Aceh Selatan- Keluhan petani Sawang Ba’u Kecamatan Sawang terkait nihilnya Alsintan untuk pendukung kegiatan olah tanah dan kehadiran PPL bersama petani, ditanggapi Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Selatan.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Selatan, H. Nyaklah SP. MM saat dikonfirmasi menyebutkan pihaknya sangat berterima kasih atas masukan dan saran yang disampaikan petani setempat. Namun demikian, Nyaklah menjelaskan berdasarkan data yang ada di Distan Aceh Selatan, ada 6 unit handtraktor yang diperuntukan kepada petani di Kecamatan Sawang.
” Enam handtraktor tersebut dari Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Distan dan dikelola oleh petani setempat,” ucap Nyaklah saat dikonfirmasi LarasNews.com, Rabu (24/4/2024) malam.
Menurutnya ke 6 traktor tersebut dikelola oleh kelompok tani dan membayarkan PAD ke kabupaten, namun untuk bantuan traktor secara pribadi hingga saat ini secara aturan tidak diperbolehkan.
” Alsintan harus melalui kelompok tani tapi dalam beberapa tahun terakhir Distan Aceh Selatan tidak ada pengadaan handtraktor kecuali melalui pokir anggota DPRK, DPRA dan DPR RI dengan sasaran penerima kelompok tani yang mengajukan proposal lengkap dengan akte notaris, ini pun tidak setiap tahun dianggarkan, ” jelasnya.
Untuk itu lanjut Nyaklah, agar handtraktor yang telah disalurkan dapat berfungsi dalam membantu petani, perlu adanya dukungan dari masyarakat atau petani setempat, sehingga unit-unit handtraktor tersebut dapat mempermudah proses olah tanah.
” Ada biaya yang harus dibayarkan oleh petani untuk ongkos operator handtraktor tersebut, kadang-kadang ini yang masih menjadi kendala, ” sebutnya.
Sementara itu dikomfirmasi terpisah melalui sambungan telepon selulernya, Koordinator BPP Kecamatan Sawang, Safrizal Ismail menyebutkan sejauh ini pihaknya belum pernah mendapatkan adanya keluhan dari masyarakat terkait alsintan dan kehadiran penyuluh lapangan kepada petani.
” Belum pernah kami terima keluhan tersebut bang, bahkan dari Sawang Ba’u, mungkin ini miskomunikasi saja, ” sebutnya.
Namun demikian pihaknya juga menyambut baik keluhan petani tersebut dan akan menindaklanjutinya, sehingga tidak ada lagi petani di Kecamatan Sawang yang merasa tidak terlayani dengan baik.
” BPP Sawang terus berupaya untuk hadir di tengah-tengah petani bahkan memberikan kontribusi langsung, baik edukasi, sosialisasi bahkan mencari solusi untuk setiap persoalan petani di Sawang,” pungkasnya.











