Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

UIN Sultanah Nahrisyah Lhokseumawe Jadi Kado Terakhir Jokowi untuk Aceh

redaksi by redaksi
01/10/2024
in Kampus
0
UIN Sultanah Nahrisyah Lhokseumawe Jadi Kado Terakhir Jokowi untuk Aceh

Foto Gedung utama IAIN Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Senin (30/9/2024)(HUMAS IAIN LHOKSEUMAWE)

LHOKSEUMAWE – Perubahan status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah akan menjadi kado terakhir bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di akhir masa jabatannya.

Saat ini, Peraturan Presiden (Perpres) mengenai perubahan status tersebut hanya menunggu tanda tangan Jokowi. Rektor IAIN Lhokseumawe, Prof. Danial, pada Senin (30/9/2024) mengungkapkan bahwa naskah Perpres sudah berada di Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dan diharapkan segera ditandatangani oleh Presiden Jokowi.

“Kami harap, sebelum 20 Oktober 2024, berakhirnya masa kepemimpinan Presiden Jokowi, Perpres itu sudah ditandatangani dan menjadi kado terakhir buat Aceh,” ujar Danial.

IAIN Lhokseumawe telah memenuhi sejumlah persyaratan untuk alih status menjadi UIN, di antaranya memiliki minimal tiga fakultas. Saat ini, IAIN Lhokseumawe sudah memiliki empat fakultas.

Kampus juga memenuhi syarat lainnya, seperti lahan minimal 10 hektar, sekitar 50 pegawai negeri sipil (PNS), 16 Lektor Kepala, serta minimal empat program studi pascasarjana.

“Dari hasil asesmen, kami telah memenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan,” jelasnya.

Syarat-syarat dari Kementerian Agama dan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara RI juga sudah dilengkapi.

“Satu tahap lagi, Perpres. Itu yang kami tunggu,” pungkasnya.

Nama Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah diambil dari sosok besar Sultanah Nahrasiyah dari Kesultanan Samudera Pasai. Nahrisyah merupakan ratu pertama di Asia Tenggara yang berpengaruh besar dalam dunia ekonomi dan politik.

Sultanah Nahrasiyah juga menjadi simbol kuat kesetaraan gender yang telah dipraktikkan sejak era kerajaan di Samudera Pasai. Danial menambahkan bahwa berdasarkan temuan sejarah, ada lebih dari 20 perempuan yang berperan penting dalam kerajaan tersebut.

Sumber: Kompas.com

Previous Post

Kakanwil Kemenag Aceh Terima Audiensi Manajemen Bank Syariah Indonesia

Next Post

Semua Komisioner KIP Aceh Dilaporkan ke DKPP

Next Post
Semua Komisioner KIP Aceh Dilaporkan ke DKPP

Semua Komisioner KIP Aceh Dilaporkan ke DKPP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tim PKMBGB dan KKN Tematik USK Serahkan 15 Komposter Aerob

Tim PKMBGB dan KKN Tematik USK Serahkan 15 Komposter Aerob

27/09/2026
Tim PKMBGB USK Perkuat Kelembagaan ProKlim Alue Deah Teungoh Bersama ACCI USK dan DLHK3 Banda Aceh

Tim PKMBGB USK Perkuat Kelembagaan ProKlim Alue Deah Teungoh Bersama ACCI USK dan DLHK3 Banda Aceh

27/09/2026
HT Ibrahim Tutup Turnamen U-12 dan U-15: Saatnya Talenta Muda Aceh Naik Kelas

HT Ibrahim Tutup Turnamen U-12 dan U-15: Saatnya Talenta Muda Aceh Naik Kelas

27/09/2026
Dosen Psikologi Unimal Perkuat Kapasitas Pendamping Korban Kekerasan di Aceh Utara

Dosen Psikologi Unimal Perkuat Kapasitas Pendamping Korban Kekerasan di Aceh Utara

27/09/2026
Plt. Sekda Aceh Tengah: Pengunduran Diri Jauhari Diproses Sesuai Ketentuan

Plt. Sekda Aceh Tengah: Pengunduran Diri Jauhari Diproses Sesuai Ketentuan

27/09/2026

Terpopuler

UIN Sultanah Nahrisyah Lhokseumawe Jadi Kado Terakhir Jokowi untuk Aceh

UIN Sultanah Nahrisyah Lhokseumawe Jadi Kado Terakhir Jokowi untuk Aceh

01/10/2024

Hasan Basri Bongkar APBK, Pemerintah Bukan Milik Toke

Ditantang Mundur, Hasan Basri: Laporkan Saya ke Mendagri

Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

Dipercaya Jadi Khatib di Kampung Sendiri, Dua Santri Al Zahrah Buktikan Hasil Didikan Pesantren

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com