Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Pemkab Aceh Selatan Tidak Peka,Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur Meningkat

Admin by Admin
30/05/2024
in Lintas Barat Selatan
0
Pemkab Aceh Selatan Tidak Peka,Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur Meningkat

ACEH SELATAN – Kasus pencabulan anak dibawah umur di Kabupaten Aceh Selatan mengalami peningkatan sejak tahun 2023, ditahun 2024 ini, kasus kekerasan terhadap Anak dibawah umur sudah mencapai 5 anak yang menjadi korban.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Mughi Prasetyo Habrianto melalui Kasat Reskrim AKP Fajriadi saat ditemui media Barsela 24 News. Com membenarkan hal tersebut, Kamis 30 Mei 2024.

Kata dia, “sebanyak 9 kasus pelecehan seksual terjadi ditahun ini, 5 diantaranya merupakan anak-anak dibawah umur dan 4 merupakan orang dewasa,” kata Kasat.

Menurutnya, ada beberapa hal yang menyebabkan indikasi ini terjadi, seperti salahsatunya kurangnya pengawasan dari orang tua, pengaruh gatget dan pergaulan bebas.

“Sebab, selama ini kasus pencabulan anak dibawah umur terjadi bukan tidak saling mengenal, melainkan mereka saling kenal. Hal tersebut merupakan suatu bukti akibat pergaulan bebas,” terang Kasatres.

Nantik kita juga melakukan patroli terhadap remaja-remaja yang masih berkeliaran diatas jam yang telah ditetapkan, “ini bentuk upaya kita dalam mencegah agar tidak terjadinya peningkatan angka pelecehan seksuak terhadap anak dibawah umur untuk kedepannya,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Badan Permberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB (BP3AKB) , Drs Shaumi Radli kepada wartawan mengatakan “pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait pencegahan kasus pencabulan anak dibawah umur, dan melakukan pendampingan saat hal itu terjadi,” jelasnya.

Dia mengaku selama ini tidak fokus dalam mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat, mengingat tidak adanya anggaran dari Pemerintah Darah (Pemda) untuk mensuport kegiatan tersebut.

Pihaknya sudah mengajukan anggaran tersebut, namun, akibat keterbatasan dana pemda tidak menanggapi hal tersebut

Dia berharap, Pj Bupati Aceh Selatan agar segera melantik kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), “supaya bisa mensuport dana untuk kegiatan sosialisasi terkait perlindungan anak dan perempuan,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Komisi II DPRK Aceh Selatan Zamzami, ST, MAP, saat di konfirmasi melalui WhatsApp call mengatakan bahwa meningkatnya kejadian pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur disebabkan tidak terkendalinya penggunaan hp android serta situs-situs pornografi yang beredar luas dan terkendali di media-media sosial.

Selain itu, Kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak, hal ini bisa juga disebabkan kebanyakan orang tua yang tidak paham Informasi dan Teknologi (IT) atau biasa kita sebut gaptek. Serta tidak jelasnya program dan rencana kerja Dinas DP3AKB Aceh Selatan.

Dia, juga sangat menyayangkan pernyataan kepala DP3AKB yang mengatakan bahwa Dinas yang ia pimpin kekurangan anggaran, sehingga terbatasnya kegiatan yang akan mereka laksanakan.

kami dari pihak legislatif akan sangat mendukung setiap program yang diajukan oleh Dinas-Dinas, terlebih program tersebut demi kepentingan masa depan orang banyak.

“Dinas DP3AKB ini seharusnya mempunyai inisiatif untuk melobi dana dari pemerintah pusat, karena Dinas ini bisa langsung melakukan jemput bola ke pemerintah pusat,” tutup Zamzami.( Tini)

Previous Post

Wakil Rektor USK Perkuat Kerjasama Internasional

Next Post

Jemaah Haji Kloter 02 Aceh Terbang ke Jeddah

Next Post
Jemaah Haji Kloter 02 Aceh Terbang ke Jeddah

Jemaah Haji Kloter 02 Aceh Terbang ke Jeddah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketika Kampus dan Bawaslu Bergandengan Tangan: Demokrasi Tidak Cukup Hanya Diawasi, Ia Harus Dididik

Ketika Kampus dan Bawaslu Bergandengan Tangan: Demokrasi Tidak Cukup Hanya Diawasi, Ia Harus Dididik

14/08/2026
Hasil Verifikasi Faktual DPP, 9 DPC Dukung Nurdiansyah Alasta

Hasil Verifikasi Faktual DPP, 9 DPC Dukung Nurdiansyah Alasta

14/08/2026
RI-Kamboja Bentuk Indonesia Desk, Cegah WNI Terlibat Online Scam

RI-Kamboja Bentuk Indonesia Desk, Cegah WNI Terlibat Online Scam

14/08/2026
Menhan AS ‘Dirujak’ Senator soal Kondisi Buruk Kapal USS Lincoln

Menhan AS ‘Dirujak’ Senator soal Kondisi Buruk Kapal USS Lincoln

14/08/2026
Risiko Banjir Bandang Tinggi di Musim Penghujan Masyarakat Didorong Susur dan Periksa Sungai

Risiko Banjir Bandang Tinggi di Musim Penghujan Masyarakat Didorong Susur dan Periksa Sungai

13/08/2026

Terpopuler

Pemkab Aceh Selatan Tidak Peka,Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur Meningkat

Pemkab Aceh Selatan Tidak Peka,Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur Meningkat

30/05/2024

Pidie Jaya Masuk Daftar Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

Jamaluddin Idham Didampingi DKP Serahkan Bantuan Hibah Alat Tangkap untuk Nelayan Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com