Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Cerbung

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 23

redaksi by redaksi
23/10/2026
in Cerbung
0
Sang Kombatan [Jilid 2]

Usai pertemuan di Hotel Cakra Donya, kelompok kami beberapa kali pindah tempat tinggal. Sesuai peunutoh Bang Yan, kami harus mengawal hingga struktur pemenangan jalur independent hingga resmi terbentuk.

Terakhir kami menetap di kawasan Lamnyong, Darussalam, sembali menunggu pertemuan selanjutnya yang rencananya berlangsung di AAC Dayan Dawood, pada 21 hingga 23 Mei 2006.

Namun sepekan usai pertemuan di Hotel Cakra Donya, Muti melaporkan bahwa rumah kami mulai sering didatangi oleh para utasan yang mengaku dari elit di Swedia. Awalnya, mereka mengaku cuma bersilaturahmi biasa. Namun ujung-ujungnya menitip ‘paket besar.’

“Bukan pasukan Pase. Mereka mengaku hanya ingin ketemu dengan Abang. Bicara baik baik,” kata Muti melalui handphone. Saat aku tanya siapa utusan tersebut. Muti enggan bercerita.

Padahal aku cuma ingin tahu siapa yang sedang bermain di ‘air keruh’ ini. Karena semasa konflik, aku mengenal hampir seluruh penghubung GAM di Aceh maupun luar negeri. Mereka adalah rekan yang bisa dipercaya.

Tapi berulang kali kupaksa Muti bicara, ia sepertinya tetap enggan bercerita banyak melalui telepon.

“Pulanglah Bang. Muti takut,” ujarnya cemas.

“Mereka sudah datang dua kali.”

“Terakhir, mereka menitipkan sebutir selongsong peluru. Ibu dan ayah tidak tahu. Muti cuma khawatir,” ujarnya lagi singkat.

Mendengar hal ini, aku panik. Mereka gagal menjalin komunikasi dengan kami, tapi justru mengancam keluarga.

Aku tidak menyangka perkara menjaga keamanan di Hotel Cakra Donya kini mulai merembes ke konflik internal. Padahal, damai baru berjalan seumur jagung.

“Dulu peluru menyasar ke lawan. Cuma satu tahun berlalu. Selongsong peluru kini justru dibawa ke rumahku,” gumamku geram.

Perihal yang dihadapi Muti, aku enggan bercerita pada Bang Yan dan para petinggi yang hadir di Hotel Cakra Donya. Aku yakin tekanan yang mereka terima jauh lebih besar meski dalam pertemuan sehari-hari, mereka tetap tersenyum.

Aku cuma minta izin pada Bang Yan untuk pulang sebentar ke Pase guna menyelesaikan persoalan keluarga. Dan Bang Yan mengiyakan.

“Kau pulang satu mobil saja. Satu minggu selesaikan persoalanmu. Bilang sama orang-orang itu. Terlalu cepat mereka menodongkan senjata ke rekan sendiri,” ujar Bang Yan. Ia ternyata tahu apa yang sedang kuhadapi.

Aku mengangguk. “Saya izin kembali bersama Rambo dan Rusli. Cukup bertiga. Sedangkan pasukan lain tinggal. Ada Dani yang akan mengatur di sini,” ujarku.

[Bersambung]

Baca juga:

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 21

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 22

Tags: Musa AMsang kombatanSang kombatan jilid 2
Previous Post

Tanda-tanda Israel Bakal Kembali Serang Iran Makin Dekat

Next Post

Hari Santri di Tanah Rencong: Jangan Sampai Agama Berhenti pada Seremoni

Next Post
Hari Santri di Tanah Rencong: Jangan Sampai Agama Berhenti pada Seremoni

Hari Santri di Tanah Rencong: Jangan Sampai Agama Berhenti pada Seremoni

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hari Santri Diminta Jadi Momen Memperkuat Ilmu

Hari Santri Diminta Jadi Momen Memperkuat Ilmu

23/10/2026
Hari Santri di Tanah Rencong: Jangan Sampai Agama Berhenti pada Seremoni

Hari Santri di Tanah Rencong: Jangan Sampai Agama Berhenti pada Seremoni

23/10/2026
Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 23

23/10/2026
Tanda-tanda Israel Bakal Kembali Serang Iran Makin Dekat

Tanda-tanda Israel Bakal Kembali Serang Iran Makin Dekat

23/10/2026
Gempa Magnitudo 6,9 Guncang Nagqu China

Gempa Magnitudo 6,9 Guncang Nagqu China

23/10/2026

Terpopuler

Pabrik Sabu Digerebek di Pidie, HMI Sigli: Jangan Cuma Tangkap yang di Lapangan, Bongkar Otaknya!

Pabrik Sabu Digerebek di Pidie, HMI Sigli: Jangan Cuma Tangkap yang di Lapangan, Bongkar Otaknya!

22/10/2026

PB 2M Cup-II Masuki Delapan Besar, Semifinal Sabtu dan Final Minggu

Wakili Abdya, Penggerak HAM Suak Nibong Ikuti Rakor Nasional Desa Sadar HAM

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

Magister Kesehatan Masyarakat FK-USK Kunjungi PT PIM, Perkuat Sinergi Kampus dan Industri

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com