Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Asap Karhutla Renggut 3.560 Nyawa dalam Sebulan di Indonesia

redaksi by redaksi
02/11/2026
in Nasional
0
Asap Karhutla Renggut 3.560 Nyawa dalam Sebulan di Indonesia

JAKARTA — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah menjadi ancaman mematikan bagi masyarakat. Asapnya diperkirakan telah merenggut 3.560 jiwa di Indonesia hanya dalam satu bulan.

Hal itu terungkap dalam laporan Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA), lembaga riset independen yang berbasis di Helsinki, Finlandia.

Laporan yang dirilis Kamis (29/10) itu memperkirakan polusi akibat karhutla berkontribusi pada 3.560 kematian di Indonesia sepanjang September 2026. Angka itu melonjak dua kali lipat dibanding bulan sebelumnya.

“Memburuknya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia mendorong perkiraan angka kematian hingga mencapai 3.560 kasus pada September 2026, meningkat dua kali lipat dibandingkan estimasi pada bulan Agustus,” demikian pernyataan resmi CREA, seperti dikutip dari AFP.

Dalam periode yang sama, sekitar 57,8 juta penduduk Indonesia terpapar udara dengan kualitas tidak sehat hingga berbahaya.
Total kematian akibat seluruh sumber polusi udara di Indonesia pada September 2026 diperkirakan mencapai 5.310 jiwa. Selain karhutla, polusi dari pembangkit listrik, industri, dan emisi kendaraan menyumbang 1.750 kematian tambahan.

CREA menghitung dampak kesehatan itu dengan pemodelan paparan partikel halus PM2.5 dalam jangka pendek, yakni dalam hitungan hari.

Analis CREA, Katherine Hasan, mengatakan perkembangan tersebut menunjukkan sumber pencemaran udara di Indonesia semakin kompleks.

Kalimantan menjadi kawasan dengan risiko kematian tertinggi akibat asap karhutla. Empat provinsi yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur mencatat estimasi gabungan 1.470 kematian.

Kasus kematian tertinggi lainnya juga tercatat di wilayah Jawa, Sumatra, serta kawasan timur Indonesia.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempertanyakan sumber data tersebut dan memberikan tanggapan resmi terkait rilis laporan itu.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengonfirmasi pihaknya telah mencermati hasil temuan riset tersebut. Namun, ia menekankan perlunya kejelasan metodologi sebelum angka pemodelan tersebut dijadikan acuan mutlak.

“Terkait angka estimasi 3.560 kematian dalam laporan tersebut, penting untuk membedah terlebih dahulu metodologi yang digunakan, sumber data primer, periode kalkulasi, serta seberapa besar porsi asap karhutla dibanding sumber pencemaran udara industri atau transportasi,” tegas Berton, seperti dikutip TRT Indonesia, Jumat (30/10).

Berton menggarisbawahi perbedaan mendasar antara angka estimasi statistik berbasis pemodelan paparan polutan dengan data kematian individual yang terverifikasi secara medis di fasilitas kesehatan.

Menurutnya, BNPB tidak memiliki otoritas mandiri untuk mengesahkan angka fatalitas akibat paparan kabut asap tanpa verifikasi instansi kesehatan resmi.

Previous Post

Pria di Banda Aceh Ditangkap Usai ‘Gelapkan’ Sepeda Motor Mahasiswi

Next Post

Hadapi TKA, Santri Akhir Al Zahrah Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama

Next Post
Hadapi TKA, Santri Akhir Al Zahrah Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama

Hadapi TKA, Santri Akhir Al Zahrah Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hadapi TKA, Santri Akhir Al Zahrah Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama

Hadapi TKA, Santri Akhir Al Zahrah Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama

02/11/2026
Asap Karhutla Renggut 3.560 Nyawa dalam Sebulan di Indonesia

Asap Karhutla Renggut 3.560 Nyawa dalam Sebulan di Indonesia

02/11/2026
Pria di Banda Aceh Ditangkap Usai ‘Gelapkan’ Sepeda Motor Mahasiswi

Pria di Banda Aceh Ditangkap Usai ‘Gelapkan’ Sepeda Motor Mahasiswi

02/11/2026
Ohku, 81 Situs Cagar Budaya Pidie Jaya Terancam, Masjid Berusia 400 Tahun Diterjang Lumpur

Ohku, 81 Situs Cagar Budaya Pidie Jaya Terancam, Masjid Berusia 400 Tahun Diterjang Lumpur

02/11/2026
Krak, Bareskrim Temukan Ladang Ganja 25 Hektare di Aceh Utara

Krak, Bareskrim Temukan Ladang Ganja 25 Hektare di Aceh Utara

02/11/2026

Terpopuler

Setahun Pascabanjir Besar, 18 Gampong Pidie Jaya Kembali Dikepung Air

Setahun Pascabanjir Besar, 18 Gampong Pidie Jaya Kembali Dikepung Air

01/11/2026

Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026

10 Putra-Putri Tanjong Seulamat Raih Juara MTQ Kabupaten Aceh Besar 2026

Lima Mahasiswa USK Raih Penghargaan Pemuda Berprestasi Aceh 2026

Tolak PT CA: Hentikan Aktivitas Ilegal, Bayar Plasma, Tetapkan Tersangka Korupsi Rp10 Triliun!

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com