BENER MERIAH — Tanoh Gayo berduka. Syahrial Abadi, yang lebih dikenal dengan nama Syahrial Enang-Enang, tokoh masyarakat dan mantan Mukim Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, telah berpulang ke Rahmatullah.
Almarhum meninggal dunia pada Senin, 2 November 2026 pukul 10.00 WIB di RSUD dr. Fauziah Bireuen, setelah sebelumnya sempat mendapat perawatan medis.
Kabar kepergiannya menyisakan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan seluruh masyarakat Dataran Tinggi Gayo yang mengenalnya sebagai sosok inspiratif, sederhana, dan selalu hadir untuk masyarakat.
Nama Syahrial Enang-Enang melegenda di Gayo bukan karena jabatan, melainkan karena pengabdiannya. Ia memelopori gotong royong dan penggalangan dana swadaya untuk membuka kembali akses jalan serta Jembatan Enang-Enang yang terputus akibat bencana.
Berkat inisiatifnya, perekonomian dan mobilitas warga di Dataran Tinggi Gayo kembali pulih. Jembatan yang ia perjuangkan tidak hanya menjadi penghubung jalan, tetapi juga penghubung harapan bagi ribuan warga.
Ketulusan almarhum semakin terlihat saat peresmian jembatan tersebut. Ketika menerima bantuan dana, ia justru menyumbangkan dana tersebut untuk anak-anak kurang mampu yang putus sekolah akibat terdampak bencana.
Bagi almarhum, jembatan yang berdiri bukan untuk dirinya, tetapi untuk masa depan anak-anak Gayo.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Turut berduka cita atas wafatnya Bapak Syahrial Enang-Enang, salah satu tokoh inspiratif Tanoh Gayo yang akan selalu dikenang.” ucap Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si yang juga merupakan sahabat alm. Syahrial.
Semoga Almarhum ditempatkan di Surga-Nya Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, diterima segala amal ibadahnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta keikhlasan.









