Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Imuem Tentra KPA Ikut BicaraTerkait Dugaan Penganiayaan Terhadap Personel Damkar Oleh Pj Bupati

redaksi by redaksi
31/08/2024
in Lintas Barat Selatan
0
Imuem Tentra KPA Ikut BicaraTerkait Dugaan Penganiayaan Terhadap Personel Damkar Oleh Pj Bupati

BLANGPIDIE – Imum Tentra Komite Peralihan Aceh (KPA) 013 Blangpidie, Tgk. Mustiari alias Mus Suedong, turut bicara atas kelakuan Penjabat Bupati Aceh Barat Daya, Sunawardi yang diduga telah melakukan kekerasan terhadap Yusri (58), yang merupakan seorang tenaga kontrak sebagai petugas pemadam kebakaran senior di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya.

Mus Suedong yang juga merupakan Anggota DPRK Abdya terpilih dari Partai Aceh Dapil 3, menilai tindakan yang diduga dilakukan Sunawardi tersebut tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin yang baik.

“Seorang pemimpin seharusnya mengayomi dan menjadi teladan, bukan malah melakukan kekerasan terhadap bawahannya,” tegas Mus Suedong, Jum’at (30/08/2024) malam.

Menurut informasi yang beredar, insiden tersebut terjadi saat Sunawardi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di BPBK pada Kamis (29/08) sekitar pukul 08.30 Wib. Sidak yang awalnya bertujuan untuk menegakkan disiplin pegawai berubah menjadi insiden mengejutkan, ketika Sunawardi diduga memukul meja dan menendang Yusri karena mengenakan sandal dan bukan sepatu.

Mus Suedong mengecam keras insiden ini sebagai bentuk intimidasi dan penyalahgunaan kekuasaan.

“Tindakan seperti ini tidak bisa ditoleren apalagi dari seorang pemimpin daerah. Bagaimana seorang Bupati bisa bertindak tanpa mempertimbangkan dampak psikologis terhadap bawahannya?” ujarnya dengan nada geram.

Mus Suedong mendesak pihak berwenang untuk segera melakukan investigasi mendalam guna mengungkap kebenaran insiden tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga martabat petugas, terutama mereka yang melayani publik seperti pemadam kebakaran.

“Jika terbukti benar, kami berharap ada sanksi tegas sesuai hukum yang berlaku. Kepemimpinan harus berlandaskan penghargaan dan rasa hormat, bukan kekerasan,” tambahnya.

Mus Suedong juga mengungkapkan bahwa dari informasi yang diterimanya, Sunawardi mengaku dirinya merupakan mantan preman Medan. Hal ini membuatnya merasa warga Abdya diremehkan.

“Kalau memang ia mantan preman, saya menantang kita adu taekwondo, atau tinju di arena, jangan berani sama bawahan,” pungkas Mus Suedong.

Di sisi lain, Pj Bupati Abdya, Sunawardi, mengakui tindakannya namun menegaskan bahwa ia hanya menendang sandal Yusri, bukan tubuhnya.

“Benar, saya tendang sandal Yusri, bukan orangnya. Saya kesal karena petugas Damkar tidak memakai sepatu dengan alasan sepatunya koyak,” ujarnya saat ditemui di Kantor Bupati Abdya, Blangpidie, Jum’at (30/08).

Sunawardi menambahkan bahwa kekesalannya dipicu oleh rendahnya tingkat kehadiran petugas, dengan hanya 6 dari 8 petugas piket Damkar yang hadir. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan teguran keras agar pelayanan masyarakat di sektor Damkar lebih optimal.

“Saya ingin Abdya ini maju dan berkembang,” tegas Sunawardi.

Previous Post

Rusia Serang Pemukiman Ukraina, 6 Orang Tewas termasuk Anak-anak

Next Post

Enam Mahasiswa Aceh Demo di DPRA Jadi Tersangka Ujaran Kebencian

Next Post
Enam Mahasiswa Aceh Demo di DPRA Jadi Tersangka Ujaran Kebencian

Enam Mahasiswa Aceh Demo di DPRA Jadi Tersangka Ujaran Kebencian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pelukis Salaudin Serahkan Lukisan ” “Gerakan Langit Biru” di Aceh Pada Rian Syaf

Pelukis Salaudin Serahkan Lukisan ” “Gerakan Langit Biru” di Aceh Pada Rian Syaf

31/07/2026
Mantan Jaksa Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah?

Mantan Jaksa Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah?

31/07/2026
Tim Kajian Wali Nanggroe Rumuskan Rekomendasi Penguatan MoU Helsinki, Fokus Dana Otsus dan Kewenangan Daerah

Tim Kajian Wali Nanggroe Rumuskan Rekomendasi Penguatan MoU Helsinki, Fokus Dana Otsus dan Kewenangan Daerah

31/07/2026
Apel Tahunan Khutbatul ‘Arsy Al Zahrah: Menanamkan Panca Jiwa dan Mempersiapkan Mental Society 5.0

Apel Tahunan Khutbatul ‘Arsy Al Zahrah: Menanamkan Panca Jiwa dan Mempersiapkan Mental Society 5.0

31/07/2026
Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

31/07/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

Putra Pidie Irwansyah Dipromosikan Jadi Koordinator pada JAM Pidum Kejaksaan Agung

4 Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa Mahasiswa Aceh Rp21 Miliar Ditahan

Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com