Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Tanpa Libatkan Deputi Komersil, Tiga Elite BPKS Kembali “Cari Investor” ke India

redaksi by redaksi
14/02/2020
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Tiga orang elite Badan Pengusahaan Kawasan Pelabuhan dan Perdagangan Bebas Sabang (BPKS) dikabarkan kembali melakukan perjalanan dinas ke luar negeri untuk alasan “mencari investor.” Kali ini negara tujuan mereka adalah India.

Kunjungan ini bertujuan untuk mendorong implementasi visi bersama antara Negara Republik Indonesia dan India terkait kerja sama maritim dalam rangka indo-fasifik yang telah disepakati oleh kedua negara saat Presiden RI Joko Widodo dengan perdana menteri India pada tanggal 29-30 Mei 2018 di Jakarta.

Akademisi Universitas Abulyatama (Unaya) Aceh Besar, Usman Lamreung mengaku sudah mendalami skandal jalan-jalan ke luar negeri oknum pejabat BPKS.

“Kunjungan kali ini direncanakan untuk tiga orang elite BPKS dan dilakukan pada tanggal 16 – 20 Februari 2020. Mereka menggunakan uang rakyat yang ada dalam DIPA BPKS,” kata Usman, kepada media Jumat, 15 Februari 2020.

“Dalam Surat Tugas yang kami peroleh dari aktivis di BPKS, yang akan melaksanakan kunjungan ke India adalah Plt. Wakil Kepala, Saudara Islamuddin, Direktur Pegembangan Usaha dan Investasi Saudara Teuku Ardiansyah, dan Kepala Unit Managemen Pelabuhan Saudara Zurkarnain,” kata tokoh Aceh Besar ini.

Dalam ST itu, lanjut dia, tidak tercantum nama Deputi Komersil, walau sebenarnya kegiatan mencari investor berada di bawah yang bersangkutan.

“Lebih dari itu, ST dimaksud diduga kuat tidak diparaf sebagai simbol koordinasi dengan Deputi Komersil,” kata mantan pekerja BRR Aceh – Nias itu.

“Menurut kami, kunjungan ini hampir sama dengan kunjungan yang pernah dilaksanakan dua kelompok besar elite BPKS akhir tahun 2019 dengan tim yang sama ke Labuhan Malaysia dan Singapura. Saat itu tetap tidak melibatkan Deputi Komersil, pada hal ini juga bagian tugas dan fungsinya,” ujarnya.

“Menurut kami ini sangat ganjil. Patut diduga ada masalah di internal, mungkin ada semacam geng yang ingin menguasai BPKS seperti harta pribadi dan kelompok” ujar Usman Lamreung.

Dirinya berharap kunjungan ke luar negeri oleh elite BPKS berhasil menghadirkan investor ke Sabang dan Pulo Aceh, jangan hanya terkesan jalan-jalan dengan fasilitas ditanggung negara plus uang saku yang tinggi.

“Di saat rakyat Aceh menunggu realisasi dan implementasi hasil kunjungan ke Labuan dan Singapura akhir tahun lalu dan belum diwujudkan, eh malah tim yang sama pergi “tamasya” lagi ke India. Mereka bagai tak punya perasaan malu lagi. Dewan Pengawas juga terkesan tak berdaya, lemah, mati suri,” kata Usman.

Selaku warga Aceh Besar, Usman mengaku masih menunggu Pulo Aceh difokuskan sehingga maju seperti Labuan.

“Apalagi rombongan ke Labuan akhir tahun lalu dipimpin oleh Plt Wakil Kepala BPKS yang juga merangkap sebagai Dewan Pengawas BPMA. Yang bersangkutan pasti mampu, dan kami warga Aceh Besar menantinya. Buktinya sambil kerja di BPKS saja yang bersangkutan masih sempat mengawasi lembaga migas yang besar, apalagi hanya membangun Pulo Aceh yang kecil itu,” pungkas Usman yang mengaku akan melapor pada Wali Nanggroe agar ikut membenahi BPKS. []

Tags: BPKS Sabang
Previous Post

Cat Lovers Banda Aceh Gerilya ke PAUD Annida Lampeuneurut

Next Post

Valentine, Salah Satu Hari Boros Sedunia

Next Post
Valentine, Salah Satu Hari Boros Sedunia

Valentine, Salah Satu Hari Boros Sedunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Siswa Aceh Tamiang Terpilih Menjadi Paskibraka Nasional 2026

Siswa Aceh Tamiang Terpilih Menjadi Paskibraka Nasional 2026

23/06/2026
DPRA Tetapkan Tiga Rancangan Qanun Usul Inisiatif 2026

DPRA Tetapkan Tiga Rancangan Qanun Usul Inisiatif 2026

23/06/2026
Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Ditargetkan Siap Saat Tahun Ajaran Baru

Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Ditargetkan Siap Saat Tahun Ajaran Baru

23/06/2026
Krak, Dua Terdakwa Kasus Korupsi Wastafel COVID-19 di Aceh Divonis Bebas

Krak, Dua Terdakwa Kasus Korupsi Wastafel COVID-19 di Aceh Divonis Bebas

23/06/2026
Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

23/06/2026

Terpopuler

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

19/06/2026

Gelar Raker Tahunan, Al Zahrah Komit Wujudkan Pendidikan Berkualitas

5.535 KK Terdampak Bencana di Pidie Jaya Mulai Terima Bantuan Jadup dan Stimulan Ekonomi

Rafly: Rakyat Memilih Mualem, Bukan Lingkaran Kekuasaan

Nasir Djamil Desak Pelaku Pemotongan Tangan Warga Aceh Besar Diproses Hukum

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com