Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Walikota Targertkan Banda Aceh Kota Layak Anak Tahun 2021

Saiful Haris Arahas by Saiful Haris Arahas
04/09/2019
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman mengatakan Pemko menargetkan Banda Aceh menjadi Kota Layak Anak pada tahun 2021.

“Kita sudah mendapatkan Kota Layak Pratama, tahun ini sudah naik jadi Kota Layak Anak Madya. Tahun 2021 kita targetkan mendapatkan Kota Layak Anak secara penuh,” ujar Aminullah saat membuka Workshop Penyebarluasan dan Sosialisasi Berbagai Informasi Pendidikan Dasar Tentang Sekolah Ramah Anak, Selasa (3/9/2019) di Aula Lantai II Gedung C Kompleks Balai Kota Banda Aceh.

Aminullah mengakui target tersebut merupakan pekerjaan berat karena banyak aspek yang harus dipenuhi, namun dirinya yakin akan mampu direalisasikan dengan kerja keras seluruh stakeholder.

“Banyak program yang bisa kita jalankan untuk mewujudkannya, contohnya seperti kegiatan yang hari ini kita gelar,” ujar Aminullah optimis.

Saat membuka kegiatan workahop ini, Walikota mengatakan sekolah sebagai agen pelaksana proses pendidikan harus memiliki budaya ramah dalam menjalankan fungsinya untuk mencapai tujuan pendidikan.

Lanjutnya, berbagai berita di televisi nasional sering memuat informasi-informasi tentang kekerasan di sekolah, baik kekerasan yang dilakukan oleh siswa kepada siswa, siswa kepada guru, guru kepada siswa dan orang tua kepada guru.

“Hal tersebut kita harapkan jangan sampai terjadi di sekolah dalam wilayah Kota Banda Aceh,” harap Aminullah.

Berangkat dari berbagai permasalahan tersebut, kata Aminullah, maka perlu dikembangkan program Sekolah Ramah Anak. Sekolah Ramah Anak menjadi penting mengingat dalam sehari delapan jam anak berada di sekolah.

“Sekolah ramah anak ini bukan untuk membuat bangunan baru melainkan membangun paradigma baru dalam mendidik dan mengajar untuk menciptakan generasi baru yang tangguh tanpa kekerasan, menumbuhkan kepekaan orang dewasa pada satuan pendidikan untuk memenuhi hak dan melindungi peserta didik,” ungkap Aminullah.

Kepada para peserta workshop, Walikota berharap melalui kegiatan ini tenaga pendidik dapat terlatih dan memahami komponen-komponen Sekolah Ramah Anak.

Dengan begitu akan dapat mencegah anak-anak melakukan hal-hal negatif, memudahkan pemantauan  kondisi anak ketika sedang melaksanakan kegiatan di sekolah dan lainnya.

Ketua panitia pelaksana yang juga Kepala Sektreriat MPD Kota Banda Aceh, Rukiah dalam laporannya mengatakan kegiatan sosialisasi diikuti oleh 289 peserta yang dibagi dalam tiga angkatan.

Katanya peserta kegiatan ini terdiri dari para guru dan Kepala Sekolah dalam wilayah Kota Banda Aceh.

“Ada 289 peserta yang terdiri dari guru dan kepala sekolah. Mereka dibagi dalam tiga angkatan,” kata Rukiah.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dari 3 sampai 5 September di Aula Lantai II Gedung C Kompleks Balai Kota Banda Aceh.

Kegiatan ini turut hadiri, Ketua MPD Kota Banda Aceh Salman Ishak, Ketua MAA Bachtari Arahas, Fasilitator Sekolah Ramah Anak Aceh, Cut Aklima dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh Media Yulizar.[]

Tags: banda acehkota layak anakwalikota
Previous Post

Museum Mapesa dan Pedir Museum Paling Ramai Dikunjungi Mahasiswa Luar Negeri

Next Post

Usamah Ajak Orang Tua Lakukan Preventif Terhadap Kekerasan Perempuan dan Anak

Next Post

Usamah Ajak Orang Tua Lakukan Preventif Terhadap Kekerasan Perempuan dan Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026
Perumda Tirta Abdya Sekarang Terapkan GCG dan SOP untuk Perkuat Tata Kelola

Perumda Tirta Abdya Sekarang Terapkan GCG dan SOP untuk Perkuat Tata Kelola

04/06/2026
Ke-11 Kalinya Pemerintah Abdya Raih WTP dari BPK

Ke-11 Kalinya Pemerintah Abdya Raih WTP dari BPK

04/06/2026
IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Books Fair dalam Konkernas

IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Books Fair dalam Konkernas

04/06/2026
65 Santri SMAS Dayah Darul Quran Aceh Lulus Jalur Talenta USK, SPAN-PTKIN, dan SNBT 2026

65 Santri SMAS Dayah Darul Quran Aceh Lulus Jalur Talenta USK, SPAN-PTKIN, dan SNBT 2026

04/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

23 Tahun Wafat, Pengaruh Abu Muhammad Ali Alfalaki Tetap Hidup: Ribuan Jamaah Padati Haul di Teupin Raya

Krak, Prabowo Mau Sambungkan Rel KA dari Lampung Sampai Aceh

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com