Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

STAI Nusantara Banda Aceh Tutup PPKM Internasional di Pulau Pinang, 15 Mahasiswa Kembali ke Aceh

redaksi by redaksi
31/10/2026
in Kampus
0
STAI Nusantara Banda Aceh Tutup PPKM Internasional di Pulau Pinang, 15 Mahasiswa Kembali ke Aceh

Pulau Pinang  – STAI Nusantara Banda Aceh resmi menutup Program Praktik Pengalaman Lapangan dan Kuliah Pengabdian Masyarakat (PPKM) Internasional di Pulau Pinang, Malaysia. Sebanyak 15 mahasiswa peserta program dijemput pulang setelah menjalani kegiatan selama 28 hari, 2-29 Oktober 2026. Penutupan dan penjemputan berlangsung pada Kamis (29/10/2026) di Madrasah As-Syaksiah Tahfiz Sanis (MATSA).

Acara tersebut dihadiri Wakil Ketua Bidang Akademik STAI Nusantara, Muslem, S.Pd.I., MA.; Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) sekaligus penanggung jawab program, Muhammad Syukur, Ph.D.; pimpinan MATSA, Ustaz Usman; para guru dan ustaz madrasah mitra; serta mahasiswa peserta.

]PPKM Internasional merupakan implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Program setara 20 SKS ini mencakup Praktik Pengalaman Lapangan, Asistensi Mengajar, dan Kuliah Pengabdian Masyarakat.

Selama program, para mahasiswa ditempatkan di enam madrasah mitra, yaitu:

Madrasah As-Syaksiah Tahfiz Sanis (MATSA)
Akademi Al-Qur’an As Syamil (AQSA)
Madrasah al-Qur’an wal Arrabiah (MAWAR)
Madrasah Al-Aminiah
Sriti Al-Qawwam Nibong Tebal
Madrasah Adda’wah Al-Islamiyyah (MADI)

Mereka dibimbing ustaz dan mentor di masing-masing madrasah, serta dimonitor Dosen Pembimbing Lapangan dari STAI Nusantara. Penempatan di enam lokasi itu dimaksudkan agar mahasiswa memperoleh pengalaman mengajar dan pengabdian yang beragam sesuai karakteristik tiap madrasah.

Dalam sambutannya, Muslem menyampaikan terima kasih kepada MATSA dan seluruh sekolah mitra yang telah menerima mahasiswa seperti keluarga sendiri. “Hari ini kita tidak sekadar menutup program, tetapi menjemput pulang pelajar-pelajar kami,” ujarnya.

Menurut Muslem, 20 SKS dalam program ini bukan sekadar angka di transkrip, melainkan pengalaman keluar dari zona nyaman untuk belajar dan mengabdi di luar negeri. “Para pelajar kami belajar mengajar, mengelola kelas, memahami budaya Melayu, dan menjadi Muslim yang moderat, ramah, serta menghargai perbedaan,” jelasnya.

Ia berpesan agar mahasiswa menjaga nama baik almamater dan menyelesaikan seluruh kewajiban akademik. “Kalian adalah angkatan pertama STAI Nusantara yang melaksanakan program PPKM luar negeri. Jangan lupakan MATSA, jangan lupakan guru dan ustaz yang telah membimbing kalian,” pesannya.

Muslem juga memohon maaf apabila ada tutur kata atau sikap mahasiswa yang kurang berkenan selama program, serta berharap kerja sama ini berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

Ustaz Usman menyambut baik kehadiran mahasiswa STAI Nusantara. Menurutnya, mereka telah membantu proses pembelajaran dan kegiatan keagamaan di sekolah. “Kami sangat senang menerima mahasiswa dari Aceh. Insyaallah tahun mendatang program ini dapat berjalan lebih baik dari tahun ini,” ujarnya.

Acara ditutup dengan doa, penyerahan cendera mata, dan penyerahan kembali mahasiswa kepada pihak STAI Nusantara.

Seluruh mahasiswa dijadwalkan kembali ke Banda Aceh pada 30 Oktober 2026. Selanjutnya, mereka akan menyusun laporan akhir serta memproses konversi 20 SKS dan SK Rekognisi dari Wakil Ketua Bidang Akademik.

Previous Post

Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

STAI Nusantara Banda Aceh Tutup PPKM Internasional di Pulau Pinang, 15 Mahasiswa Kembali ke Aceh

STAI Nusantara Banda Aceh Tutup PPKM Internasional di Pulau Pinang, 15 Mahasiswa Kembali ke Aceh

31/10/2026
Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026

Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026

31/10/2026
Banjir Lumpuhkan Mesin Kapal, 14 Nelayan Pidie Jaya Dibantu KKP

Banjir Lumpuhkan Mesin Kapal, 14 Nelayan Pidie Jaya Dibantu KKP

31/10/2026
Kabar Gembira bagi Fresh Graduate! Kantor DPD RI Provinsi Aceh Buka 6 Posisi Magang, Ini Cara Daftarnya

Kabar Gembira bagi Fresh Graduate! Kantor DPD RI Provinsi Aceh Buka 6 Posisi Magang, Ini Cara Daftarnya

31/10/2026
Wakili Peukan Bada, Guru Al Zahrah Ini Juara Qiraah Sab’ah MTQ Aceh Besar 2026

Wakili Peukan Bada, Guru Al Zahrah Ini Juara Qiraah Sab’ah MTQ Aceh Besar 2026

31/10/2026

Terpopuler

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

30/10/2026

Ohku, Sengketa Tanah Wakaf Memanas, Warga Pasang Spanduk Larangan di MAN 1 Pidie Jaya

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

Absen di Apel dan Sumpah Pemuda, Bos J Sentil Wabup Pidie Jaya: Jabatan Bukan Sekadar Simbol

26 Peserta Peukan Bada Masuk Final MTQ Ke-35 Kabupaten Aceh Besar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com