BANDA ACEH – Jamaah haji asal Simeulue yang berangkat dari Embarkasi Aceh untuk 2024 cuma berjumlah 16 orang. Jumlah ini merupakan yang terendah untuk Aceh.
Hal ini disampaikan Kakanwil Kemenag Aceh, Azhari, dalam sambutannya pada pelepasan kloter 1 jamaah haji Aceh, Rabu 29 Mei 2024. Pelepasan ini dihadiri langsung oleh Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, serta sejumlah petinggi dan Forkompimda Aceh lainnya.
Dalam laporannya, Azhari mengatakan jumlah terbanyak berasal dari Kota Banda Aceh dengan jumlah 573 jamaah. Sedangkan jumlah jamaah haji terendah dari Kabupaten Simeulue berjumlah 16 jamaah.
“Jumlah jamaah yang berjumlah 4.710 jamaah terdiri dari jamaah laki-laki berjumlah 1.831 (38,9%) dan jamaah perempuan berjumlah 2.879 (61,1%),” kata Azhari.
Jamaah tertua tahun ini, kata Azhari, berusia 96 tahun atas nama Abu Bakar Mureh, Kloter 6, asal Pidie Jaya. Sedangkan jamaah termuda berusia 18 tahun atas nama Muhammad Syauqy, Kloter 7, asal Kota Lhokseumawe.
Kemudian kumlah jamaah yang dilepaskan keberangkatan hari ini adalah Kloter 1 asal jamaah Aceh Besar (342 jamaah) dan Kota Sabang (43 jamaah) ditambah petugas 8 petugas, sehingga jumlah satu kloter 393 jamaah.
“Alhamdulillah, syukur kita kepada Allah SWT, bahwa tahun ini merupakan tahun ke 23 Provinsi Aceh memberangkatkan jamaah haji ke Tanah Suci melalui Embarkasi Aceh, yang sempat jeda dua tahun karena pandemi.”
“Dengan dukungan semua pihak, termasuk dukungan Pemerintah Aceh, setiap tahun Provinsi Aceh berhasil mengirim tamu-tamu Allah ke Tanah Suci untuk menunaikan Rukun Islam kelima dengan baik dan sukses, alhamdulillah,” ujar Azhari lagi.











