Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

1.107 Tukik Tuntong Laut Dilepasliarkan di Aceh Tamiang

redaksi by redaksi
11/08/2024
in Lintas Timur
0
1.107 Tukik Tuntong Laut Dilepasliarkan di Aceh Tamiang

Sebanyak 1.107 ekor tukik tuntong laut (Batagur borneoensis) dilepasliarkan ke habitatnya di Pantai Ujung Tamiang, Desa Kuala Pusong Kapal, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (10/8/2024). (ANTARA/Dede Harison)

Tamiang – Yayasan Satucita Lestari Indonesia (YSLI) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melepasliarkan 1.107 tukik tuntong laut (Batagur borneoensis) ke laut Selat Malaka di Pantai Ujung Tamiang, Desa Kuala Pusong Kapal, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, dalam rangka peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2024.

Ketua YSLI Yusriono di Aceh Tamiang, Sabtu, mengatakan ribuan tukik tersebut hasil penetasan di penangkaran khusus habitat yaitu muara sungai. Jumlah penetasan ini yang terbesar selama satu dekade sejak lembaga YSLI fokus melakukan pelestarian tukik.

“Umur tukik antara tiga hingga enam bulan. Ini merupakan yang terbanyak sejak 2012-2024, jumlah yang sudah kami lepasliarkan total mencapai 5.388 ekor,” kata Yusriono.

Ia menjelaskan, terhitung dari Oktober 2023 hingga April 2024, YSLI berhasil mengumpulkan telur tuntong laut sebanyak 1.939 butir dari 114 sarang yang ditemukan di kawasan pantai.

“Semua telur di periode ini adalah hasil serahan warga, dan berhasil menetas sebanyak 1.107 anak-an,” ujarnya.

Yusriono mengatakan pihaknya tidak memiliki anggaran khusus untuk pelepasliaran tukik tuntong tahun ini. Kendati demikian, sejak patroli pengamanan telur hingga penetasan, tetap rutin dijalankan dengan melibatkan masyarakat setempat yang berlatar belakang para nelayan tradisional.

“Jika sebelumnya kita disupport oleh dana CSR Pertamina Rantau, tahun ini sudah tidak ada kerja sama lagi. Tapi secara umum kegiatan patroli dari yayasan tetap ada, namun lebih menitik beratkan pada pola pemberdayaan warga yang mata pencariannya sebagai nelayan bubu kepiting,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata mengapresiasi upaya YSLI yang telah memotivasi anggota serta kelompok masyarakat untuk melakukan peningkatan jumlah individu tuntong laut, yang merupakan satwa dilindungi dengan status hampir punah.

“Tuntong laut merupakan hewan endemik muara sungai Aceh Tamiang dengan status terancam punah dan masuk daftar satwa yang dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 77 tahun 1999, sehingga perlu dilestarikan melalui kegiatan konservasi,” ujarnya.

Diketahui wilayah Ujung Tamiang Pusong Kapal telah diusulkan menjadi kawasan konservasi BKSDA Aceh dengan mengusung kegiatan pelestarian satwa endemik dan ekowisata mangrove.

“Kita bersyukur dengan adanya dedikasi dan upaya dari Yayasan SLI beserta kelompoknya selama ini, jumlah penyebaran tuntong laut di seputaran perairan mangrove Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang ini meningkat pesat,” ujarnya.

Dalam acara itu, turut hadir Asisten Bidang Pemerintahan Setdakab Aceh Tamiang Muslizar, Danpos TNI Angkatan Laut (AL) Seruway, Letda Laut (PM) Ferry Jhon LS, Perwakilan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kepala Resot BKSDA Aceh Tamiang-Langsa, Forkompimcam Seruway, Datok Penghulu (Kepala Desa) Kuala Pusong Kapal dan tokoh masyarakat pesisir.

Sumber: antara

Previous Post

Terkait Keluhan di Venue Layar, Begini Penjelasan PB PON Aceh

Next Post

MAN 3 Banda Aceh Juara I Turnamen Futsal AMANAH CUP 2024

Next Post
MAN 3 Banda Aceh Juara I Turnamen Futsal AMANAH CUP 2024

MAN 3 Banda Aceh Juara I Turnamen Futsal AMANAH CUP 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

29/09/2026
Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

29/09/2026
150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

29/09/2026
DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

29/09/2026
Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

29/09/2026

Terpopuler

1.107 Tukik Tuntong Laut Dilepasliarkan di Aceh Tamiang

1.107 Tukik Tuntong Laut Dilepasliarkan di Aceh Tamiang

11/08/2024

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com