BIREUEN – Suasana cerah mewarnai upacara bendera Senin, 2 November 2026, di halaman Pesantren Modern Al Zahrah. Upacara dimulai tepat pukul 07.30 WIB dan diikuti seluruh santri yang berbaris rapi mengenakan seragam putih dan hitam.
Bertindak sebagai pembina upacara, Ustazah Hazra Yusria Nurhen, S.H., mengangkat tema menggapai kesuksesan ujian semester dengan cara mengoptimalkan waktu. Sementara itu, petugas upacara adalah santri Kelas 3A KMI.
Dalam amanatnya, Ustazah Hazra menekankan pentingnya manajemen waktu yang baik bagi santri dalam menghadapi ujian. Menurutnya, waktu yang diatur dengan baik akan membantu santri lebih siap secara ilmu, mental, dan spiritual.
Ia menyampaikan beberapa langkah strategis yang bisa dilakukan santri, salah satunya memanfaatkan waktu sebelum subuh untuk melaksanakan salat tahajud, kemudian dilanjutkan dengan belajar.
“Sebelum subuh bisa melaksanakan salat tahajud, setelah itu belajar,” ujarnya.
Selain belajar, santri juga diingatkan untuk tidak lupa berdoa, baik pada waktu salat maupun sebelum salat, termasuk pada waktu-waktu yang mustajab, salah satunya ketika hujan turun. Apalagi akhir-akhir ini kawasan Pesantren Modern Al Zahrah sering turun hujan, keadaan itu bisa dijadikan kesempatan untuk memanjatkan doa-doa terbaik demi kelancaran ujian.
Setelah itu, santri diminta untuk meminta doa restu kepada orang tua. Meskipun orang tua senantiasa mendoakan anaknya, meminta restu secara langsung diyakini lebih mendatangkan berkah. Hal yang sama juga berlaku kepada guru.
“Jangan lupa juga meminta doa restu kepada guru, dan memohon maaf atas segala kesalahan dalam pergaulan sehari-hari,” kata Ustazah Hazra.
Selanjutnya, santri diminta untuk bertawakal kepada Allah setelah berusaha dengan sungguh-sungguh. Ujian harus dilalui dengan penuh keyakinan dan percaya diri.
“Kita harus yakin kepada diri sendiri,” ungkap Ustazah Hazra.
Terakhir, dalam mengikuti ujian, santri diminta tetap mengutamakan kejujuran di atas segalanya. Nilai yang bagus tidak ada artinya jika diperoleh dengan cara menyontek.
“Sebagus apa pun nilai, tetapi hasil contekan dengan kawan, maka nilai itu tidak ada gunanya,” tambah Ustazah Hazra.
Upacara tersebut turut dihadiri pimpinan pesantren, para direksi, beserta jajaran guru madrasah. [RN]









