Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Sosok

Muntasir Age; ‘Sang Martir’ Loyalis Mualem dari Peureulak

redaksi by redaksi
02/09/2024
in Sosok
0
Muntasir Age; ‘Sang Martir’ Loyalis Mualem dari Peureulak

Muntasir Age (kiri) bersama Mualem dan Iskandar Al-Farlaky

Namanyaa Muntasir tapi akrab disapa dengan panggilan Age. Dia adalah salah satu mantan kombatan GAM wilayah Peureulak yang dikenal sebagai loyalis Mualem.

Dari pertama terbentuk Partai Aceh, Age menjadi salah satu pilar tokoh GAM di Aceh Timur yang masih setia berada di dalam barisan Partai Aceh.

Sosok yang yang didapuk menjadi Panglima Daerah I Peureulak ini terkenal santun dan beretika. Tak ayal, sosoknya di kenal di setiap lapisan elemen masyarakat Aceh Timur, baik di kalangan ulama, tungku dayah, ataupun di kalangan cerdik pandai Aceh Timur.

Sosok nya yang hanya menamatkan sekolah menengah atas ini, punya pemikiran cerdas, rasional, dan bahkan banyak ide- ide briliannya dijadikan solusi untuk menyelesaikan persoalan di tubuh partai.

Disadari atau tidak, Age menjadi magnet tersendiri bagi seluruh mantan kombatan GAM di Aceh Timur. Dia sangat peduli terhadap kehidupan kombatan GAM yang masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Dari raut wajah nya terlihat keihkhlasan dan pengorbanan begitu besar untuk meningkatkan taraf kehidupan bagi seluruh mantan martir GAM. Ini karena bagi nya GAM adalah suatu simbol heroik dan saksi sejarah perlawan Aceh terhadap ketidakadilan pemerintah pusat.

Kesetiaan nya terlihat dari pertama terbentuk nya partai, dia tidak pernah melawan keputusan dan kebijakan Muallem selaku ketua umum.

Pada tahun 2006, Muallem mendukung Muslim Hasballah dan Nasruddin Abu Bakar, Age bekerja memenangkan pasangan tersebut, kemudian periode 2012 dan 2017 karena perintah Muallem yang mengusung pasangan Hasballah M Thaib (Rocky) dan Syahrul bin Syamaun, Age kembali turun gunung mendukung pasangan tersebut.

Padahal, di tengah jalan kepemimpinan Rocky terjadi perselisihan antara dirinya dengan Rocky, namun karena perintah Muallem, Age kembali bekerja untuk memenangkan pasangan itu.

Tidak ada rasa kecewa apalagi keluar dari barisan Partai Aceh, karena baginya perintah Mualem itu peunutoh yang harus dilaksanakan.

Nah, untuk pilkada kali ini, Mualem mendukung pasangan Iskandar Usman Al Farlaky dan T Zainal Abidin yang di singkat (AZAN). Walaupun bukan dari kalangan kombatan, Age mendukung pasangan ini, karena yang pertama ini adalah perintah Muallem, yang kedua pasangan ini adalah intelektual muda Aceh Timur yang berasal dari aktivis GAM. Secara substansi dia ingin membuktikan bahwa Partai Aceh bukan hanya milik GAM, tetapi partai ini milik semua rakyat Aceh, dan tentunya semua berhak untuk masuk dalam barisan partai perjuangan ini.

“Lon ingin partai nyo menjadi partai yang inklusif (terbuka), dan lon ingin, aneuk muda yang na potensi, untuk tamong lam partai nyo, dengan ta usung aneuk muda dalam pilkada nyo, menjadi patron bagi aneuk muda laen, bahwa partai nyo milik geutanyo bersama,” ujar dia dalam salah satu kesempatan.

Sikap keteguhan perjuangan yang ada dalam dirinya seharus nya menjadi contoh bagi para mantan kombatan lainnya.

“Bukan malah ketika pimpinan sudah memutuskan siapa yang di usung, kita melawan kebijakan itu dengan alih alasan yang tidak masuk akal. Pernah saya mendengar langsung pesan dari nya “lam prang manteng tanyo ta deungo peunutoh Muallem, peu loem lam damee,” ujar Age.

Mungkin inilah sikap Martir yang sejati.

Perlu diketahui, semasa konflik melanda Aceh, banyak pemuda Aceh masuk GAM. Age adalah salah satu dari mereka yang merasa resah melihat keadaan Aceh saat itu, dan dia memutuskan untuk masuk dalam barisan pejuang Aceh, padahal umurnya saat itu tergolong sangat muda.

Bukan hanya dia, dua adik kandungnya juga ikut dalam gerakan besutan Tgk Hasan Muhammad di Tiro tersebut. Bahkan dua adik nya itu meninggal dalam sebuah pertempuran di kawasan Peureulak.

Salah satu guru SMA nya mengatakan bahwa Age adalah salah satu siswa yang sangat cerdas.

“Dia murid yang sangat santun, patuh, dan cerdas.”

Age menguburkan niat nya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Dia masuk dalam barisan perjuangan angkatan bersenjatan Aceh Merdeka untuk melawan ketidakadilan.

Inilah sosok Age, pria yang sampai saat ini masih teguh berada dalam barisan Partai Aceh. Baginya Partai ini adalah kamuflase dari perjuangan bersenjata ke perjuangan politik.

Previous Post

Partai Pengusung Sebut Alhudri Lakukan Pembohongan Luar Biasa

Next Post

Pengranatan Rumah Bustami Hamzah, PA: Kedua Pelaku Harus Ditangkap…

Next Post

Pengranatan Rumah Bustami Hamzah, PA: Kedua Pelaku Harus Ditangkap...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemko Banda Aceh Serahkan Bonus kepada Kafilah Berprestasi

Pemko Banda Aceh Serahkan Bonus kepada Kafilah Berprestasi

25/05/2026
Pemkab Segera Lakukan Normalisasi Saluran Irigasi di Lhoknga

Pemkab Segera Lakukan Normalisasi Saluran Irigasi di Lhoknga

25/05/2026
Ngotot Perang, Trump ‘Tendang’ Netanyahu dari Pembicaraan Nego Iran

Ngotot Perang, Trump ‘Tendang’ Netanyahu dari Pembicaraan Nego Iran

25/05/2026
Tegang, Kapal Taiwan dan China Saling Adang di Laut China Selatan

Tegang, Kapal Taiwan dan China Saling Adang di Laut China Selatan

25/05/2026
Jelang Libur Iduladha, Pesantren Al Zahrah Lakukan Terobosan Baru Ini!

Jelang Libur Iduladha, Pesantren Al Zahrah Lakukan Terobosan Baru Ini!

24/05/2026

Terpopuler

Sabtu Malam, Listrik Kembali Padam di Pesisir Aceh Besar

Tuanku Muhammad Minta Sistem Kelistrikan Aceh Merdeka dari Sumbagut

24/05/2026

Pemutaran Film “Pesta Babi” di Temas River Park Berlangsung Khidmat, Bahas Krisis Lingkungan dan Papua

Panjat Tebing Perdana Ikut O2SN, Sekolah Kirim Atlet Muda ke Pertandingan

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

Pemko Banda Aceh Serahkan Bonus kepada Kafilah Berprestasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com