Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Sejarah

Makam Mentri Kesultanan Aceh Rusak Parah Pemerintah Aceh Tutup Mata

Admin by Admin
04/09/2019
in Sejarah
0
Makam Mentri Kesultanan Aceh Rusak Parah Pemerintah Aceh Tutup Mata

BANDA ACEH – Komplek Makam Al-Wazir (Mentri) Penghulu Fawas Maharaja Setia, makam mentri masa pemerintahan Kesultanan Aceh rusak parah dan tidak terurus, makam para petinggi-petinggi kerajaan Aceh ini rusak berat akibat kurangnya perhatian dari Pemerintah Aceh.

Situs sejarah ini ditemukan pada tahun 2011 dan mulai ditata ulang kembali pada tahun 2015.

Terlihat sejumlah mahasiswa berasal dari Pahang Malaysia sedang membersihkan makam peninggalan sejarah Aceh.

Mereka khusus datang dan berkunjung ke Aceh untuk meneliti peninggalan sejarah Aceh yang terkenal mendunia.

Mahasiswa kedokteran Universitas Islam Antar Bangsa Kuwantan Malaysia dibantu oleh Mapesa, masyarakat peduli sejarah Aceh meneliti dan menata ulang makam-makam yang sudah tidak beraturan lagi.

Penataan kembali batu nisan tersebut di Gampong Ule Tuy Kecamatan Darul Kamal Kabupaten Aceh Besar. kegiatan ini  dipimpin langsung oleh relawan dari Mapesa, Mizuardi al Asyi dan beberapa relawan lainnya.

Banyak informasi dari nisan-nisan peninggalan sejarah kejayaan kesultanan Aceh masa lampau, ada yang masih lengkap, masih bisa terbaca dan ada juga yang sudah rusak parah.

Salah seorang dosen kedokteran dari Universitas Islam Internasional Antar Bangsa Pahang Malaysia mengatakan sangat takjub pada kerajaan Aceh masa lampau.

Aceh pada saat itu sudah mencapai puncak peradaban, banyak ilmuan terkemuka ada di Aceh. Seni pahatannya yang sudah moderen, bahkan ia mengatakan bahwa dalam kitab-kitab karangan ulama Aceh tentang obat-obatan juga sudah sangat moderen.

Mereka sangat menarik untuk dipelajari untuk perkembangan teknologi dibidang kesehatan masa lampau, biasanya mahasiswa dari negeri Pahang ini melakukan kegiatan sosial dengan cara membantu rehab rumah anak yatim, fakir miskin.

Kini mereka ingin melakukan kegiatan amal yang berbeda melalui penataan ulang makam-makam pesohor di Aceh.

Koordinator lapangan Mapesa, Mizuar Mahdi al Asyi sangat menyayangkan banyak nisan-nisan orang hebat pada masa lampau luput daripada perhatian pemerintah.

Padahal banyak pesan tentang kejayaan kesultanan Aceh, tentang ilmu kedokteran banyak tertulis di batu nisan tersebut, informasi tentang kejayaan kerajaan Aceh juga tercatat rapi di batu nisan tetsebut.

Ia berharap pemerintah agar memberikan perhatian khusus terhadap peninggalan kesultanan aceh tempo dulu dengan cara memugar makam tersebut lebih baik, agar hewan tidak bebas masuk dan merusak makam-makam para petinggi kerajaan dan makam-makam para ulama. (AS)

 

Previous Post

9 Manfaat Daun Tin Yang Wajib Anda Ketahui

Next Post

Gerindra – PA Tidak Berkoalisi di Agara

Next Post
Gerindra – PA Tidak Berkoalisi di Agara

Gerindra - PA Tidak Berkoalisi di Agara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

DPRK Banda Aceh Tampung Aspirasi Penyandang Disabilitas

DPRK Banda Aceh Tampung Aspirasi Penyandang Disabilitas

25/05/2026
Tidak Didukung Pemerintah Aceh, Seniman Gadai Kendaraan dan Emas Demi Tampil di Luar

Tidak Didukung Pemerintah Aceh, Seniman Gadai Kendaraan dan Emas Demi Tampil di Luar

25/05/2026
Satgas Saber Abdya Cek Keamanan dan Mutu Pangan Jelang Idul Adha

Satgas Saber Abdya Cek Keamanan dan Mutu Pangan Jelang Idul Adha

25/05/2026
Pemko Banda Aceh kembali Gelar Pasar Murah Daging Meugang Rp150 Perkilogram

Pemko Banda Aceh kembali Gelar Pasar Murah Daging Meugang Rp150 Perkilogram

25/05/2026
Jelang Idul Adha, Pemkab Pidie Jaya Gelontorkan Pangan Murah Tekan Lonjakan Harga

Jelang Idul Adha, Pemkab Pidie Jaya Gelontorkan Pangan Murah Tekan Lonjakan Harga

25/05/2026

Terpopuler

Sabtu Malam, Listrik Kembali Padam di Pesisir Aceh Besar

Tuanku Muhammad Minta Sistem Kelistrikan Aceh Merdeka dari Sumbagut

24/05/2026

Pemutaran Film “Pesta Babi” di Temas River Park Berlangsung Khidmat, Bahas Krisis Lingkungan dan Papua

Panjat Tebing Perdana Ikut O2SN, Sekolah Kirim Atlet Muda ke Pertandingan

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

Jelang Libur Iduladha, Pesantren Al Zahrah Lakukan Terobosan Baru Ini!

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com