Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Sejarah

Museum Mapesa dan Pedir Museum Paling Ramai Dikunjungi Mahasiswa Luar Negeri

Admin by Admin
04/09/2019
in Sejarah
0

BANDA ACEH– Sejumlah Mahasiswa dari Universitas Islam Antar Bangsa Kuantan Pahang Malaysia berkunjung ke Sekretariat Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (MAPESA) dan Museum Pedir di Banda Aceh. Rombongan mahasiswa ini datang dari negeri jiran untuk  melihat-lihat koleksi manuskrip, mata uang Aceh tempoe dulu dan benda budaya yang ada di sana di samping membaca bahan-bahan pameran yang berada di seluruh dinding yang ada di Museum Mapesa dan Museum Pediri.

Mahasiswa dari negeri melayu ini selain melihat peninggalan sejarah rakyat aceh,mereka juga bersama pengurus MAPESA menata kembali batu nisan para raja uga nisan nisan ulama yang tidak terurus bahkan sebagian peninggalan sejarah tersebut sudah tidak bisa di identifikasi lagi,banyak dari batu nisan yang sudah patah,baik terjadi karna bencana dan tidak sedikit kerusakan itu disebabkan ulah tangan tangan manusia itu sendiri.

Salah seorang dosen Universitas Islam Antar Bangsa Prof.DR Mohd Affendi Mohd Shafri yang memfasilitasi anak anak mahasiswa tersebut mengatakan bahwa Kandungan dalam ruang muesum MAPESA dan PEDIR MUSEUM yang dipajang itu begitu kaya sekali dengan maklumat. Saya sendiri tidak sempat membaca dan menilik semuanya dan mesti datang lagi. ia mengakui datang ke Aceh khusus mengunjungi MAPESA untuk mempelajarisejarah Aceh dan mempelajari sistem pengobatan tempo dulu dalam kitab atau manuskrip kuno peninggalan kesultanan Aceh. para mahsiswa tersebut memberikan apresiasi yang sangat luarbiasa kepada pemuda Aceh secara sukarela dalam menjaga sejarah dan benda benda peninggalan masa kejayaan kesultanan aceh.

Di penghujung kunjungan, rombongan IIUM Kuantan diberikan tanggapan yang menarik  tentang aktivitas meusuraya atau gotong royong yang akan dilakukan MAPESA secara sukarela dan tanpa bayaran dari pihak manapun. Diharapkan semua pelajar yang mengikuti rombongan ini terinspirasi dengan usaha sekumpulan anak muda yang secara sukarela berjuang mempertahankan warisan nenek moyang mereka walaupun masih di usia siswazah, belum ada kerja tetap dan tiada bantuan pemerintah. Saya sering menyebut ‘tidak ada yang mustahil pada jiwa yang sudah rela ujar dosen yang berkacamata tersebut.’

Pengurus MAPESA, Mizuar Mahdi Al Asyi sangat berterimakasih kepada para mahasiswa dari malaysia, ia mengatakan dengan kunjungan mahasiswa dari luar negeri itu penanda bahwa sejarah aceh menjadi rujukan bagi kemajuan ilmu dan peradaban se asia tenggara tutup nya.

 

Previous Post

Ilmuwan Australia Peringatkan Badai Pemicu Kepunahan Massal Baru

Next Post

Walikota Targertkan Banda Aceh Kota Layak Anak Tahun 2021

Next Post

Walikota Targertkan Banda Aceh Kota Layak Anak Tahun 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Al- Farlaky Galakkan Gerakan Guru Tanam 10.000 Pohon

Al- Farlaky Galakkan Gerakan Guru Tanam 10.000 Pohon

05/09/2026
Kemenhaj Dorong Sinergi Wakaf dan Ekonomi Haji untuk Perkuat Potensi Lokal Aceh

Kemenhaj Dorong Sinergi Wakaf dan Ekonomi Haji untuk Perkuat Potensi Lokal Aceh

05/09/2026
Wamen Komdigi Apresiasi SIPGAM Banda Aceh: Contoh Nyata Inovasi Talenta Digital Daerah

Wamen Komdigi Apresiasi SIPGAM Banda Aceh: Contoh Nyata Inovasi Talenta Digital Daerah

05/09/2026
Terkait Permasalahan Huntap di Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Temui Kementerian PKP

Terkait Permasalahan Huntap di Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Temui Kementerian PKP

05/09/2026
USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

05/09/2026

Terpopuler

Museum Mapesa dan Pedir Museum Paling Ramai Dikunjungi Mahasiswa Luar Negeri

04/09/2019

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

Bupati Abdya Ultimatum Pejabat: Rapor Merah Siap Dimutasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com