Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Safrizal: Bendera Boleh Berbeda tapi Kita adalah Satu, Indonesia

redaksi by redaksi
08/09/2024
in Nanggroe
0
Safrizal: Bendera Boleh Berbeda tapi Kita adalah Satu, Indonesia

Penjabat Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, saat menjadi Pembina Upacara Pengibaran Bendera Kontingen PON XXI Aceh-Sumut 2024, di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Minggu, (8/9/2024).

BANDA ACEH – Sejarah telah membuktikan bahwa keberagaman adat budaya dan perbedaan suku bangsa di Nusantara, merupakan sarana memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Penjabat Gubernur Aceh Safrizal, dalam amanatnya selaku Pembina Upacara, pada Upacara Pengibaran Bendera Kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut, di komplek Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya, Minggu (8/9/2024).

“Bendera boleh berbeda tapi kita disatukan dalam kuatnya NKRI. Bendera boleh berwarna apa saja, bendera boleh berjarak, namun ia tetap berdiri sama tinggi, kokoh berkibar dan tetap bersatu dalam semangat Bhineka Tunggal Ika. Beragam namun tetap kuat dalam persatuan Indonesia,” ujar Gubernur.

“Upacara Pengibaran Bendera Kontingen menjadi penanda bahwa kontingen siap bersanding dan bertanding secara sportif dengan semangat kebersamaan. Ini adalah momen bersejarah dan berharga bagi kita semua, sebuah rangkaian awal dari perhelatan Pekan Olahraga Nasional XXI yang kita nantikan,” ucap Gubernur.

Gubernur menambahkan, upacara pengibaran bendera kontingen bukan sekadar acara seremonial, tetapi merupakan simbol dari semangat persatuan, kebanggaan, dan bentuk komitmen bersama dalam dunia olahraga.

“Setiap bendera yang berkibar hari ini melambangkan provinsi-provinsi yang akan bertanding di PON XXI. Ini adalah manifestasi dari keberagaman Indonesia yang bersatu dalam semangat persaingan yang sehat dan sportivitas,” kata Gubernur.

“Kepada para kontingen yang terhormat, kami ucapkan selamat datang di Aceh. Anda semua adalah bagian dari generasi penerus yang membawa nama baik provinsi dan negara kita,” imbuh Safrizal.

“Kami tahu, perjalanan menuju PON XXI tidaklah mudah, karena setiap atlet telah berlatih dengan keras, menghadapi berbagai tantangan. Dan, kini saatnya menunjukkan kemampuan terbaik. Pengibaran bendera ini adalah simbol dari kebanggaan dan harapan kami kepada para atlet untuk meraih prestasi gemilang,” ujar Gubernur.

Safrizal menambahkan, PON XXI adalah wujud nyata dari kerjasama dan sinergi antara berbagai pihak. Karena itu, Gubernur mengajak semua pihak untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum mempererat tali persaudaraan, memperkuat rasa kebangsaan, dan meningkatkan hubungan antar daerah.

“Dalam semangat olahraga, mari kita rayakan keberagaman dan keunikan setiap provinsi dengan saling menghormati dan mendukung satu sama lain. Acara ini merupakan kesempatan bagi kita untuk menunjukkan kepada dunia, bahwa Indonesia adalah bangsa yang solid, penuh semangat, dan memiliki potensi besar dalam bidang olahraga,” kata Gubernur.

Gubernur meyakini PON XXI Aceh-Sumut tidak hanya menjadi ajang kompetisi yang berkualitas tinggi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar daerah dan membangun karakter bangsa melalui olahraga.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan dan menyukseskan acara ini. “Semoga acara ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan menjadi contoh inspiratif bagi generasi mendatang.”

“Mari kita jadikan Upacara Pengibaran Bendera Kontingen ini sebagai pemicu semangat dan motivasi kita semua. Selamat bertanding kepada seluruh atlet. Semoga PON XXI Aceh-Sumut ini berjalan dengan lancar, sukses, dan memberikan kebanggaan serta manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkas Gubernur.

Acara disemarakkan dengan penampilan marching banda Gita Handayani binaan Dinas Pendidikan Aceh. Tabuhan berbagai alat musik yang berpadu harmonis diakhiri dengan koreografi Tari Saman, dipertunjukkan dengan dengan apik oleh marching band yang akan tampil pada ajang America’s Got Talent pada 2025 mendatang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum KONI Aceh Kamaruddin Abubakar, perwakilan Forkopimda Aceh, sejumlah perwakilan kontingen PON XXI dari sejumlah provinsi []

Previous Post

Pemuda Kota Lhokseumawe Deklarasi Dukung Mualem-Dekfad

Next Post

Hikmah PON Aceh-Sumut, Kontingen KSM Nasional Aceh Bisa Belajar Lebih Lama

Next Post
Hikmah PON Aceh-Sumut, Kontingen KSM Nasional Aceh Bisa Belajar Lebih Lama

Hikmah PON Aceh-Sumut, Kontingen KSM Nasional Aceh Bisa Belajar Lebih Lama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Gempa Dangkal di Bener Meriah Dipicu Sesar Aktif

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Kota Sabang

12/07/2026
LKPJ Aceh Catat Koordinasi WPR di Empat Kabupaten, APRI Abdya: Jangan Gegabah

LKPJ Aceh Catat Koordinasi WPR di Empat Kabupaten, APRI Abdya: Jangan Gegabah

12/07/2026
Bupati Abdya Lepas Persada Abdya U-17 ke Piala Soeratin Bireuen

Bupati Abdya Lepas Persada Abdya U-17 ke Piala Soeratin Bireuen

12/07/2026
Jaya: Musikalisasi Puisi Harus Menyelamatkan Ruh Puisi, Bukan Sekadar Festival

Jaya: Musikalisasi Puisi Harus Menyelamatkan Ruh Puisi, Bukan Sekadar Festival

12/07/2026
Ohku, Empat PKS di Aceh Barat Masih Beli Sawit Petani di Bawah Harga Pemerintah

Ohku, Empat PKS di Aceh Barat Masih Beli Sawit Petani di Bawah Harga Pemerintah

12/07/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

Ohku, ASN Pidie Jaya Wajib Gunakan Akun Pribadi untuk Publikasi Pemerintah

‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’ Harinya Anak Yatim Mengenang Sosok Ayah

Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah: Langkah Sederhana yang Menentukan Masa Depan Generasi Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com