IDI – Kepala Kepolisian Sektor (Kaposek) Peureulak Barat Kabupaten Aceh Timur, IPDA Faisal Hadi Siregar SH menggelar aksi Green Policing dengan menanam sejumlah pohon produktif di lingkungan SMK Negeri 1 Peurelak Jum’at (6/11/2026) pagi.
Program inisiatif dari Kapolsek Peureulak Barat dan jajarannya yang melibatkan warga SMK Negeri 1 Peureulak untuk membangun kesadaran, karakter, dan aksi nyata generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Kapolsek Peureulak Barat, IPDA Faisal Hadi Siregar mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menghijaukan kembali lingkungan sekolah sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Disebutkannya, pohon yang ditanam antara lain pohon mangga, kalengkeng, dan mentoa. Pohon atau tanaman tersebut bisa menciptakan lingkungan yang asri dan tanaman berbuah itu diharapkan dapat memberikan manfaat untuk jangka waktu yang panjang bagi warga sekolah.
IPDA Faisal menjelaskan, tujuan utama dilaksanakannya Green Policing di SMK Negeri 1 Peureulak ini mencakup tiga hal penting.
Pertama, edukasi lingkungan, yaitu memberikan pemahaman kepada pelajar tentang pentingnya menjaga kebersihan, tidak membakar sampah sembarangan, serta mencegah bencana alam seperti banjir, longsor, dan kebakaran hutan/lahan.
Kedua, aksi penanaman pohon, yakni mengajak siswa dan pihak sekolah untuk melakukan penghijauan dengan menanam berbagai jenis pohon produktif maupun pelindung di lingkungan sekolah.
“Agen perubahan (lelopor), adalah menjadikan pelajar sebagai pelopor kepedulian lingkungan yang dapat menularkan kebiasaan baik tersebut kepada keluarga dan masyarakat sekitar, merupakan hal ketiga yang penting dilaksanakan,” kata Faisal.
Kapolsek berharap, pohon-pohon tersebut tumbuh subur, memberikan manfaat, sekaligus menjadi pengingat bagi para siswa untuk menjaga alam harus dimulai dari tindakan nyata.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Peureulak, Agus Ridhwan SPd menyampaikan, apresiasinya dan ucapan terima kasihnya atas kepedulian Kapolsek Peureulak Barat dan jajarannya terhadap kondisi lingkungan sekolah.
Agus berharap, pohon-pohon yang ditanam itu dapat tumbuh subur sehingga lingkungan sekolah kembali hijau, asri dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Kepala sekolah menuturkan, kegiatan menanam pohon itu bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah pendidikan karakter dan simbol menanam harapan bagi generasi masa depan.
“Pendidikan karakter dan proses, gerakan ekologis dan adiwiyata, filosofi kepemimpinan, merupakan hal yang perlu ditanamkan kepada semua peserta didik di SMK Negeri Peureulak dalam pelaksanaan Green Policing ini,” ucap Agus.









