Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Harga Ikan Naik Akibat Cuaca Buruk di Aceh

redaksi by redaksi
30/06/2024
in Ekonomi
0
KKP Upayakan Solusi Jangka Pendek Tangani Ikan Berlimpah di Aceh

Irjen KKP Tornanda Syaifullah (pakek peci) saat meninjau pelabuhan perikanan atau PPS Kutaraja, Lampulo Banda Aceh, Jumat (10/8/2024) (ANTARA/Rahmat Fajri)

SIGLI – Cuaca buruk seperti angin kencang dan gelombang tinggi masih melanda di kawasan perairan laut Selat Malaka, Provinsi Aceh. Itu sebabnya sebagian nelayan tradisional pengguna kapal kayu atau perahu mesin masih tunda melaut.

Akibatnya harga ikan laut segar di kawasan pesisir Selat Malaka, juga semakin tinggi. Lokasi yang terjadi kenaikan harga ikan laut segar itu antara lain yaitu, Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

Amatan Media Indonesia, Sabtu (29/6) di pasar ikan Kota Sigli, Ibukota Kabupaten Pidie misalnya, harga ikan tongkol dari dua pekan lalu Rp25.000 per kg, sekarang naik menjadi Rp35.000 per kg. Lalu ikan dencis, dari sebelumnya Rp20.000 per kg, kini naik menjadi Rp35.000 per kg.

Berikutnya harga ikan gembung, dari Rp25.000 per kg, sekarang melambung menjadi Rp40.000 per kg. Kemudian harga udang ukuran sedang dari sebelumnya Rp60.000 per kg, naik menjadi Rp 80.000 per kg. Sedangkan harga udang windu ukuran besar dari Rp120.000 per kg, kini naik menjadi Rp130.000 per kg.

“Semua jenis ikan sedang melonjak harga. Ini karena produksi ikan nelayan perairan Selat Malaka lepas pantai Aceh berkurang. Banyak nelayan takut diterjang gelombang badai,” tutur Abdul Muthalib, pedagang ikan segar di Pasar Pante Teungoh Kota Sigli, Sabtu (29/9)

Dikatakannya, mahalnya harga ikan laut segar berkaitan langsung dengan kondisi cuaca buruk di Selat Malaka. Pasalnya para nelayan kecil yang biasanya turun ke laut setelah subuh dan mendarat menjelang siang, ternyata kini harus mengurungkan niatnya.

Mereka takut beraktivitas karena ketinggian gelombang berkisar 1 hingga 2 meter. Ditambah lagi angin kencang yang sering terjadi tiba-tiba sehingga sulit mencari tempat yang aman di laut lepas.

Para nelayan tradisional di pesisir Selatan Malaka, mengharapkan kondisi cuaca tidak bersahabat segera akan berakhir. Karena terhentinya aktivitas ratusan nelayan tradisional itu sangat mempengaruhi terhadap harga ikan segar.

Lebih-lebih lagi untuk kehidupan ekonomi nelayan kecil itu cukup terasa. Karena walaupun pendapatan dari aktivitas mencari ikan laut terkendala cuaca, tapi pengeluaran untuk kebutuhan nafkah keluarga termasuk biaya sekolah anak-anak tidak dapat dihindari.

“Bukan saja warga daratan membeli ikan laut segar dengan harga tinggi, juga pendapatan nelayan kecil juga terhenti karena sulit turun berlayar,” tambah Mukhtar, nelayan di Desa Pusing, Kematian Kembang Tanjung, Kabupaten Pidie.

Sumber: mediaindonesia.com

Previous Post

Abu Mudi Peusijuek Ketua Umum PBNU Gus Yahya

Next Post

Polisi Tangkap Operator Penipuan Online yang Diotaki WN China

Next Post
Polisi Tangkap Operator Penipuan Online yang Diotaki WN China

Polisi Tangkap Operator Penipuan Online yang Diotaki WN China

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dinas Pendidikan Aceh Barat Pertimbangkan Libur Sekolah Dampak Karhutla

Dinas Pendidikan Aceh Barat Pertimbangkan Libur Sekolah Dampak Karhutla

06/09/2026
Aceh Besar Dipecah? Wacana Kabupaten Seuramoe Aceh Muncul di Reses H. T. Ibrahim

Aceh Besar Dipecah? Wacana Kabupaten Seuramoe Aceh Muncul di Reses H. T. Ibrahim

06/09/2026
November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026
Nyan, Al-Farlaky Raih SMSI Aceh Award 2026

Nyan, Al-Farlaky Raih SMSI Aceh Award 2026

06/09/2026
PORSENI Al Zahrah 2026 Resmi Ditutup, Tekankan Nilai Sportivitas dan Persaudaraan

PORSENI Al Zahrah 2026 Resmi Ditutup, Tekankan Nilai Sportivitas dan Persaudaraan

06/09/2026

Terpopuler

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

05/09/2026

USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Harga Ikan Naik Akibat Cuaca Buruk di Aceh

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com