Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan Nasional Terdampak Longsor di Aceh dan Sumatra Utara

redaksi by redaksi
07/11/2026
in Nanggroe
0
Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan Nasional Terdampak Longsor di Aceh dan Sumatra Utara

Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Aceh telah mengerahkan tiga unit alat berat, terdiri dari dua unit excavator dan satu unit backhoe loader untuk penanganan akses jalan nasional. (foto: Humas Kemen PU)

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) memulihkan akses lalu lintas pada sejumlah ruas jalan nasional yang terdampak tanah longsor dan pohon tumbang di Provinsi Aceh dan Sumatra Utara. Penanganan dilakukan melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatra Utara untuk menjaga konektivitas antarwilayah, kelancaran distribusi logistik, serta mobilitas masyarakat.

Penanganan dilakukan di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, serta Kabupaten Karo dan Dairi, Sumatra Utara. Sejumlah ruas jalan yang sempat tertutup material longsor kini kembali dapat dilalui kendaraan setelah petugas mengerahkan alat berat dan melakukan pembersihan di lokasi terdampak.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan, penanganan infrastruktur terdampak bencana menjadi prioritas untuk menjaga konektivitas dan memastikan akses masyarakat tetap terlayani.

“Akses jalan dan jembatan adalah kunci utama pergerakan logistik, pelayanan darurat, dan pemulihan ekonomi masyarakat. Karena itu, kami bekerja tanpa jeda untuk memastikan keterisolasian wilayah bisa ditangani secepat mungkin,” kata Menteri Dody dalam keterangannya di Jakarta, seperti dilansir pada Jumat (6/11/2026).

Di Kabupaten Gayo Lues, longsor terjadi pada Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 20.00 WIB akibat hujan berintensitas tinggi. Material longsor dan pohon tumbang menutup badan jalan nasional Blangkejeren–Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara di tiga titik, yakni Desa Gumpang Pekan, Meloak, dan Singah Mule, Kecamatan Puteri Betung.

Material longsor menutupi badan jalan sepanjang sekitar 10–15 meter. Untuk menangani kondisi tersebut, Kementerian PU melalui BPJN Aceh mengerahkan tiga unit alat berat, terdiri atas dua ekskavator dan satu backhoe loader, guna membersihkan material longsor di ketiga lokasi. Saat ini, ruas jalan tersebut telah kembali fungsional dan dapat dilalui kendaraan.

Sementara itu, di Sumatra Utara, penanganan dilakukan pada ruas Lawe Pakam (Batas Provinsi Aceh)–Kutabuluh di Kabupaten Karo. Longsor yang terjadi pada Sabtu (31/10/2026) menimbun seluruh badan jalan sehingga akses lalu lintas sempat lumpuh total. Penanganan juga dilakukan pada tiga titik longsor lainnya di ruas Kutacane–Batas Kabanjahe–Kutabuluh.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kementerian PU melalui BBPJN Sumatra Utara segera mengerahkan tim tanggap darurat. Petugas membersihkan material longsor dan pohon tumbang menggunakan satu unit backhoe loader, satu unit truk jungkit (dump truck), dan satu unit gergaji mesin (chainsaw).

Kepala BBPJN Sumatra Utara Hardy Siahaan mengatakan, lalu lintas di ruas terdampak sudah dapat dilalui kembali kurang dari 12 jam setelah kejadian. Meski demikian, pembersihan dan penanganan sementara tetap dilanjutkan untuk memastikan kondisi jalan berfungsi dengan baik.

“Pada hari Sabtu, 31 Oktober 2026 pukul 12:00 WIB, lalu lintas sudah dapat dilalui sembari penanganan dan pembersihan tetap dilaksanakan,” ujarnya.

Di Kabupaten Dairi, Kementerian PU juga menangani dua titik longsor atau jalan ambles pada ruas jalan nasional Medan–Kutacane, tepatnya di Dusun Butar, Desa Balandua, Kecamatan Tanah Pinem. Penanganan darurat dilakukan melalui pemasangan garis polisi (police line), karung pasir (sandbag), serta pengisian material timbunan di area longsoran.

Kementerian PU terus memantau titik-titik rawan longsor dan mengantisipasi kemungkinan kejadian susulan. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga keandalan jalan nasional, terutama di wilayah dengan risiko bencana tinggi, sehingga konektivitas dan aktivitas masyarakat tetap berjalan.

Previous Post

Pangdam IM Tegaskan Investigasi Peristiwa Bentrokan di Pidie

Next Post

Menko Yusril Tegaskan Komitmen Pemerintah Ungkap Fakta Peristiwa di Pidie

Next Post
Menko Yusril Tegaskan Komitmen Pemerintah Ungkap Fakta Peristiwa di Pidie

Menko Yusril Tegaskan Komitmen Pemerintah Ungkap Fakta Peristiwa di Pidie

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Menko Yusril Tegaskan Komitmen Pemerintah Ungkap Fakta Peristiwa di Pidie

Menko Yusril Tegaskan Komitmen Pemerintah Ungkap Fakta Peristiwa di Pidie

07/11/2026
Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan Nasional Terdampak Longsor di Aceh dan Sumatra Utara

Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan Nasional Terdampak Longsor di Aceh dan Sumatra Utara

07/11/2026
Pangdam IM Tegaskan Investigasi Peristiwa Bentrokan di Pidie

Pangdam IM Tegaskan Investigasi Peristiwa Bentrokan di Pidie

07/11/2026
Ketika Ayah Menjadi Luka, Menyembuhkan Pola Pikir Melepaskan Trauma

Ketika Ayah Menjadi Luka, Menyembuhkan Pola Pikir Melepaskan Trauma

07/11/2026
YPB-HAM Pidie Dukung Komnas HAM Turun ke Pidie, Said Safwatullah Desak TKP Penembakan Dijaga

YPB-HAM Pidie Dukung Komnas HAM Turun ke Pidie, Said Safwatullah Desak TKP Penembakan Dijaga

07/11/2026

Terpopuler

Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan Nasional Terdampak Longsor di Aceh dan Sumatra Utara

Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan Nasional Terdampak Longsor di Aceh dan Sumatra Utara

07/11/2026

Sarjani Minta Insiden Berdarah di Pulo Keunari Pidie Diusut Tuntas dan Transparan

Mahasiswa Kepung DPRK Pidie, Desak Dandim hingga Pangdam Dicopot! “Setiap Nyawa Berharga”

Siswi MAN 3 Aceh Besar Raih Juara III AI Prompt Manifest 2026, Bersaing dengan Mahasiswa

Bupati Abdya Bersama Para SKPK Kopi Morning dengan Wartawan, Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com