Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Tentara Korut Tak Punya Kaus Kaki, Pemerintah Minta Warga Nyumbang

redaksi by redaksi
22/03/2024
in Internasional
0
Tentara Korut Tak Punya Kaus Kaki, Pemerintah Minta Warga Nyumbang

Ilustrasi tentara Korut. (REUTERS/KCNA)

Jakarta – Pemerintah Korea Utara meminta warganya menyumbang potongan kain untuk digunakan para prajurit sebagai kaus kaki.

Sejumlah penduduk mengatakan kepada Radio Free Asia (RFA) bahwa otoritas Korut telah meminta warga memberikan potongan kain untuk membungkus kaki para tentara yang selama ini dikenal sebagai pasukan ‘tak terkalahkan’.

Permintaan ini pun membuat masyarakat heran lantaran menunjukkan betapa pemerintah tidak punya cukup biaya untuk memasok prajuritnya sendiri.

“Kami bisa sangat jelas melihat realitas tentara yang ‘tak terkalahkan’ itu,” kata seorang penduduk Provinsi Ryanggang kepada RFA yang ingin anonim.

Di saat sebagian besar pasukan militer modern mendapatkan kaus kaki untuk dikenakan, Korea Utara justru tidak pernah secara resmi memberikannya.

Prajurit Korut biasanya membungkus kaki mereka dengan kain berukuran 30×30 sentimeter, sebuah teknik yang digunakan tentara Soviet jaman dulu.

Aksi meminta sumbangan kepada warga semacam ini sebetulnya bukanlah hal baru.

Pada tahun-tahun sebelumnya, warga Korut diminta menyumbangkan makanan, pakaian dalam, sepatu bot musim dingin, hingga sarung tangan.

“Item pendukung yang perlu kita berikan kali ini adalah, pembungkus kaki yang dikenakan oleh pasukan. Tidak masuk akal,” kata penduduk itu.

Menurutnya, setiap unit pengawas lingkungan mengeluarkan instruksi dari Kementerian Pertahanan bahwa tiap-tiap rumah wajib memberikan sepotong kain katun putih berukuran 30 sentimeter persegi.

“Beberapa warga protes dan mengatakan, ‘Kami sendiri tidak bisa mendapatkan kain bekas untuk menutupi pakian yang robek, lantas di mana kami bisa mendapatkan pembungkus kaki untuk militer?” kata dia.

Beberapa warga pun cemas karena tak punya persediaan kain untuk dibagikan kepada militer. Mereka takut harus menggunting seprai dan sarung bantal demi memenuhi permintaan pemerintah.

“Untungnya, mereka tidak meminta kain baru,” ujar warga Provinsi Hamgyong Utara secara anonim.

“Pada saat yang sama, bahkan jika penutup kaki didefinisikan sebagai kain katun putih, kain yang disumbangkan oleh setiap rumah pasti dari berbagai jenis warna,” ujarnya.

Bayangan para tentara mengenakan kaus kaki dengan warna berbeda ini pun membuat warga terpingkal-pingkal, kata dia.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Golkar Buka Peluang Komunikasi Incar Kursi Ketua DPR

Next Post

Taushiah Kakanwil di Mahkamah Syar’iyah: Pentingnya Silaturrahmi dan Berbagi

Next Post
Taushiah Kakanwil di Mahkamah Syar’iyah: Pentingnya Silaturrahmi dan Berbagi

Taushiah Kakanwil di Mahkamah Syar'iyah: Pentingnya Silaturrahmi dan Berbagi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lazismu Abdya Gelar Raker dan Pembekalan Amil, Kuatkan Tata Kelola Organisasi

Lazismu Abdya Gelar Raker dan Pembekalan Amil, Kuatkan Tata Kelola Organisasi

15/08/2026
Pemerintah Abdya Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir dan Kebakaran di Babahrot

Pemerintah Abdya Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir dan Kebakaran di Babahrot

15/08/2026
HUT RI ke-81, Kecamatan Jeumpa Sukseskan Berbagai Perlombaan Ceria Merdeka

HUT RI ke-81, Kecamatan Jeumpa Sukseskan Berbagai Perlombaan Ceria Merdeka

15/08/2026
Kirab Aceh 2026, Garda Damai Aceh Serukan Perdamaian sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

Kirab Aceh 2026, Garda Damai Aceh Serukan Perdamaian sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

15/08/2026
Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

15/08/2026

Terpopuler

Tentara Korut Tak Punya Kaus Kaki, Pemerintah Minta Warga Nyumbang

Tentara Korut Tak Punya Kaus Kaki, Pemerintah Minta Warga Nyumbang

22/03/2024

KPA Sagoe Malaka Wilyah 013/Blangpidie Ikut Sukseskan Zikir dan Doa Bersama Hari Perdamaian Aceh

Warga Aceh Diajak Kibarkan Bendera Alam Peudeung pada 15 Agustus 2026, Kenapa?

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

Turnamen Catur Kasyful Wara Cup I Bergulir, Bentuk Pondasi Atlet Amatir menjadi Profesional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com