Riza Nurdin Resmi Jabat Direksi PT PEMA

Lukman Age dan Muhammad Riza Nurdin Resmi Jabat Direksi PT PEMA

19/10/2026
TRK Buka Sosialisasi Pengawasan Keuangan Desa bagi 222 Gampong

TRK Buka Sosialisasi Pengawasan Keuangan Desa bagi 222 Gampong

19/10/2026
Harga Gabah di Abdya Terjun Bebas di Angka Rp5.000 per Kg, Bulog Diminta Ambil Peran

Harga Gabah di Abdya Terjun Bebas di Angka Rp5.000 per Kg, Bulog Diminta Ambil Peran

19/10/2026
Pemulihan Infrastruktur Aceh Tamiang Hampir 80 Persen, Kementerian PU Bangun Tiga IPA hingga Rehabilitasi Kantor Bupati

Pemulihan Infrastruktur Aceh Tamiang Hampir 80 Persen, Kementerian PU Bangun Tiga IPA hingga Rehabilitasi Kantor Bupati

19/10/2026
Tiga Sosok Peraih DPD RI Awards 2026 Kategori Pelestari Budaya Daerah, Siapa Saja?

Tiga Sosok Peraih DPD RI Awards 2026 Kategori Pelestari Budaya Daerah, Siapa Saja?

19/10/2026

Terpopuler

Mualem Copot Teungku Muhammad Nur Dari Direktur Umum dan Keuangan di PEMA

Mualem Copot Teungku Muhammad Nur Dari Direktur Umum dan Keuangan di PEMA

17/10/2026

Harga Gabah di Abdya Terjun Bebas di Angka Rp5.000 per Kg, Bulog Diminta Ambil Peran

Polemik Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan, Protes Meluas hingga Tegang dengan Turki

Aliansi Masyarakat Abdya Tolak PT CA, Layangkan Surat Pernyataan Sikap dan Tuntutan ke Menteri ATR/BPN

Video Tgk Wan Klibeut Berhadapan dengan TNI, Soroti Qanun Bendera Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com