Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

UIN Ar-Raniry Gelar Diklatpim Pelopor Moderasi bagi Mahasiswa

Atjeh Watch by Atjeh Watch
14/05/2024
in Kampus
0
UIN Ar-Raniry Gelar Diklatpim Pelopor Moderasi bagi Mahasiswa

Banda Aceh – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melalui Pusat Kerohanian dan Moderasi Beragama (PKMB) menggelar Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa (Diklatpim) Gelombang 4 dan 5 pada Tahun 2024.

Acara ini berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 14 hingga 17 Mei 2024, diadakan di aula Teater Museum UIN Ar-Raniry serta Ruang Rapat Biro Rektorat kampus tersebut.

Pelatihan yang diperuntukkan untuk mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg.

Dalam sambutannya, Prof Dr Mujiburrahman menyatakan bahwa kemampuan kepemimpinan merupakan hal yang sangat penting. Tongkat estafet kepemimpinan saat ini berada di tangan generasi muda, termasuk mahasiswa, yang memiliki peran besar dalam kemajuan dan keberlanjutan negara.

Menurut Prof Mujiburrahman, ada minimal dua syarat yang harus dipenuhi agar seseorang dianggap sebagai pemimpin secara profesional. Pertama, dia harus memiliki keterampilan (skill) dan seni. Keterampilan ini mencakup berbagai ilmu yang berkaitan dengan kepemimpinan yang relevan dengan kondisi saat ini.

“Saat mengikuti Diklatpim ini, Anda akan mendapatkan berbagai keterampilan dari beberapa pembicara ahli yang akan memperkaya pengetahuan Anda tentang teori-teori kepemimpinan dan memberikan wawasan dari pengalaman mereka,” kata Rektor.

Keterampilan tersebut sangat penting karena pemimpin perlu memahami teori-teori kepemimpinan yang terus berkembang, seperti teori transformasi kepemimpinan. Pelatihan seperti Diklatpim ini sangat penting bagi mereka yang terpilih. Dengan mengikuti proses pelatihan ini, mereka dapat memperoleh keterampilan dan wawasan yang diperlukan untuk menjadi pemimpin yang efektif dan berpengaruh.

“Ikutilah dengan seksama, sehingga suatu saat nanti, meskipun tidak sekarang, Anda akan merasakan manfaatnya. Ketika Anda diberi amanah sebagai seorang pemimpin, misalnya, bekal pelatihan yang Anda ikuti hari ini akan menjadi modal berharga bagi Anda dalam memimpin sebuah lembaga,” ungkap Rektor Mujib.

Kedua, seni dalam kepemimpinan tidak bisa dipelajari secara umum. Seni ini merupakan hasil dari performa masing-masing individu, yang memahami potensi dasarnya, kemudian mengolahnya dan mengimplementasikannya secara berbeda-beda.

Banyak orang telah dibekali dengan berbagai teori kepemimpinan, namun mereka gagal menjadi pemimpin karena kurangnya penguasaan atas seni kepemimpinan. Seorang pemimpin harus memiliki keberanian yang cukup, karena jika seorang pemimpin pengecut, mereka tidak akan berani mengambil risiko atau menghadapi tantangan dengan cara yang berbeda dari yang lain.

“Seorang pemimpin itu tidak boleh pengecut kalau seorang pemimpin itu pengecut dia tidak berani mengambil resiko, tidak berani katakanlah berbeda dengan yang lain dan sebagainya. Berhentilah menjadi pemimpin karena syarat menjadi pemimpin itu juga harus berani,” ungkap Rektor di hadapan mahasiswa yang terpilih mengikuti Diklatpim tahun 2024, Selasa (14/5/2024).

Menurut Rektor, sebuah skill dapat dipelajari dari A hingga Z, namun seni kepemimpinan memerlukan pemahaman yang mendalam tentang kekuatan individu dan kemampuan untuk mengelola diri sendiri.

Sebelumnya, Kepala PKMB UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Saifuddin A Rasyid, menyampaikan bahwa Diklatpim ini sangat penting untuk memberi kesempatan kepada para mahasiswa untuk berinteraksi dengan para tokoh pemimpin dalam bidang-bidang yang masing-masing tokoh geluti.

Kesempatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para peserta untuk menyerap semangat, motivasi, dan pengalaman memimpin dari para inspirator dan narasumber yang hadir.

Saifuddin berharap UIN Ar-Raniry dapat terus bekerja dengan berbagai pihak, baik perguruan tinggi lain, lembaga pendidikan dayah, ormas, dan dunia usaha baik di Aceh maupun wilayah lainnya untuk ikut serta membangun spirit penguatan moderasi beragama kedepan. Karena hal ini disampaikannya sangat penting untuk menguatkan sikap dan perilaku keharmonisan dan saling menghargai perberbedaan dan keberagaman dalam masyarakat.

Ketua pelaksana kegiatan, Rahmad Syah Putra, menyatakan bahwa Diklatpim ini diikuti oleh 50 orang perwakilan mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Bina Bangsa Getsempena yang telah lolos seleksi untuk mengikuti Diklatpim mahasiswa pelopor moderasi beragama UIN Ar-Raniry Banda Aceh tahun 2024.

Lebih lanjut, Rahmad Syah menambahkan bahwa Diklatpim ini turut menghadirkan sejumlah narasumber nasional, antara lain Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama RI Periode 2014-2019), Tony Wenas (Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia), Azhari Idris (Kepala SKK Migas Regional Kalimantan Sulawesi), Gde Pradnyana (Advisor Of Medco Energy), Billy Mambrasar (Staf Khusus Presiden RI Bidang Inovasi), M. Arsjad Rasjid P.M (Pengusaha dan Pembisnis Indonesia), Anindya Bakrie (COE Bakrie Group), Akbar Himawan Bukhari (Ketua BP HIPMI Pusat).

Kemudian Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid (Tim Ahli Pokja Nasional Moderasi Beragama & Founder Gusdurian), Tafaul Rijal (GA & Comrel Manager PT. Solusi Bangun Andalas), serta Bustami (Pj. Gubernur Aceh), Mujiburrahman (Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh), Reza Idria (Direktur ICAIOS).

Selanjutnya, Rahmatal Ambiya (Founder Kramkrum Project), Asyraf Muntazhar (Sekretaris Forum Mahasiswa Aceh Dunia “FORMAD”), Fachrurrazi (INDIKA Foundation & Yayasan Jinoe), Muazzinah (Direktur The Aceh Institute), dan Saifuddin A. Rasyid (Kepala Pusat Kerohanian dan Moderasi Beragama (PKMB) UIN Ar-Raniry). [ ]

Previous Post

847 ASN Kemenag Aceh Barat Jalani Tes Urine

Next Post

Guru Honorer SDN 4 Kandang Raih Medali Perunggu Tingkat Nasional, Ini Kata Kadisdikbud Aceh Selatan

Next Post
Guru Honorer SDN 4 Kandang Raih Medali Perunggu Tingkat Nasional, Ini Kata Kadisdikbud Aceh Selatan

Guru Honorer SDN 4 Kandang Raih Medali Perunggu Tingkat Nasional, Ini Kata Kadisdikbud Aceh Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

29/09/2026
Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

29/09/2026
150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

29/09/2026
DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

29/09/2026
Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

29/09/2026

Terpopuler

UIN Ar-Raniry Gelar Diklatpim Pelopor Moderasi bagi Mahasiswa

UIN Ar-Raniry Gelar Diklatpim Pelopor Moderasi bagi Mahasiswa

14/05/2024

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com