Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

BSIM-ARC USK Dorong Produksi Minyak Nilam Aceh untuk Pasar Ekspor

Atjeh Watch by Atjeh Watch
02/09/2024
in Kampus
0
BSIM-ARC USK Dorong Produksi Minyak Nilam Aceh untuk Pasar Ekspor

Lhoong – Program Pembangunan Desa Nilam BSI yang dilaksanakan di Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, kini telah memasuki tahun keduanya. Program ini berfokus pada peningkatan kapasitas dan produktivitas kelompok tani PP Nilas, yang terdiri dari petani nilam setempat, dalam upaya meningkatkan produksi minyak nilam berkualitas tinggi untuk pasar ekspor.

Minyak nilam, yang dikenal dengan nama Patchouli Oil, adalah komoditas unggulan dari Aceh yang memiliki nilai ekonomi tinggi di pasar internasional. Namun, untuk mencapai standar kualitas yang diharapkan dan memenuhi permintaan ekspor, para petani dihadapkan pada berbagai tantangan.

Mulai dari kondisi cuaca yang tidak menentu, masalah kekeringan, serangan penyakit pada tanaman nilam, hingga upaya penguatan kelembagaan kelompok tani yang masih dalam tahap perkembangan.

Universitas Syiah Kuala (USK) melalui pendampingan oleh Atsiri Research Centre (ARC), bersama dengan BSI Maslahat, telah menjadi garda terdepan dalam memberikan pendampingan dan fasilitasi kepada kelompok tani PP Nilas sejak awal program ini. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap kendala yang dihadapi oleh para petani dapat segera diatasi, sehingga mereka dapat fokus pada peningkatan produksi dan kualitas minyak nilam.

Dr. Irfan Zikri, pimpinan program dari USK, menegaskan bahwa tim ahli ARC selalu siap memberikan konsultasi dan dukungan teknis kapan saja diperlukan.

“Kami sangat memahami bahwa perjalanan menuju target ekspor tidaklah mudah. Oleh karena itu, penting bagi kami untuk selalu mendampingi para petani dalam menghadapi setiap tantangan yang ada. Kami juga berharap agar para petani tidak ragu untuk menyampaikan setiap kendala yang mereka hadapi di lapangan, sehingga kita dapat menyelesaikannya bersama-sama,” ujarnya dalam sesi pelatihan yang diadakan di Desa Lhoong.

Pendampingan yang dilakukan BSIM, yang diwakili oleh Muhammad Auza dan Rustam, telah berjalan secara penuh sejak tahun pertama program. Menurut Auza, tahun kedua ini menjadi fase transisi di mana peran pendampingan mulai berkurang seiring dengan meningkatnya kapasitas dan kemandirian kelompok tani PP Nilas.

“Kami berharap pada tahun ketiga, kelompok tani PP NILAS dapat menjalankan seluruh proses budidaya, pengolahan, hingga manajemen keuangan secara mandiri. Ini adalah bagian dari rencana besar kami untuk menciptakan kelompok tani yang tangguh dan mandiri di masa depan,” jelas Auza.

Selain pendampingan teknis, program ini juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan kelompok tani. Faisal, Ketua Kelompok PP Nilas, menyatakan bahwa salah satu fokus utama mereka adalah meningkatkan soliditas dan keaktifan kelompok.

“Kami siap untuk terus mengkoordinir dan melakukan perbaikan internal, agar kelompok tani PP Nilas dapat menjadi lebih aktif dan solid dalam menjalankan setiap program yang ada. Kerjasama dan komunikasi yang baik antar anggota adalah kunci keberhasilan kami,” ungkap Faisal.

Program yang dijalankan oleh BSI Maslahat dan ARC USK ini bukan hanya sekedar upaya untuk meningkatkan produksi minyak nilam, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam memberdayakan masyarakat pedesaan melalui penguatan ekonomi lokal.

Selain itu, program ini juga berfungsi sebagai model bagi pengembangan komoditas lain di wilayah Aceh dan sekitarnya.

Dalam pelatihan yang diadakan di Desa Lhoong, selain Dr. Irfan Zikri, hadir juga tim ahli dari ARC USK lainnya seperti Zaudhatul Ulya, serta beberapa dosen lainnya yang berkontribusi dalam memberikan pengetahuan dan pendampingan kepada para petani.

Pendampingan pengembangan desa nilam selama ini mencakup keseluruhan aspek rantai pasok, mulai dari teknik budidaya nilam yang baik, pengelolaan hama dan penyakit, hingga manajemen pasca panen dan strategi pemasaran yang efektif.

Program Pembangunan Desa Nilam BSI di Lhoong diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat Aceh, khususnya di sektor pertanian.

Dengan dukungan yang berkelanjutan dari Pemerintah setempat, ARC USK, BSI Maslahat, dan komitmen yang kuat dari kelompok tani PP Nilas, target untuk mengekspor minyak nilam berkualitas tinggi langsung dari desa ini diharapkan dapat segera terwujud.

Previous Post

PNM Aceh Mekaar Gelar PKU Klasterisasi Sectoral Tumbuhan Nilam di Lhoong

Next Post

Rektor UIN Ar-Raniry: Perlu Aturan Jam Operasional Warung Kopi untuk Anak Sekolah

Next Post
Rektor UIN Ar-Raniry: Perlu Aturan Jam Operasional Warung Kopi untuk Anak Sekolah

Rektor UIN Ar-Raniry: Perlu Aturan Jam Operasional Warung Kopi untuk Anak Sekolah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Al- Farlaky Galakkan Gerakan Guru Tanam 10.000 Pohon

Al- Farlaky Galakkan Gerakan Guru Tanam 10.000 Pohon

05/09/2026
Kemenhaj Dorong Sinergi Wakaf dan Ekonomi Haji untuk Perkuat Potensi Lokal Aceh

Kemenhaj Dorong Sinergi Wakaf dan Ekonomi Haji untuk Perkuat Potensi Lokal Aceh

05/09/2026
Wamen Komdigi Apresiasi SIPGAM Banda Aceh: Contoh Nyata Inovasi Talenta Digital Daerah

Wamen Komdigi Apresiasi SIPGAM Banda Aceh: Contoh Nyata Inovasi Talenta Digital Daerah

05/09/2026
Terkait Permasalahan Huntap di Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Temui Kementerian PKP

Terkait Permasalahan Huntap di Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Temui Kementerian PKP

05/09/2026
USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

05/09/2026

Terpopuler

BSIM-ARC USK Dorong Produksi Minyak Nilam Aceh untuk Pasar Ekspor

BSIM-ARC USK Dorong Produksi Minyak Nilam Aceh untuk Pasar Ekspor

02/09/2024

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

Bupati Abdya Ultimatum Pejabat: Rapor Merah Siap Dimutasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com