Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

BPBD: Kekeringan Berpotensi Jadi Bencana Daerah

redaksi by redaksi
04/07/2024
in Nanggroe
0
BPBD: Kekeringan Berpotensi Jadi Bencana Daerah

Kepala BPBD Aceh Besar meninjau langsung distribusi air bersih di Gampong Lamcok Kecamatan Lhoknga ((ANTARA/M Ifdhal))

Banda Aceh – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar menyatakan kekeringan yang melanda kabupaten itu sejak Mei 2024 berpotensi untuk ditetapkan sebagai status bencana daerah.

“Kita akan memberikan beragam masukan dan pertimbangan kepada pimpinan terhadap penetapan kekeringan sebagai bencana daerah,” kata Kepala BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil di Lhoknga, Kamis.

Menurut dia dengan kondisi kekeringan yang melanda di gampong dalam Kecamatan Lhoknga khususnya dan sejumlah daerah lainnya sudah sangat memungkinkan untuk penetapan status daerah darurat kekeringan atau siaga kekeringan.

“Penetapan status daerah bencana kekeringan ini juga akan membuat penanganan lebih luas karena sudah bisa terlibat semua pihak lainnya untuk membantu warga yang mengalami kekurangan air bersih,” katanya.

Menurut dia untuk penetapan status daerah darurat bencana tersebut, pihaknya saat ini sedang melakukan pembahasan dengan berbagai pihak dan nantinya akan disampaikan hasil tersebut ke kepala daerah yakni Pj Bupati Aceh Besar.

Ia menambahkan untuk saat ini semua pihak yakni BPBD, PDAM dan sejumlah pihak terus mendistribusikan ke daerah-daerah terdampak kekeringan dalam Kecamatan Lhoknga khususnya.

Ia menyebutkan PDAM dan juga BPBD Aceh Besar mendistribusikan air bersih setiap harinya sebanyak 17 ribu liter lebih per hari ke daerah-daerah terdampak kekeringan.

Pihaknya juga terus membangun kolaborasi dengan semua pihak dalam ikut serta untuk membantu ketersediaan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Kecamatan Lhoknga.

“Pemerintah Daerah terus berupaya menangani dampak kekeringan dengan melakukan berbagai langkah untuk mengatasi kekurangan air bersih ini baik untuk jangka panjang dan untuk selanjutnya,” katanya.

Sumber: antara

Previous Post

Panwaslih Turunkan 178 Pengawas untuk Perhitungan Ulang Suara di Aceh

Next Post

39 Orang Keracunan Gas Kimia Bocor di Bandara Kuala Lumpur Malaysia

Next Post
39 Orang Keracunan Gas Kimia Bocor di Bandara Kuala Lumpur Malaysia

39 Orang Keracunan Gas Kimia Bocor di Bandara Kuala Lumpur Malaysia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Empat PKS di Aceh Barat Masih Beli Sawit Petani di Bawah Harga Pemerintah

Ohku, Empat PKS di Aceh Barat Masih Beli Sawit Petani di Bawah Harga Pemerintah

12/07/2026
Kemenag Aceh Perkuat Pesantren dan Madrasah Ramah Anak

Kemenag Aceh Perkuat Pesantren dan Madrasah Ramah Anak

12/07/2026
Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026
40 Peternak Itik di Aceh Barat Raih Manfaat Program Pemberdayaan Berbasis Teknologi dari UTU-UNCM

40 Peternak Itik di Aceh Barat Raih Manfaat Program Pemberdayaan Berbasis Teknologi dari UTU-UNCM

12/07/2026
Kemenkum Aceh Harmonisasi Empat Regulasi Pemkot Banda Aceh

Kemenkum Aceh Harmonisasi Empat Regulasi Pemkot Banda Aceh

12/07/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

Ohku, ASN Pidie Jaya Wajib Gunakan Akun Pribadi untuk Publikasi Pemerintah

‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’ Harinya Anak Yatim Mengenang Sosok Ayah

Bendungan Rukoh Resmi Beroperasi, Mampukah Menjawab Harapan Petani Pidie?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com