Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Kesehatan Pilar Utama Pembangunan Daerah, Itu Tanggungjawab Bersama

redaksi by redaksi
26/09/2024
in Lintas Barat Selatan
0
Kesehatan Pilar Utama Pembangunan Daerah, Itu Tanggungjawab Bersama

BLANGPIDIE – Kesehatan adalah pilar utama dalam pembangunan suatu daerah. Tanpa kesehatan, sulit bagi masyarakat untuk berkontribusi secara optimal dalam pembangunan.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya menekankan penyelenggaraan pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas utama bagi pemerintah, terutama di tingkat primer atau pelayanan dasar.

Hal tersebut disampaikan Pj Bupati Abdya, Ir. Sunawardi melalui Plt Sekda Abdya, Liza Marfandi pada kegiatan pembukaan Sosialisasi Penyelenggaraan Integrasi Layanan Primer (ILP) Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2024, Blangpidie, Kamis (26/09/2024).

“Pada hari ini, kita berkumpul untuk membahas salah satu inisiatif penting dalam peningkatan pelayanan kesehatan, yaitu Integrasi Layanan Primer atau yang dikenal dengan ILP.
Secara sederhana, ILP adalah upaya menyatukan berbagai jenis layanan kesehatan dasar di tingkat Puskesmas, klinik, dan fasilitas kesehatan lainnya, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah, efisien, dan terkoordinasi,” kata Liza Marfandi.

Lanjutnya. Tujuan utama dari ILP adalah memastikan bahwa setiap warga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan berkualitas secara merata, tanpa terkendala oleh kompleksitas administrasi atau keterbatasan akses.

Ada beberapa hal penting yang harus kia perhatikan dalam penyelenggaraan ILP ini. Pertama, Sinergi Antar Layanan Kesehatan. Dalam integrasi ini, kita ingin melihat koordinasi yang lebih baik antara puskesmas, rumah sakit daerah, serta layanan kesehatan lainnya. Bukan hanya soal penyatuan sistem informasi atau administrasi, tetapi juga soal bagaimana pasien dapat dirujuk dan ditangani dengan lebih cepat dan tepat sesuai dengan kebutuhannya.

Kedua, Penguatan Tenaga Kesehatan. Dalam sistem ILP, peran tenaga kesehatan menjadi sangat krusial. Mereka adalah ujung tombak pelayanan. Oleh karena itu, kita perlu memastikan bahwa tenaga kesehatan kita dilengkapi dengan pelatihan, fasilitas, dan dukungan yang memadai agar mampu memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Ketiga, Pemanfaatan Teknologi. Di era digital seperti saat ini, teknologi memiliki peran besar dalam meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan. Sistem rekam medis elektronik, telemedicine (layanan kesehatan jarak jauh), serta aplikasi layanan kesehatan berbasis online adalah beberapa contoh teknologi yang dapat mendukung pelaksanaan ILP. Dengan memanfaatkan teknologi ini, kita bisa memastikan bahwa proses pelayanan menjadi lebih cepat dan akurat, sehingga pasien tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan perawatan yang dibutuhkan.

Keempat, Partisipasi Masyarakat. Masyarakat perlu didorong untuk lebih aktif dalam menjaga kesehatan diri dan keluarganya. Ini bisa dimulai dari hal-hal sederhana seperti menjaga pola hidup sehat, memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, hingga berpartisipasi dalam program-program kesehatan yang digalakkan oleh pemerintah.

“Penyelenggaraan ILP bukan hanya tanggungjawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat,” tengas Marfandi.

Oleh karena itu, pada kesempatan tersebut Plt Sekda Abdya mengajak seluruh pihak, mulai dari unsur pemerintah, tenaga kesehatan, maupun masyarakat, untuk bersama-sama berperan aktif dalam mewujudkan layanan kesehatan yang lebih baik di Kabupaten Aceh Barat Daya.

“Dalam pelaksanaan program ini, kita juga akan berfokus pada pemantauan dan evaluasi secara berkala. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan ILP dapat segera diatasi, dan perbaikan bisa dilakukan secara berkelanjutan,” ucap Marfandi.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya akan terus mendukung inisiatif-inisiatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui penguatan layanan kesehatan.

“Kami menegaskan bahwa, kesehatan adalah tanggungjawab bersama. Kesehatan bukanlah semata-mata urusan rumah sakit atau puskesmas, tapi adalah urusan kita semua. Kita perlu membangun budaya hidup sehat, saling mendukung, dan memberikan perhatian pada sesama, sehingga Kabupaten Aceh Barat Daya menjadi daerah yang sehat, produktif, dan sejahtera,” pungkas Liza Marfandi.

Previous Post

Pidie Jaya Nomor 4 Termiskin di Aceh

Next Post

Pemkab Deklarasi Pilkada Damai di Pidie Jaya

Next Post
Pemkab Deklarasi Pilkada Damai di Pidie Jaya

Pemkab Deklarasi Pilkada Damai di Pidie Jaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

LPPM IAIN Takengon Gelar Coffee Morning, Bahas Kontekstualisasi Ayat Hukum Al-Qur’an

LPPM IAIN Takengon Gelar Coffee Morning, Bahas Kontekstualisasi Ayat Hukum Al-Qur’an

29/04/2026
Polda Aceh Tingkatkan Kesiapan Personel Jelang May Day 2026

Polda Aceh Tingkatkan Kesiapan Personel Jelang May Day 2026

29/04/2026
RSUD Meuraxa Jalin Kerja Sama Rujukan dengan RSUD Cut Meutia Aceh Utara

RSUD Meuraxa Jalin Kerja Sama Rujukan dengan RSUD Cut Meutia Aceh Utara

29/04/2026
Kejari Bireuen Geledah Kantor Satpol PP dan WH Selama Dua Jam

Kejari Bireuen Geledah Kantor Satpol PP dan WH Selama Dua Jam

29/04/2026
IPNU Aceh Besar Audiensi Persiapan Pelantikan Bersama Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag

IPNU Aceh Besar Audiensi Persiapan Pelantikan Bersama Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag

29/04/2026

Terpopuler

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

25/04/2026

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Meriahkan HUT ke-24, Abdya Gelar Kejurprov Grasstrack & Motocross IMI Aceh Seri 2025

Warga Pidie Gugat Pergub JKA ke MA: 692 Ribu Orang Terancam Kehilangan Layanan Gratis

Kesehatan Pilar Utama Pembangunan Daerah, Itu Tanggungjawab Bersama

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com