Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

SMAN 7 Banda Aceh Kembali Raih Medali Emas dan Perunggu di Ajang Internasional, Ini Kata Kadisdik Aceh

redaksi by redaksi
01/09/2024
in Nanggroe
0
SMAN 7 Banda Aceh Kembali Raih Medali Emas dan Perunggu di Ajang Internasional, Ini Kata Kadisdik Aceh

BANDA ACEH – SMA Negeri 7 Banda Aceh kembali meraih prestasi di ajang internasional dengan menorehkan prestasi di INNOPA Indonesia Inventors Day (IID) dengan meraih medali emas dan perunggu.

Kegiatan yang diikuti 25 negara itu antara lain Indonesia, Malaysia, Piliphina, Jepang, Korea Selatan, China, Rusia, dan lain-lain dengan 380 project yang di pamerkan dibagi dalam 2 katagori IYIA dan Wintex berlangsung di Hotel Aston Denpasar – Bali, 28 sampai 31 Agustus. 2024.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Marthunis ST DEA pada Minggu (1/9) mengucapkan, selamat atas keberhasilan peserta didik SMA Negeri 7 Banda Aceh yang mampu meraih medali emas dan perunggu di ajang internasional.

“Semoga ini menambah semangat dan memberikan inspirasi bagi siswa se-Aceh untuk terus dapat berprestasi di kancah nasional dan international,” ucap Marthunis.

Kepala SMA Negeri 7 Banda Aceh, Dr Erlawana MPd menjelaskan, sekolah yang ia pimpin mengitimkan siswanya ke ajang lomba internasional di Denpasar ini dengan dua tim pada kategori IYIA.

“Team bidang Pharmacy and Beauty Care dengan karya menjadikan ekstrak herba pegagan menjadi shampo anti dandruf dengan kombinasi madu, meraih medali emas,” sebut Erlawana.

Tim ini diketuai oleh Bunga Nayla Afra, anggotanya Raihan Randa Ferdinand, Siti Shazia Hawra, Hasya Rahmuna, Fahri Zulvi.

Kemudian kata Erlawana, kategori Environment, Hardware, and Tools dengan ilmu engineeringnya menjadikan speaker dari pipa paralon meraih medali perunggu.

Tim ini diketuai oleh Zahra Thusita Thia, anggotanya Balqis Nabilah Putri, M. Rasyad Rizqullah, A. Iqbal Al Ghazali, M. Hafiz Syakur.

Kepala sekolah menyebutkan, kedua tim ini didampingi guru pembimbing yakni, Saiful Anwar SSi Gr.

Disampaikannya, ini adalah motivasi sebagai kesempatan terbaik untuk anak-anak Aceh yang selalu ingin berkarya di dunia riset.

“Saya bangga anak-anak Aceh khususnya peserta didik SMA Negeri 7 Banda Aceh mampu bersaing dikancah international dengan mengharumkan nama baik Indonesia, khususnya Aceh,” ungkap Erlawana. []

Previous Post

DPD RI Minta Komisi Informasi Pusat Atensi Prioritas Sengketa Informasi dari Aceh

Next Post

Pemerintah Giatkan Promosi Jelang Pembukaan PON Aceh-Sumut

Next Post
Pemerintah Giatkan Promosi Jelang Pembukaan PON Aceh-Sumut

Pemerintah Giatkan Promosi Jelang Pembukaan PON Aceh-Sumut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026
40 Peternak Itik di Aceh Barat Raih Manfaat Program Pemberdayaan Berbasis Teknologi dari UTU-UNCM

40 Peternak Itik di Aceh Barat Raih Manfaat Program Pemberdayaan Berbasis Teknologi dari UTU-UNCM

12/07/2026
Kemenkum Aceh Harmonisasi Empat Regulasi Pemkot Banda Aceh

Kemenkum Aceh Harmonisasi Empat Regulasi Pemkot Banda Aceh

12/07/2026
Dua Petugas SPBU di Nagan Ditangkap Karena Permudah Penimbun BBM Subsidi

Dua Petugas SPBU di Nagan Ditangkap Karena Permudah Penimbun BBM Subsidi

12/07/2026
Polda Aceh Temukan 20 Hektare Ladang Ganja

TNI Musnahkan 300 Ton Ganja Siap Panen di Aceh

12/07/2026

Terpopuler

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

09/07/2026

Ohku, ASN Pidie Jaya Wajib Gunakan Akun Pribadi untuk Publikasi Pemerintah

Bendungan Rukoh Resmi Beroperasi, Mampukah Menjawab Harapan Petani Pidie?

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah: Langkah Sederhana yang Menentukan Masa Depan Generasi Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com