TAPAKTUAN – Permukiman Gampong Kedai Padang, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, dihebohkan dengan kemunculan seekor Buaya Muara (srocodylus porosus) di Krueng Kluet.
Keuchik Kedai Padang Teuku Raja Inal di Aceh Selatan, Minggu, mengatakan kemunculan buaya sudah berulang kali di sungai tersebut. Kemunculan buaya muara itu meresahkan.
“Buaya ini meresahkan warga Gampong Kedai Padang dan masyarakat di sekitar perairan Krueng Kluet. Aktivitas warga menjadi terganggu, termasuk masyarakat yang mencari nafkah di sungai,” katanya.
Ia menjelaskan warga setempat menggantungkan hidup dari aktivitas di sungai tersebut kini diliputi kekhawatiran dan terpaksa membatasi kegiatan untuk menghindari ancaman satwa liar dilindungi itu.
“Kami membutuhkan penanganan terukur agar keselamatan masyarakat terlindungi tanpa mengabaikan prosedur penanganan satwa liar,” kata Teuku Raja Cut.
Menurut dia, Pemkab Aceh Selatan sebelumnya telah berupaya menangani persoalan tersebut melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) yakni dengan mendatangkan pawang tradisional untuk menghalau buaya.
“Upaya tersebut belum membuahkan hasil. hingga kini, kemunculan buaya masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan,” kata Keuchik Kedai Padang itu.










