Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Jelang PON di Aceh, YARA Datangi KNKT Minta Lakukan Investigasi Ancaman Serangan Burung di Bandara SIM

redaksi by redaksi
05/06/2024
in Nanggroe
0
Jelang PON di Aceh, YARA Datangi KNKT Minta Lakukan Investigasi Ancaman Serangan Burung di Bandara SIM

Jakarta- Sehubungan dengan adanya ancaman burung kuntul di Bandara Sultas Iskandar Muda (SIM) Provinsi Aceh, Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendatangi kantor Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), di Jakarta, Selasa 4 Juni 2024.

YARA mendatangi KNKT untuk menyerahkan Surat permohonan investigasi Potensi Ancaman Bird Strike, karena menilai Pj Gubernur Aceh, Bustami belum melakukan langkah kongkrit terhadap ancaman keselamatan penerbangan di Aceh.

Surat yang ditandatangani oleh Yuni Eko Hariatna, dengan nomor 12/YARA/VI/2024 perihal mohon investigasi potensi ancaman bird strike, juga ditembuskan kepada Forbes DPR/DPD RI Aceh, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perhubungan, Ketua Ombudsman, PYM Wali Nanggroe, dan DPRA.

“Bahwa kami telah menyampaikan kepada Pemerintah Aceh tentang potensi resiko burung kuntul yang secara berkelompok mencari makan disekitar TPA Sampah tersebut dan mengevaluasi keberadaan TPA Sampah tersebut sebagai tindakan mitigasi terhadap potensi gangguan lalu lintas penerbangan di sekitar Bandara SIM. Namun, sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi terhadap langkah serius Pj Gubernur Aceh terhadap hal tersebut,” tulis YARA dalam surat tersebut.

Selanjutnya, YARA menambahkan bahwa Pekan Olah Raga Nasional (PON) akan dilaksanakan di Aceh pada September 2024 mendatang, yang akan diikuti oleh kontingen PON di seluruh Indonesia, dan ini akan meningkatkan aktivitas Bandara SIM dalam menyambut kedatangan kontingen nantinya.

Oleh karena itu, sangat penting memastikan agar aktivitas Bandara SIM benar benar aman dari berbagai potensi resiko penerbangan terutama ancaman bird strike yang dapat membahayakan penerbangan.

“Kami meminta KNKT turun tangan karena Pj Gubernur Aceh, Bustami belum melakukan langkah serius menyelesaikan potensi ancaman keselamatan penerbangan yang membahayakan jiwa penerbangan,” ungkap Kepala Perwakilan YARA Banda Aceh, Haji Embong, usai menyerahkan surat tersebut ke KNKT di Jakarta.

Sebelumnya, diberitakan bahwa menurut Executive General Manager AP II Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Darmadi, beberapa waktu yang lalu, dia mengakui kesulitan mencegah risiko serangan burung kuntul terhadap penerbangan. Pasalnya, lokasi tempat pembuangan akhir berdekatan dengan bandara setempat.

Ini dikarenakan lokasi bandara yang berdekatan dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah milik Pemerintah Aceh yang membuat burung kuntul dalam kawanan besar mencari makan di sekitar lokasi pembuangan sampah, dan burung kuntul dikenal dengan kebiasaan mencari makan secera berkelompok besar.

Adapun area landasan yang datar dan bersih berpotensi menjadi jalur terbang burung kuntul yang dapat membahayakan lalu lintas penerbangan di Bandar SIM.

Previous Post

Pegawai Lapas Perempuan Sigli Diberi Pembinaan Fisik

Next Post

Wisatawan dari Malaysia dan AS Dominasi Kunjungan ke Aceh pada April

Next Post
Wisatawan dari Malaysia dan AS Dominasi Kunjungan ke Aceh pada April

Wisatawan dari Malaysia dan AS Dominasi Kunjungan ke Aceh pada April

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Gempa M 7,8 Guncang Filipina Berpotensi Tsunami

Lagi, Gempa Magnitudo 4.0 Guncang Sinabang

15/06/2026
Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Pidie

Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Pidie

15/06/2026
Karhutla di Aceh Barat Meluas Jadi 34,1 Hektare

Karhutla di Aceh Barat Meluas Jadi 34,1 Hektare

15/06/2026
Ketua MWA USK Dorong Perluasan Program Pengabdian Masyarakat FK USK ke Seluruh Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

Ketua MWA USK Dorong Perluasan Program Pengabdian Masyarakat FK USK ke Seluruh Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

15/06/2026
Tiga Desa di Aceh Barat Mulai Terendam Banjir Luapan

BPBD Siagakan Personel Hadapi Banjir Luapan di Aceh Barat

15/06/2026

Terpopuler

Jelang PON di Aceh, YARA Datangi KNKT Minta Lakukan Investigasi Ancaman Serangan Burung di Bandara SIM

Jelang PON di Aceh, YARA Datangi KNKT Minta Lakukan Investigasi Ancaman Serangan Burung di Bandara SIM

05/06/2024

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Rp800 Juta untuk HUT Pidie Jaya: Sederhana Bagi Pemkab, Bagaimana Menurut Rakyat?

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com